Wednesday, November 11, 2015

12 Hal Yang Dapat Membatalkan Shalat

Hal-hal yang dapat membatalkan shalat – Sholat merupakan perintah Alloh S.W.T yang harus dikerjakan oleh setiap manusia, bahkan Alloh mengancam siapa saja yang meninggalkan sholat akan mendapatkan siksa yang pedih, oleh karenanya sholat adalah kewajiban kita maka alangkah lebih baiknya juga kita harus mengetahui hal-hal yang membatalkan shalat sehingga sholat kita diterima Alloh S.W.T. pada kesempatan ini saya akan mencoba membahas beberapa hal yang dapat membatalkan shalat.

Hal-hal yang dapat membatalkan shalat sangatlah banyak, secara umum telah kita ketahui dalam syarat sah shalat.
Baca juga : Pengertian shalat sunnah rawatib dan waktu pelaksanaannya
1. Berkata kata (dengan huruf dan suara) dengan sengaja.
2. Sengaja menambah satu rukun dari rukun fi’li (perbuatan) ruku’. Sujud dll.
3. Sengaja memanajangkan rukun pendek.
4. Melakukan perbuatan yang keji.
5. Makan dan Minum meskipun sedikit.
6. Tertinggal Satu Rukun Kaoli (Ucapan)
7. Mengganti atau Menukar niat Fardhu menjadi Niat Sunat.
8. Niat Memutuskan Shalat
9. Terbuka Aurat
10. Mengaitkan putusnya sholat.
11. Berhadats ( hadats besar atau kecil)
12. Murtad

hal yang membatalkan shalat jumat  hal yg membatalkan shalat  perkara yang membatalkan shalat  yang membatalkan shalat bagi wanita  yang membatalkan shalat dan wudhu  keputihan membatalkan shalat  hukum membatalkan shalat  hal yang membatalkan puasa

Diatas adalah beberpa hal yang dapat membatalkan shalat dan mari kita bahas satu persatu.
1. Berkata atau berbicara dengan sengaja
Yang dimaksud dengan berkata adalah mengeluarkan suara dengan satu huruf atau lebih yang memberikan faham kepada mukhotob/orang lain atau tanpa memberikan faham. Contoh mengucapkan “qi” yang diambil dari lafad “wiqoyati”, ain singkatan diambil dari kata ri’ayah dan lam singkatan dari wilayah atau hurf tha’ diambil dari wat’ie.  Selain itu batuk secara disengaja, mendehem, bersin, tertawa termasuk hal yang dapat membatalkan shalat.

2. Dengan sengaja nenambah satu rukun fi’li ( perbuatan) seperti sujud, ruku’ dll.
Jika imam tahiyat pertama, maka makmum harus menikuti imam meskipun makmum baru satu rakaat. Jika imam tidak melakukan tahiyat pertama (langsung berdiri) maka makmum harus tetap mengikuti imam (berdiri).

Untuk sujud sahwi (sujud karena lupa), jika imam melakukan sujud sahwi maka makmum wajib sujud sahwi, namun jika imam tidak sujud sahwi maka makmum boleh melakukan sujud sahwi. Jika kita ragu dalam jumlah rakaat, (apakah sudah mengejakan dua rakaat atau tiga) maka yang harus diambil adalah yang paling sedikit yaitu dua. Dan jangan lupa harus disempurnakan dengan melakukan sujud sahwi.

3. Memanjangkan rukun yang pendek (qosir)
Batasan rukun pendek adalah seukuran membaca tasyahud awal, sebagai contoh, salah satu rukun pendek adalah i’tidal (berdiri sesudah ruku’) dan duduk diantara dua sujud, jika kita berlama-lama dalam i’tidal maka solat kita akan batal.

4. Melakukan perbuatan yang keji, maksudnya adalah melakukan gerakan yang tidak semestinya, contoh melakukan gerakan 3 kali secara berurut turut , loncat, jongkok berjalan, kecuali jika sholat syidatul khaof. Menurut madzhab Imam Syafi’i radiayallohu ‘anhu, jika seseorang menggerakan jari jemari maka sholatnya tidak batal dengan catatan tangan tidak ikut bergerak, jika sedang sholat merasa gatal, maka boleh menggarukny dengan hanya menggunakan jari saja.
Selangkapnya menurut madzhab imam syafi’i gerakan yang dapat membatalkan shalat adalah:

• Dilakukan tiga kali lebih secara berturut-turut
• Atau dilakukan sekali tapi melampaui batas seperti meloncat memukul dengan keras
• Atau dilakukan sekali tapi diniati bergerak tiga kali
• Atau dilakukan sekali tapi bertujuan mempermainkan shalat.

5.Makan dan Minum meskipun sedikit.
Perkara yang dapat membatalkan shalat selanjutnya adalah minum dan makan, namun jika dalam keadaan lupa atau tidak tahu bahwa minum dan makan itu dapat membatalkan shalat maka yang demikian itu tidak membatalkan sholat. Adapun menelan sisa makanan yang menempel di gigi atau mulut itu dapat membatalkan sholat, maka dianjurkan jika akan mengerjakan sholat harus sikat gigi terlebih dahulu.

6.Tertinggal Satu Rukun Kaoli (Ucapan)
Rukun sholat semuanya ada 18. salah satunya adalah surat Al-fatihah, Jika ghoer mamum (imam & munfarid) lupa atau ragu meninggalkan salah satu rukun dari 18 rukun sholat dan ia mengetahui bagian yg tertinggalnya, sehingga ada beberapa kemungkinan :
1. Seandainya baru ingat sebelum hingga pada pekerjaan sejenis pada rokaat berikutnya, maka segera ke posisi RUKUN YANG TERTINGGAL. Missal, saat sujud ia teringat tak membaca fatihah, maka segera berdiri & membaca fatihah.
2. Seandainya baru ingat sesudah sampai pada pekerjaan sejenis pada rokaat berikutnya, maka lanjutkan saja rokaat itu, adapun pekerjaan (rokaat) yg tak sempurna sebelumnya jadi lagho, & mesti ditambah.
3.apabila tidak mengetahui mana & di mana bagian yg tertinggal, sehingga ditambah saja satu rokaat.

Baca juga : Tata cara sholat dhuha
Termasuk Juga juga dalam masalah ini, seandainya ingat ada bagian yg tertinggal tapi lupa apakah pada rokaat terakhir atau rokaat sebelumnya, maka tambah saja satu rokaat. Seluruhnya permasalah diatas, tentang rukun sholat tidak cuma NIAT & TAKBIROTUL IHROM. Tapi jika lupa atau ragu membaca niat dan takbirotul ihrom maka sholatnya dianggap BATAL.

7. Mengganti atau Menukar niat Fardu menjadi Niat Sunat.
Contoh: Bapak Fulan akan melaksanakan sholat ashar, tapi Bapak Fulan membaca niat sholat qobla ashar, maka sholat Bapak Fulan dianggap BATAL.

8. Niat Memutuskan Sholat, ini bisa terjadi jika seseorang merasa kehilangan keyakinan dan niat untuk keluar / memutuskan sholat sebelum membaca salam.

9. Terbuka Aurat.
Selama dalam mengerjakan sholat aurat harus selalu tertutup, hal yang sering terjadi bagi kaum lelaki adalah menggunakan sarung yang bolong meskipun bolong kecil seperti tersundut rokok sehingga auratnya terlihat. Jika saat sholat sarung yang kita gunakan tersingkap oleh angin yang kencang, maka saat itu juga anda harus menutupnya jika tidak maka sholatnya batal.

10. Berhadats kecil atau besar.
Perkara yang dapat membatalkan shalat berikutnya adalah berhadats, sebagai contoh jika saat mengerjakan sholat ada sesuatu yang keluar dari kubul atau dubur maka saat itu juga sholatnya batal. hilangnya akal baik itu karena tertidur pada waktu sholat dan bersentuhan laki-laki dan peremouan yang ajnabi(halal dinikahi) tanpa penghalang. Dll.

11.  Membelakangi Kiblat
12.  Murtad ( keluar dari islam).
Alhmadulillah , akhirnya tulisan ini saya akhiri, maaf jika ada salah penulisan, semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan dari akhi dan ukhti silahkan berkomentar.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 9:15:00 AM
Tags :

Related : 12 Hal Yang Dapat Membatalkan Shalat

0 komentar:

Post a Comment