Wednesday, August 19, 2015

Kisah Nabi Zulkifli

Kisah Nabi Zulkifli a.s. - Nabi Zulkifli merupakan putra Nabi Ayyub. Nama aslinya adalah Basyar. Pada waktu itu, ada seorang raja dalam kaumnya yang sudah tua tak berdaya lagi. ia akan menyerahkan kekuasaan kepada siapa saja yang mau bertanggung jawab menjalankan amanah umat dan orang-orang untuk bertakwa kepada Allah Swt. Suatu hari, raja tersebut mengumpulkan rakyatnya. la akan memilih raja yang sanggup menggantikan dirinya sebagai raja.Tentu, dengan syarat-syarat yang akan dikemukakannya. Di hadapan rakyatnya, raja itu berkata. "Siapa di antara kamu sekalian yang sanggup berpuasa pada siang hari dan beribadah pada malam harinya, juga tidak akan marah-marah.kepadanya akan saya serahkan kerajaan ini. Karena saya sudah sangat tua." Berdirilah seorang pemuda bernama Basyar sambil mengangkat tangan kanannya seraya berkata, "Hamba sanggup!" Raja bertanya kepada hadirin, "Siapa lagi?" Berulang-ulang raja bertanya seperti itu" Namun. tidak ada lagi yang berdiri menyatakan kesanggupannya. Hanya dia  seorang. Kemudian, terpilihlah Basyar menjadi raja. Namanya menjadi Zulkifli, yang berarti "orang yang sanggup memegang janji"  Nabi Dzulkifli a,s. yang Bijaksana dan Sabar
Setelah menjadi raja, Nabi Zulkifli tidak pernah marah dalam menghadapi berbagai masalah. Mengenai urusan waktu, ia benar-benar mengaturnya dengan baik. Ada waktu untuk mengurus umatnya dan ada waktu untuk beristirahat.
Suatu hari, ketika Nabi Zulkiflihendak tidur, datanglah setan yang menyerupai manusia. Dia berpura-pura hendak meminta penyelesaian masalahnya kepada raja. Padahal, sebetulnya dia hanya ingin menggoda. Dia pun mengadukan seakan-akan harta kekayaannya telah dirampas seseorang. Karena raja hendak tidur, urusan itu diserahkan kepada wakil raja. Namun, ia memaksa agar raja sendiri yang menyelesaikannya.
Nabi Zulkifli pun mengikuti kemauan orang itu. Nabi Zulkifli tidak marah terhadap orang itu walaupun waktu tidurnya telah diganggu. Setelah urusan itu diselesaikan, tahulah Nabi Zulkifli, orang yang mengadukan perkara itu adalah setan yang menggodanya.
Suatu hari, orang-orang yang durhaka kepada Allah memerangi rakyatnya. Nabi Zulkifli pun menyuruh rakyatnya agar berperang. Rakyatnya berkata,"Wahai Raja, kami takut berperang. Kami masih ingin hidup di dunia ini. Apabila Raja mau meminta kepada Allah untuk menjamin hidup kami, barulah kami mau berangkat berperang." Mendengar ucapan rakyatnya itu, Nabi Zulkifli tersenyum dan tidak
marah. Nabi Zulkifli berdoa kepada Allah, "Wahai Allah!  Saya telah menyampaikan risalah-Mu kepada mereka, menyuruh mereka untuk berperang. Tetapi, mereka mempunyai permintaan."

Sesungguhnya Allah telah mengetahui permintaan mereka. Allah menjawab, "Hai Dzulkifli! Aku telah mengetahui permintaan mereka dan Aku mendengar doamu.Semua itu akan Aku kabulkan." Demikianlah kesabaran Nabi Dzulkifli a.s. dalam menghadapi segala urusan.la selalu memegang teguh janjinya dan bertanggung jawab.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 8:27:00 PM
Tags :

Related : Kisah Nabi Zulkifli

0 komentar:

Post a Comment