Langsung ke konten utama

Kisah Nabi Ibrahim A.S Lengkap

Kisah Nabi Ibrahim A.s Lengkap – Negara Babilonia (Mausul) di antara sungai Efrat dan sungai Dajlah (Tigris), Sekarang Irak. Pada Masa itu, Babilonia dikuasai oleh Namrud bin Kan’an bi Kusy, Raja Namrud terkenal sebagai seorang raja yang kejam dan selalu bertindak sewenang-wenang, apa yang ia inginkan harus terpenuhi, rakyatnya harus patuh dan tunduk kepadanya, perintah nya pantang ditolak.
Al-Quran bercerita : Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang tuhannya (Alloh) Karena Alloh telah memberikan kekuasaan kepada orang itupemertintahan, ketika Ibrahim berkata /; Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan. Orang itu berkata : saya bisa menghidupkan dan mematikan” QS Albaqoroh 258).



Yang dimaksud orang itu dalam ayat diatas adalah Raja Namrudz, Ia mendatangkan dua orang yang mempunyai kesalahan terhadapnya. Lalu, ia menyuruh yang satu dibunuh dan yang satunya diampuni, dan tidak dibunuh.

Menurut Raja Namrud, begitulah tandanya bahwa ia bisa menghidupkan dan mematkan, ringkasnya raja namrud bertindak sewenang-wenang terhadap rakyatnya. Raja namrud dibantu prajuritnya, rakyatnya, dan dukun-dukun, ahli nujum untuk meramalkan apa yang akan terjadi di negaranya.

Pada malam yang sepi dan sunyi, lahirlah seorang bayi laki-laki dibagian negara babilonia, bayi itu diberi nama Ibrahim. Nabi Ibrahim memiliki paman bernama Azar seorang pembuat patung dan bekerja untuk raja namrud, paman Ibrahim salah seorang yang sangat disukai namrud, karena ia orang yang pandai dalam membuat patung dan selalu patuh kepada Raja. Walau Nabi Ibrahim mempunyai paman yang suka menyembah patung, Ibrahim tidak ikut-ikutan meyembah berhala. Bahkan Ibrahim menolaknya. Alloh telah memberikan hidayah kepada Nabi Ibrahim.
Al-Quran mengatakan, ” Dan sesungguhnya telah Kami anugrahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun) dan adalah Kami mengetahui keadaannya.” (QS Al-Anbiyaa  51)

Sebelum Nabi Ibrahim baligh ia sudah memikirkan keadaan alam ini, ia selalu merenungi apa saja yang ia lihat, seperti bulan, bintang, dan matahari. Ibrahim heran kepada orang-orang yang menyembah berhala, bukankah berhala itu tidak bisa melihat, mendengar, menghina, menjawab doa orang yang meminta, mendatang kan kebaikan , mendatangkan kemadhratan ( kejelekan). Tetapi mengapa berhala itu disembah?

Suatu hari, Nabi Ibrahim bertanya kepada pamanya dan kaumnya. Patung-patung apakah ini yang kalian tekun beribadah kepadanya?” Ini sudah menjadi sesembahan bapak-bapak kami, nenek moyang kami, dan ini sudah menjadi warisan kita, kita tinggal mengikuti saja,” begitulah jawab pamannya. Kami sering melihat bapak-bapak kami menyebahnya,” jawab mereka.

Nabi Ibrahim berkata lagi : Sesungguhnya kamu dan bapak-bapak kamu berada dalam kesesatan yang nyat.” Ujar Nabi Ibrahim.
Apakah kedatangan mu pada kami dengan sungguh-sungguh dan engkau dari orang orang yang beriman? Tanya mereka kepada Nabi Ibrahim.

Tuhan kamu yang sebenarnya adalah tuhan yang menciptakan langit dan bumi, dan aku adalh seorang yang beriman! Jawab Nabi Ibrahim.

Kisah Nabi Ibrahim – Berhala-berhala dihancurkan

Suatu hari, Raja Namrud dan pengikutnya keluar dari kampung halamanya, mereka mengadakan upacara keagamaan, suasana gedung tempat berhala menjadi sepi. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Nabi Ibrahim. Sebelumnya, Nabi Ibrahim memang sudah berencana akan menghancurkan berhala-berhala itu. Dengan begitu, mereka tidak bisa menyembahnya lagi. Nabi Ibrahim berharap, nantinya mereka akan beriman kepada Alloh.

Nabi Ibrahim melaksanakan rencananya, ia memasuki gedung dimana berhala-berhala itu berada. Dengan penuh semangat Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala itu dengan kapaknya. Namun ada satu berhala paling besar yang tidak dihancurkan, kemudian Nabi  Ibrahim menggantungkan kapaknya dileher berhala besar, setelah itu, Nabi ibrahim pulang.

Beberapa saat kemudian, Raja Namrud dan beberapa pengikutnya pulang. Mereka langsung menuju ke gedung berhala. Sesampainya disana digedung, mereka terperajat dan tercengang, apa yang mereka temui disana ? berhala-berhala yang menjadi tuhan mereka  telah hancur.
Tidak diragukan lagi, pasti orang yang menghancurkan ini semua adalah Ibrahim fikir mereka. Karena ibrahim tidak ikut dalam acara upacara keagamaan. Raja Namrud kemudian memerintahkan para prajurit-prajurit untuk menangkap Nabi Ibrahim.

Kisah Nabi Ibrahim di Sidang Oleh Raja Namrud

Nabi Ibrahim berhasil ditangkap oleh para kaki tangan Raja Namrud. Lalu, nabi ibrahim disidang oleh raja namrud dihadapan semuo orang, dan sidang itu terbuka untuk umum, tujuan nya adalah supaya rakyat bisa mengetahui jalannya persidangan pelaku penghancuran berhala-berhala yang mereka sembah.


Tiba saatnya persidangan dimulai, nabi ibrahim sudah berada dihadapan raja Namrud selaku hakim. Nabi ibrahmi pun telah siap untuk disidang, dan telah siap dengan jawabab-jawabannya, bahkan menurut nabi ibrahim inilah saarnya untuk membuktikan bahwa mereka semua salah telah menyembah berhala itu.

Raja Namrud bertanya.”Hai ibrahim... !!! Apakah kamu menghancurkan berhala-berhala itu?
Bukan. Jawab nabi ibrahim.
Jangan mungkir ibrahim! Akui saja perbuatanmu. Desak Namrud.
Tidak !
Jawaban nabi ibrahim itu sebenarnya untuk memancing kemarahan sang raja, lalu Nabi Ibrahim meneruskan ucapannya.
“Baik lah kita sama-sama berakal. Persoalan saat ini adalah mencari pelaku penghancuran berhala itu.
Sebetulnya, buktinya sudah ada dihadapan kita. Sekarang, ada satu patung dihadapan kita , patung yang paling besar dan dilehernya tergantung kapak adalah pelakunya!
Rupanya perkataan Nabi Ibrahim membuat raja Namrud marah besar, Hai ibrahim, kau banyak akal. Kau pikir aku dan rakyatku sebodoh itu? Mana mungkin patung bisa aku ajak bicara, dan aku tanya siapa pelakunya. Kau terlalu bodoh hai ibrahim!
Nabi ibrahim berkata : Hai Namrud, rupanya bukan aku yang bodoh, tapi engkau dan seluruh rakyatmu, sekali lagi yang bodoh adalh kau dan seluruh rakyatmu. Buktinya patung yang tidak bisa apa-apa , tidak bisa bicara, tidak bisa diminta pertolongan, tidak bisa memberi kebaikan, Engkau sembah dan engkau puja. Itu menunjukan kebodohan kalian, yang benar saja, masa kita yang punya akal harus bersujud kepada batu semacam itu!!!??

Kalian tahu bahwa patung berhala itu tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa mendengar, berbicara, menolong, kenapa kalian sembah? Bahkan sudah jelas, patung itu tidak bisa menolong dirinya sendiri dari kehancuran, coba kalian pikir !!!

Kisah Nabi Ibrahim di Bakar Oleh Namrud

Mendengar hujjah Nabi Ibrahim, seketika raja namrud dan pengikutnya merasa terpojok, mereka diam tidak bisa berkata apa-apa. Sampai kemudian mereka serentak untuk menangkap nabi ibrahmi, dan berkata, “bakar saja Ibrahim”
 Seketika itu juga, Raja Namrudz menyutuh pengikutnya untuk mencari kayu bakar guna membakar Nabi Irahim hidup-hidup. Tak berapa lama kayu bakar pun sudah kumpul dan dibakarlah Nabi Ibrahim hidup-hidup. Pembakaran itu dilihat orang masyarakat banyak, mereka yang menyaksikan itu merasa gembira bercampur cemas.
Namun Alloh masih menghendaki nabi Ibrahim hidup, di dalam api nabi Ibrahim tidak sedikitpun merasa panas, bahkan sebaliknya, api itu menyegarkan nabi Ibrahim, dan itulah mukjizat Nabi Ibrahim.
Baca juga kisah Nabi Ismail

Sekian kisah nabi ibrahim semoga bermanfaat.

Postingan populer dari blog ini

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu - Permainan bola voli adalah olah raga yang sangat digemari oleh kaum laki-laki atau perempuan, dalam permainan ini jumlah pemain nya dibatasi dengan jumlah yang sedikit mengingat lapangan bola voli juga tergolong kecil, berbeda dengan sepak bola yang kita kenal dengan istilah kesebelasan. Jumlah pemain bola voli dalam satu regu maximal ada 6, sedangkan untuk jumlah minumum ada 4 orang.
Baca juga : Ukuran lapangan bola voli standar nasional

Aturan Jumlah Pemain Bola Voli dalam Satu Regu Setiap tim atau regu memiliki jumlah pemain 10 orang, 6 Orang pemain inti dan 4 orang pemain cadanagan. Pada saat pergantian pemain ketika pertandingan berlangsung tidak dibatasi.  Maksimal dalam satu pertandingaan harus ada 6 pemain inti. minimal 4 pemain. Jika kurang dari empat pemain, maka regu bersangkutan dianggap K.O.
Posisi Pemain Saat Pertandingan Bola Voli Posisi pemain ketika pertandingan berlangsung terbagi menjadi 3, diantaranya; 2 Pemain Smasher/spiker…

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri - Ring basket merupakan sesuatu yang termasuk kedalam fasilitas bola basket. Ring basket juga merupakan poin penting dalam permainan bola basket karena ring adalah tempat di mana pemain harus menembak bola ke dalam rangka untuk mengumpulkan poin. Lalu berapakah tinggi ring basket ???
Pada psotingan ini kita akan sama sama mengkaji tinggi ring basket. Ring basket memiliki tinggi yang berbeda. Ketinggian resmi peraturan NBA ring basket adalah 10 kaki dari lantai atau 305cm, dan papan  3,5 kaki vertikal dan 6 kaki horizontal. Hoop berdiameter 18 inci. Ketinggian lingkaran itu adalah standar di semua tingkat bermain.
Baca Juga : Ukuran Lapangan Basket
National Basketball Association memiliki standar yang berbeda untuk hoops basket karena visibilitas dalam permainan dan sifat fisik atlet profesional. Papan pantul basket NBA terbuat dari kaca 1/4-inch-tebal dan 72 inci lebar 42 inci. Konektor terbuat dari  logam, dan lingkaran dan lingkar…

45 Butir-butir Pancasila

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA - Sejak tahun 2003, berdasarkan Tap MPR No.I/MPR/2003, 36 butir pedoman pengamalan Pancasila telah diganti menjadi 45 butir butir Pancasila.  Tapi yang sangat disayangkan yaitu tidak adanya kebijakan pemerintah untuk memasukkanya ke dalam kurikulum pendidikan ataupun program doktrinasi lewat media. 
Namun, meski demikian tidak ada salahnya jika kita mengetahui bagaimana cara pengamalan Butir-butir Pancasila tersebut.  Berikut 45 Butir-butir Pancasila beserta contoh sikap yang mencerminkan pengamalannya:

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA
A.  Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa…