Thursday, November 12, 2015

Dahsyatnya Sakaratul Maut !!! Detik-detik Yang Paling Menegangkan

Dahsyatnya Sakaratul Maut !!! Detik-detik Yang Paling Menegangkan - kematian itu pun datang, tak seorangpun dapat menghindari dari kematian baik itu anak muda orang tua yang kaya dan si miskin pasti merasakannya. Itulah hakikat kebenaran yang tak seorangpun dapat mengingkarinya. Setiap manusia yang bernyawa pasti akan meninggal dunia.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam kitab suci Al Quran yang Artinya "dan datanglah sakaratul maut dengan bener-bener itulah yang kamu selalu lari darinya" Inilah ayat yang diperintahkan sahabat tercinta Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjelang sakaratul maut, Aisyah Putri cantik jelita hanya sekali melihat ayahandanya menjelang wafat menangis dan meratapi, namun sang ayah Abu Bakar Siddiq menyadarkannya dengan membaca ayat ini. Abu Bakar ingin mengingatkan putrinya yang pandai dan cerdas itu bahwa sakaratul maut adalah keyakinan.

Larilah sekencang  yang kau bisa, Pergilah sejauh yang engkau mampu !! bagaimanapun kematian yang telah dijanjikan Allah subhanahu wa ta'ala itu pasti akan datang. Yang sakit harus berusaha mencari obat agar sembuh, yang kaya boleh menikmati nikmat Allah yang diberikan kepadanya, yang muda sudah seharusnya hidup dengan penuh semangat menggapai cita dan harapan di masa depan. Namun Ingatlah bahwa maut selalu mengintai dan siap menerkam kita kapan saja di mana saja kematian itu pasti akan menjemput setiap orang.

Mari kita baca kalam Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikut ini "katakanlah sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu kemudian kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang mengetahui yang gaib dan yang nyata lalu dia berikan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan"
dahsyatnya sakaratul maut


Tahukah kita sesungguhnya sakaratul maut itu kata dengan sakar yang berarti adalah tercabutnya Akal Sehat dari diri seseorang, maka sakaratul maut adalah tercabutnya hidup roh dari dirinya kondisi ini sangat menyakitkan. ringkasnya sakaratul maut merupakan kondisi dimana roh manusia ditarik Allah subhanahu wata'ala dari kaki hingga ujung rambut dengan segenap rasa sakit dan derita yang ada. Akal sehat tiba-tiba hilang, nafas mendadak berhenti dan jantung pun tak ma berdetak, saat itulah dua malaikat Rokib dan Atid diberhentikan tugas oleh Allah subhanahu wa ta'ala dari mencatat amal perbuatan orang tersebut. Kemudian tugas akan dialihkan kepada dua malaikat kubur munkar dan Nakir untuk menangani kita di alam kubur.

Apa yang dirasakan oleh Abu Bakar menjelang wafat sebelumnya sudah pernah dirasakan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam di detik-detik menjelang dipanggil Allah. Putri beliau Fatimah az-zahra sedang menunggu beliau Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya sesungguhnya kematian itu memiliki sekarat sekarat Hadits Riwayat Bukhari.

Sekarat kematian itu adalah saat di mana manusia merasakan sakit dan derita yang tiada tara. Umar bin Khatab meminta Ka'b Al-Akhbar agar menggambarkan kepadanya tentang sakit dan derita sakaratul maut ini dalam sebuah perumpamaan pun berkata sakit dan ceritanya layaknya cabang pohon yang dimasukkan ke dalam perut seseorang lalu ditarik pelan-pelan hingga setiap  duri menyayat saraf dan sakitnya sampai keluar tanpa sisa.

Sekaratul maut begitu hebat sakitnya, sehingga tidak mengherankan bila Ali Bin Abi Thalib selalu menganjurkan umat Islam untuk berjihad dengan berperang mengangkat senjata di Medan laga melawan kaum kafir dibandingkan hanya diam menunggu kematian menjemput. Ali Bin Abi Thalib Sambil mengingatkan tentang sakaratul maut jika kalian tidak mati dalam peperangan, kalian pun akan tetap meninggal. Demi Allah yang menggenggam jiwa nabi muhammad, mati dengan pedang hingga 1000 kali itu masih lebih ringan dibandingkan kematian yang menjemputmu ketika kamu di atas ranjang.

Menjemput sakaratul maut jauh lebih mulia daripada kita lari. sekaratul maut adalah tamu yang pasti akan mengunjungi kita semua, jika kita sudah menyiapkan rumah hidangan dan tempat yang layak untuk menjemput sakaratul maut dan menemuinya. namun jika kita belum mempersiapkan apa-apa untuk menyambut tamu itu Bukan sebaliknya kita tentu akan berusaha menutup diri atau bahkan lari.

Jika kita lari dengan sepenuh tenaga sakaratul maut itulah yang akan menjemput kita secara paksa maka silakan memilih apakah kita akan menjemput sakaratul maut menjemput kita secara paksa di saat kita lalai dan bergelimang dosa pastilah akan lebih bermartabat kita lah yang menjemput sakaratul maut itu dengan cara yang benar saat persiapan.

Akhirkata : Nikmat ya tidur malam mungkin sering kita lupakan sebagai karunia Allah, rasa kenyang  setelah sarapan kadang juga kita lalaikan karena harus bergulat dengan pekerjaan. Namun jika manusia mengetahui sakitnya sakaratul maut niscaya tidak ada lagi yang berkenan tidur malam ataupun sarapan.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 4:35:00 AM
Tags :

Related : Dahsyatnya Sakaratul Maut !!! Detik-detik Yang Paling Menegangkan

0 komentar:

Post a Comment