Saturday, July 4, 2015

Pengertian Haji dan Umroh Beserta Rukunnya

Pengertian Haji dan Umroh Haji ialah salah satu rukun Islam yg lima. Menunaikan ibadah haji ialah wujud ritual tahunan bagi kaum muslim yg dapat dengan cara material, fisik, ataupun keilmuan dgn berkunjung ke sekian banyak lokasi di Arab Saudi & jalankan sekian banyak aktivitas kepada satu kala yg sudah ditentukan ialah kepada bln Dzulhijjah.

Dengan Cara estimologi (bahasa), Haji berarti niat (Al Qasdu), sedangkan menurut syara’ berarti Niat menuju Baitul Haram dgn amal-amal yg husus.Temat-tempat tertentu yg dimaksud dalam definisi di atas yakni tidak hanya Ka’bah & Mas’a (area sa’i), pun Padang Arafah (area wukuf), Muzdalifah (ruangan mabit), & Mina (lokasi melontar jumroh).

Pengertian haji dan umroh


Sedangkan yg dimaksud dgn saat tertentu ialah bulan-bulan haji ialah dimulai dari Syawal hingga sepuluh hri pertama bln Dzulhijjah. Amalan ibadah tertentu adalah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumroh, & mabit di Mina.

Pengertian Umroh

Umrah yaitu berkunjung ke Ka’bah utk melaksanakan serangkaian ibadah dgn syarat-syarat yg sudah ditetapkan. Umroh disunahkan bagi muslim yg sanggup. Umroh bakal dilakukan kapan saja, kecuali terhadap hri Arafah merupakan tgl 10 Zulhijah & hari-hari Tasyrik adalah tgl 11,12,13 Zulhijah. Melakukan Umroh terhadap bln Ramadhan sama nilainya dgn laksanakan Ibadah Haji (Hadits Muslim) [Kembali ke Menu]

Jenis-jenis Haji

Haji Ifrad, artinya menyendiri
Pembuatan ibadah haji dinamakan ifrad jikalau sesorang laksanakan ibadah haji & umroh dilaksanakan dengan cara sendiri-sendiri, dgn mendahulukan ibadah haji. Artinya, diwaktu calon jamaah haji mengenakan baju ihram di miqat-nya, cuma berniat melakukan ibadah haji. Apabila ibadah hajinya telah selesai, sehingga orang tersebut mengenakan ihram kembali buat lakukan ibadah umroh.

Haji Tamattu’, artinya bersenang-senang
Pengerjaan ibadah haji dinamakan Tamattu’ bila seorang melakukan ibadah umroh & Haji di bln haji yg sama dgn mendahulukan ibadah Umroh. Artinya, saat seorang mengenakan baju ihram di miqat-nya, cuma berniat laksanakan ibadah Umroh. Apabila ibadah Umrohnya telah selesai, sehingga orang tersebut mengenakan ihram kembali utk laksanakan ibadah Haji.

Baca juga: Rukun Iman dan Penjelasannya

Tamattu’ bisa serta berarti melakukan ibadah Umroh & Haji didalam bulan-bulan pun didalam thn yg sama, tidak dengan apalagi dulu pulang ke negara asal.

Haji Qiran, artinya menggabungkan
Pembuatan ibadah Haji dinamakan Qiran jikalau seorang laksanakan ibadah Haji & Umroh disatukan atau menyekaliguskan berihram buat laksanakan ibadah haji & umrah. Haji Qiran dilakukan dgn masihlah berpakaian ihram sejak miqat makani & laksanakan seluruhnya rukun & wajib haji hingga selesai, walaupun bisa saja dapat memakan diwaktu lama

Rukun Haji

Rukun haji :
Ihram
Thawaf Ziyarah (dinamakan juga dgn Thawaf Ifadhah)
Sa’ie
Wuquf di padang Arafah

pengertian haji an umroh

pengertian haji dan umroh

Jika salah satu rukun haji di atas tak dilaksanakan sehingga hajinya batal. Sedangkan Abu Hanifah berpendapat bahwa rukun haji cuma ada 2 adalah : Wuquf & Thawaf. Ihram & Sa’I tak dimasukkan ke dalam rukun sebab menurut dia, ihram ialah syarat sah haji & Sa’I yakni yg wajib dilakukan dalam haji (wajib haji). Sementara Imam syafi’ie berpendapat bahwa rukun haji ada 6 ialah : Ihram, Thawaf, Sa’ie, Wuquf, Mencukur rambut, & Tertib berurutan).(Kitabul Fiqh Ala Madzhabil Arba’ah 1/578).

Wajib Haji
Iharam dimulai dari miqat yg sudah ditentukan
Wuquf di Arafah hingga matahari tenggelam
Mabit di Mina
Mabit di Muzdalifah sampai melalui setengah tengah malam
Melempar jumrah
Mencukur rambut
Tawaf Wada’

Syarat-syarat Wajib Haji
Islam
Berakal
Baligh
Mampu

Mewakilkan Seorang Utk Berhaji
Tak boleh bagi seorang berhaji utk orang lain kecuali sesudah dirinya berhaji buat beliau sendiri. Rasulullah bersabda : Berhajilah utk dirimu sendiri, seterusnya engkau berhaji untuknya.
Haji Bagi Anak-anak yg belum Baligh
Tidaklah wajib bagi anak-anak buat berhaji kecuali beliau sudah baligh. Tapi kalau dia sudah berhaji sehingga hajinya sah layaknya yg sudah diriwayatkan Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah r bertemu dgn seseorang berkendaraan dikawasan Ar-Rauha dirinya bersabda : Siapakah kalian? Mereka menjawab : Kami beberapa orang muslim, mereka balik tanya : Siapa kamu? Dirinya menjawab : Aku Rasul Allah. Dulu ada seseorang anak gadis yg masihlah mungil tanya : Apakh ini yg dinamakan haji? Dia menjawab : Ya & bagimu pahala (HR. Ahmad, Muslim, Abu Daud, & An Nasa dishahihkan oleh At Tirmidzi).

Rangkaian Ibadah Haji & Umroh :


Rangkaian aktivitas ibadah Haji
Sebelum tanggal 8 Dzulhijjah, calon jamaah haji sejak mulai berbondong utk laksanakan Tawaf Haji di Masjid Al Haram, Makkah.

Calon jamaah haji memanfaatkan baju Ihram (dua lembar kain tidak dengan jahitan yang merupakan baju haji), tepat miqatnya, selanjutnya berniat haji, & membaca bacaan Talbiyah, yakni mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika laka..

Tanggal 9 Dzulhijjah, pagi harinya seluruh calon jamaah haji menuju ke padang Arafah utk menjalankan ibadah wukuf. Seterusnya jamaah laksanakan ibadah Wukuf, merupakan berdiam diri & berdoa di padang Arafah sampai Maghrib datang.

Tanggal 9 Dzulhijjah tengah malam, jamaah menuju ke Muzdalifah buat mabbit (bermalam) & membawa batu utk melontar jumroh secukupnya.
Tanggal 9 Dzulhijjah tengah malam(sesudah mabbit) jamaah menambahkan perjalanan ke Mina utk melakukan ibadah melontar Jumroh

Tanggal 10 Dzulhijjah, jamaah melakukan ibadah melempar Jumroh sejumlah tujuh kali ke Jumroh Aqobah yang merupakan simbolisasi mengusir setan. Dilanjutkan dgn tahalul merupakan mencukur rambut atau sebahagian rambut.

Seandainya jamaah mengambil nafar awal sehingga bisa dilanjutkan perjalanan ke Masjidil Haram buat Tawaf Haji (menyelesaikan Haji)
Sedangkan apabila mengambil nafar akhir jamaah tetap tinggal di Mina & dilanjutkan dgn melontar jumroh sambungan (Ula & Wustha).

Tanggal 11 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu ke-2, & tugu ke-3.
Tanggal 12 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu ke-2, & tugu ke-3.
Jamaah haji kembali ke Makkah buat jalankan Thawaf Wada’ (Thawaf perpisahan) sebelum pulang ke negeri masing-masing.

Rangkaian Gerakan Ibadah Umrah

Diawali dgn mandi agung (janabah) sebelum ihram buat umrah.
mengenakan baju ihram. Buat lelaki 2 kain yg dijadikan sarung & selendang, sedangkan buat perempuan memanfaatkan baju apa saja yg menutup aurat tidak dengan ada hiasannya & tak memanfaatkan cadar atau sarung tangan.

Niat umrah dalam hati & mengucapkan Labbaika ‘umrotan atau Labbaikallahumma bi’umrotin. Setelah Itu bertalbiyah dgn dikeraskan suaranya bagi pria & lumayan dgn nada yg didengar orang yg ada di sampingnya bagi perempuan, yakni mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika laka.

Sesampai Masjidil Haram menuju ka’bah, jalankan thawaf jumlahnya 7 kali putaran.3 putaran pertama jalan serentak & sisanya jalan biasa. Thowaf diawali & diakhiri di hajar aswad & ka’bah dijadikan berada disebelah kiri. Tiap-tiap putaran menuju hajar aswad sambil menyentuhnya dgn tangan kanan & menciumnya jikalau bisa & mengucapkan Bismillahi wallahu besar. Seandainya tak mampu menyentuh & menciumya, sehingga pass berikan isyarat & berbicara Allahu akbar.

Shalat 2 raka’at di belakang maqam Ibrahim seandainya dapat atau di area yang lain di masjidil haram dgn membaca surat Al-Kafirun terhadap raka’at pertama & Al-Ikhlas terhadap raka’at ke-2.
Seterusnya Sa’i dgn naik ke bukit Shofa & menghadap kiblat sambil mengangkat ke-2 tangan & mengucapkan Innash shofa wal marwata min sya’aairillah. Abda’u bima bada’allahu bihi (Saya mengawali dgn apa yg Allah memulainya).

Seterusnya bertakbir 3 kali tidak dengan berikan isyarat & mengucapkan Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir. Laa ilaha illallahu wahdahu anjaza wa’dahu wa shodaqo ‘abdahu wa hazamal ahzaaba wahdahu 3x. Setelah Itu berdoa sekehendaknya. Sa’i dilakukan jumlahnya 7 kali dgn hitungan pergi satu kali & kembalinya dihitung satu kali, diawali di bukit Shofa & diakhiri di bukit Marwah.

Mencukur rambut kepala bagi lelaki & memotongnya sebatas ujung jari bagi perempuan.
Ibadah Umroh selesai

Persiapan Ibadah Haji

Banyak hal yg butuh dipersiapkan sebelum menunaikan ibadah Haji
Membersihkan diri dari dosa & kesalahan baik segera pada Allah SWT. ataupun terhadap sesama manusia.
Lantaran ibadah Haji merupakan ibadah fisik, sehingga butuh mempersiapkan mental utk mengikuti semua rangkaian ibadah haji yg memerlukan stamina tinggi, keikhlasan & kepasrahan pada Allah SWT.
Mempersiapkan anggaran, baik tatkala dalam perjalanan haji, ataupun buat nafkah keluarg yg ditinggalkan.
Lakukan kewajiban-kewajiban yg berhubungan dgn harta ketajiran, seperti zakat, nadzar, hutang, infaq & shadaqah.
Lakukan janji yg sempat diucapkan.
Menyelesaikan segala urusan yg berhubungan dgn keluarga yg bakal ditinggalkan.7. Memohon do’a restu pada ke-2 orang sepuh(seandainya tetap hidup)
Mempersiapkan ilmu & wawasan agama, & mengikuti aktivitas manasik haji.
Mempersiapkan obat-obatan pribadi tatkala menjalankan ibadah haji.
Mempersiapkan sekian banyak perlengkapan utk kebutuhan tatkala perjalanan ibadah Haji :

Perlengkapan Laki-lski
Kain Ihram dua stel
Pakaian sehari-hari secukupnya
Ikat pinggang
Kepentingan mandi

Perlengkapan Perempuan
Mukena minimal 2 buah
Baju ihram (rok putih & mukena atas putih) 2 set
Baju sehari-hari secukupnya
Kaos kaki secukupnya

Perlengkapan buat Laki-laki & Perempuan
Baju penghangat
Selimut
Sandal jepit
Sepatu sandal atau sendal gunung
Obat-obatan pribadi
Gunting mungil buat Tahallul
Payung
Senter kecil(buat penerangan disaat membawa batu di Musdalifah)
Kantong mungil utk menaruh batu kerikil persiapan melempar jumroh
Kantong sandal buat ruang sandal kala di Masjid
Pelembab atau cream, pakai buat tangan & kaki
Anggaran utk dekameter, kurban dan seterusnya.

Area Mutlak Ibadah Haji & Umroh
Makkah Al Mukaromah
Di kota Makkah Al-Mukaromah inilah terdapat Masjidil Haram yg didalamnya terdapat Ka’bah sebagai kiblat ibadah umat Islam sedunia. Dalam rangkaian perjalanan ibadah haji, Makkah jadi lokasi pembuka & penutup ibadah haji.

Padang Arafah
Padang Arafah terdapat di sebelah timur Kota Makkah. Padang Arafah dikenal juga sebagai area pusatnya haji, juga sebagai area pelaksanaan ibadah wukuf sebagai rukun haji. Di Padang Arafah pula terdapat Jabal Rahmah lokasi pertama kali jumpa Nabi Adam dan Hawa. Di luar masa haji, daerah ini tak digunakan.

Kota Muzdalifah
Kota ini tak jauh dari kota Mina & Arafah Mota Muzdalifah yakni area jamaah calon haji laksanakan Mabit (bermalam) & membawa batu utk melontar Jumroh di Kota Mina.

Kota Mina
Kota Mina yaitu area berdirinya tugu (jumrah), ialah lokasi pelaksanaan melontarkan batu ke tugu (jumrah) juga sebagai simbolisasi tindakan nabi Ibrahim saat mengusir setan. Disana terdapat tiga jumrah ialah jumrah Aqabah, Jumrah Ula, & Jumrah Wustha.
demikian pengertian haji dan umroh serta rukunnya
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 10:29:00 AM
Tags :

Related : Pengertian Haji dan Umroh Beserta Rukunnya

0 komentar:

Post a Comment