Saturday, January 30, 2016

Proses Terjadinya Kehamilan Secara Singkat

Proses Terjadinya Kehamilan Secara Singkat - Ketika ovum telah matang, ovum dikeluarkan dari ovarium menuju uterus Proses pelepasan ovum dari ovarium disebut ovulasi. perjalanannya ke uterus, bertemu dengan sperma di saluran telur, dibuahi oleh sperma proses pembuahan ovum oleh telur sperma disebut fertilisasi. ketika proses pembuahan berlangsung hanya kepala sperma yang masuk ke dalam ovum. jika telah ada satu sperma yang masuk ke dalam ovum, sperma lain tidak dapat menembus membran ovum.

Pertumbuhan dan Perkembangan Embrio

Hasil pembuahan ovum oleh sperma disebut Zigot. Zigot terus bergerak menuju uterus, selama pergerakan yang menuju uterus, zigot membelah terus-menerus secara mitosis membentuk kumpulan sel yang disebut embrio. perubahan Zigot menjadi embrio. dan pergerakannya menuju uterus membutuhkan waktu 5 hari, pada hari ke 5 embrio setelah sampai di uterus. pada hari ketujuh embrio menempel pada dinding uterus.

Proses Terjadinya Kehamilan Secara Singkat, proses terjadinya kehamilan setelah berhubungan intim  proses terjadinya kehamilan secara biologi

Setelah hari ke 12, terbentuk lapisan luar ektodermis dan lapisan dalam endodermis pada embrio. Kemudian terbentuk dari lapisan tanah yang disebut mesodermis. ketiga lapisan tersebut akan membelah dan membentuk bagian-bagian tubuh manusia.

Ektodermis akan membentuk kulit dan sistem saraf. mesodermis akan membentuk rangka otot sistem peredaran darah sistem ekskresi dan sistem reproduksi. Endodermis membentuk sistem pernafasan dan pencernaan. Baca juga: Pengertian Sistem Ekskresi Manusia Beserta Penjelasannya

Selama tahap embrionik, membran-membran embrio membentuk. membran embrio terdiri atas kantong kuning telur, amnion, korion dan alantois. Kantong kuning telur merupakan pelebaran dari lapisan endodermis dan berfungsi sebagai tempat pembuatan darah. Amnion merupakan cairan tempat embrio mengapung dan berfungsi sebagai pelindung embrio dari guncangan dan benturan. Korion menyelubungi amnion dan kuning telur. Alantois berfungsi sebagai organ pernapasan dan ekskresi.

Penjelasan struktur umum tubuh dewasa telah mulai terbentuk dan plasenta juga telah terbentuk. Setelah semua struktur umum tubuh dewasa dan plasenta terbentuk. Maka embrio dikenal sebagai janin. Plasenta sangat penting bagi perkembangan janin karena plasenta berperan dalam pertukaran zat makanan zat sisa antara Ibu dan janin.

Proses perkembangan janin 
Minggu ke 6 
Panjang dan bobot janin mencapai 1 cm, mata sudah terbentuk, bentuk kepala seperti kepala reptilia dan mempunyai ekor. Benjolan yang akan menjadi lengan dan kaki mulai terlihat tetapi kecil dan menyerupai skop.

Minggu ke 8 
Panjang dan bobot janin sekitar 2,5 cm, kepala tambah besar bila dibandingkan dengan tubuhnya dan daun telinga mulai terbentuk. Tonjolan tangan dan kaki sudah dilengkapi dengan jari-jari, mata sudah dilengkapi dengan kelopak, jantung mulai berdenyut, saluran pencernaan aktif dan ginjal mulai bekerja.

Minggu ke 12
Panjang dan bobot janin sekitar 9 cm dan 14 gram tubuh telah tumbuh tubuh tetapi kepala tetap tambah lebih besar. Kuku-kuku Sudah mulai terbentuk. Pada akhir minggu ini gerakan mekanik tangan dan kaki sudah mulai lebih teratur. Kerjasama antara Serabut saraf dan otot sudah lebih baik , meskipun gerakan yang dihasilkan masih kecil. Fetus udah dapat menelan dan mulai menelan cairan ketuban yang merendamnya pada waktu yang sama, ia mulai mengeluarkan urine ke dalam air ketuban

Minggu ke 16
Panjang dan bobot janin mencapai 8 cm dan 100 gram. Kepala masih tampak besar untuk tubuh yang kurus dan kemerahan karena pembuluh darah membayangi dibawah kulit yang tipis. jantung terasa kuat dan otot-otot mulai aktif jenis kelamin sudah dapat diketahui.

Proses Terjadinya Kehamilan Secara Singkat, proses terjadinya kehamilan setelah berhubungan intim  proses terjadinya kehamilan secara biologi

Minggu ke 20
Panjang janin 25 cm dan bobot 300 gram kulit semakin tebal dan diliputi rambut-rambut halus di seluruh tubuh beberapa tampak tumbuh di kepala alis mulai terbentuk tetapi kelopak mata masih tertutup organ-organ dalam tubuh semakin sempurna tetapi paru-paru masih kurang mampu menghadapi udara diluar rahim makanan dan janin asam makanan dan zat asam yang diperlukan bisa luluhkan melalui tali pusar.

Minggu  ke 24
Panjang janin mencapai 2032 cm dan bobot mencapai 650 gram. Warna kemerahan pada kulit semakin berkurang dan kulit diliputi oleh lanugo. Kurangnya jaringan lemak menyebabkan kulit tampak keriput dan seterusnya lama mulai ditimbun di bawah kulit kelopak mata sudah terbelah, tapi bola mata masih terlapisi oleh selaput suram. Kepalanya masih tampak besar. Paru-paru belum berkembang secara sempurna.

Minggu ke 28 
Panjang janin mencapai 38 cm dan bobot mencapai 1 kg. Badan masih kurus . Kulit masih agak kemerahan, dan dilapisi oleh semacam lemak di luarnya. Zat dihasilkan oleh kelenjar kelenjar kecil yang terdapat di kulit. Janin sudah mampu membuka mata dan selaput menutupi bola mata sudah hilang.

Minggu ke 32
Panjang janin mencapai 43 cm dan bobot mencapai 1,8 KG, agak keriput,  tetapi sudah terisi lemak. Tulang kepala masih lunak. Paru-paru sudah berkembang sempurna dan dapat menopang hdupnya.

Minggu ke 36
Panjang janin mencapai 46 cm dan bobot mencapai 2,5 kg. Bertambahnya lemak yang tersimpan di bawah kulit di sekitar pundak. Tubuh menjadi gemuk dan keriput di muka sudah hilang. Kuku-kuku jari telah terbentuk sempurna.

Minggu ke 40
Panjang janin mencapai 50 cm dan berat mencapai 3,3 kg. kulit halus yang dulu melati tulip sudah menghilang kecuali di sekitar pundak. kepala sudah ditumbuhi rambut. Tulang kepala sudah lebih kokoh dan rapat. Kecuali ubun-ubun dan Puncak kepala.

Besar kepala sudah serasi dengan tubuh.  Mata sudah terbuka tetapi masih agak suram. Telinga telah tegak dan hidung telah terbentuk dengan sempurna demikian pula alat kelamin laki-laki dan testis udah dapat diraba.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 8:11:00 AM
Tags :

Related : Proses Terjadinya Kehamilan Secara Singkat

0 komentar:

Post a Comment