Monday, August 10, 2015

Kisah Nabi Idris A.S

Kisah Nabi Idris A.S - Nabi idris adalah nabi kedua setelah Nabi Adam A.S, nama lengkap Nabi Idris adala Idris Bin Mahlayil bin Qainan bin Anusy bin Syits bin Adam a.s.
Tak banyak keterangan yg didapat mengenai kisah Nabi Idris di dalam Al-Quran ataupun dalam kitab-kitab Tafsir & kitab-kitab sejarah nabi-nabi. Di dalam Al-Quran hanya terdapat dua ayat mengenai Nabi Idris ialah dalam surah Maryam ayat (56 & 57)

"Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yg terdapat di dalam Al-Quran. Sesungguhnya dia merupakan seorang yg amat membenarkan & seorang nabi. 57 - & Kami telah mengangkatnya ke wibawa yg tinggi." { Maryam : 56 - 57 }

Nabi Idris merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla'iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan merupakan keturunan pertama yg dikurniai kenabian jadi Nabi sesudah Adam & Syith. baca juga kisah nabi adam.
Nabi Idris menurut sementara riwayat bermukim di Mesir di mana dirinya berdakwah utk agama Allah mengajarkan tauhid & beribadat menyembah Allah juga membeeri sekian banyak pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya supaya menyelamat diri darii seksaan di akhirat & kehancuran juga kebinasaan didunia. Beliau hidup hingga umur 82 th.

Diantara sekian banyak nasihat & kata-kata mutiaranya yaitu :
1 . Kesabaran yg disertai iman pada Allah membawa kemenangan.
2 . Orang yg bahagia adalah orang yg berwaspada & berharap syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
3 . Jika anda memohon sesuatu pada Allah & berdoa sehingga ikhlaskanlah niatmu begitu serta puasa & solatmu.
4 . Jangan bersumpah dalam keadaan kamu berdusta & jangan menuntup sumpah dari orang yg berdusta supaya anda tidak menyekutui mereka dalam dosa.
5 . Taatlah terhadap raja-rajamu & tunduklah pada pembesar-pembesarmu juga penuhilah senantiasa mulut-mulutmu bersama ucapan syukur & puji terhadap Allah.
6 . Jangan iri hati terhadap beberapa orang yg baik nasibnya, dikarenakan mereka tak akan banyak & lama menikmati kebaikan nasibnya.
7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tak sesuatu pula bakal memuaskannya.
8 . Tidak Dengan membagi-bagikan nikmat yg diperolehnya seseorang tak dapat bersyukur pada Allah atas nikmat-nikmat yg diperolehnya itu.

Dalam jalinan dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris meninggal sewaktu berada di langit keempat dipindah oleh seseorang Malaikat.
Nabi idris juga adalah nabi yang sangat pandai menunggangi kuda, memahami ilmu alam, tulis menulis, dan menghitung, ia belajar dari peninggalan nabi Adam dan nabi syits.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 9:10:00 PM
Tags :

Related : Kisah Nabi Idris A.S

0 komentar: