Thursday, February 18, 2016

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan - kecepatan pertumbuhan dan perkembangan tanaman dipengaruhi oleh faktor luar dan faktor dalam tubuh tumbuhan tersebut. Faktor eksternal meliputi suhu, cahaya, kelembaban, air dan zat hara. Faktor internal dipengaruhi oleh hormon-hormon yang dihasilkan oleh tumbuhan.

a. Suhu
Tumbuhan dapat tumbuh dengan baik pada suhu yang sesuai. Suhu terendah bagi tumbuhan untuk dapat tumbuh disebut dengan suhu minimum. Suhu minimum untuk dapat tumbuh bagi tumbuhan di daerah tropis sekitar 10 derajat Celcius, sedangkan di daerah dingin berkisar 5 derajat Celcius.

Namun ada beberapa jenis tumbuhan yang dapat tumbuh pada suhu 0 derajat Celcius, misalnya ganggang yang hidup di sekitar Pulau hijau atau green Land. Sebaliknya, ada makhluk hidup yang mampu beradaptasi pada suhu tinggi, misalnya Alga tertentu yang hidup di sekitar kawah, beberapa bakteri yang hidup dalam air susu juga mampu hidup pada 70 derajat Celcius.

b. Cahaya
Semua tumbuhan hijau memerlukan cahaya. Namun, pada masa pertumbuhan kecambah, cahaya menghambat proses pertumbuhan. Kecambah yang ditumbuhkan di tempat gelap akan lebih cepat panjang daripada kecambah yang berada di tempat terang. Pertumbuhan tumbuhan yang cepat ditempat yang gelap disebut dengan etiolasi.  Kecambah yang tumbuh di tempat gelap berbeda dengan kecambah yang tumbuh ditempat terang. Ciri-ciri kecambah yang tumbuh di tempat gelap tersebut antara lain:

1. Batang panjang dan tipis 
2. Daun Kuning atau hijau kekuningan
3. Daun berukuran kecil

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan


c. Kelembaban
Kelembaban udara maupun kelembaban tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Udara yang lembab menghambat proses transpirasi. Hal itu berarti juga memperlambat penyerapan unsur hara dari dalam tanah yang sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Kelembaban tanah berkaitan dengan kandungan bahan organik, makin tinggi bahan organik makin banyak air yang dapat tertahan dan makin renggang ikatan partikel-partikel tanah.

Renggangnya partikel-partikel tanah akan memperbaiki aerasi tanah yaitu, kandungan udara di dalam tanah yang akhirnya meningkatnya earasi kandungan air dan jumlah bahan organik pada tanah akan mempertinggi aktivitas metabolisme pada tubuh tumbuhan sehingga dapat memicu peningkatan proses pertumbuhan.

d. Oksigen
Respirasi atau pernapasan membuat energi untuk proses metabolisme dan pertumbuhan selalu tersedia. Biji yang sedang berkecambah bernapas dengan sangat cepat untuk mendapatkan oksigen melalui respirasi aerob. Biji tidak dapat berkecambah dalam keadaan tidak ada oksigen sama sekali. 
Oksigen masuk kedalam biji melalui testa yang berlangsung sangat lambat secara difusi. Walaupun demikian, pada awal perkecambahan biji lebih mengandalkan pada respirasi secara anaerob sampai akhirnya testa akan pecah.

e. Air dan zat hara
Perkecambahan dapat dimulai setelah masuknya air pada biji. Air diserap melalui mikrofil dan testa. Proses penyerapan air disebut dengan imbibisi, yaitu proses masuknya air karena diserap oleh substansi koloid yang kekurangan air di dalam biji. misalnya Pati, polisakarida atau selulosa dan substansi dinding sel pada jaringan biji yang kekurangan air.

Air sangat penting untuk membentuk vakuola pada pertumbuhan sel dan untuk mengaktifkan enzim yang mengkatalisis mempercepat reaksi dari proses perkecambahan. Dan air merupakan bahan reaksi dalam proses penguraian makanan simpanan menjadi gula, asam amino dan lemak untuk memproses pertumbuhan embrio di dalam biji.

Air tanah berfungsi sebagai pelarut zat hara agar dapat masuk ke dalam sel-sel akar secara difusi. Didalam tubuh tumbuhan pada sel-sel penyusunnya, air berfungsi sebagai media reaksi metabolisme untuk menghasilkan energi. Energi dipakai pertumbuhan untuk melakukan fungsi hidup atau aktivitas hidup seperti tumbuh, bergerak dan berkembang biak. 


Zat hara diperlukan tumbuhan sebagai bahan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Kekurangan zat hara akan menyebabkan pertumbuhan tidak sempurna. Misalnya, kekurangan unsur nitrogen pada tumbuhan dapat menyebabkan klorosis daun tua.

f. Hormon
Hormon yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, misalnya oksigen, cytokinin, giberelin, asam asetat dan etilena.

Auksin hormon auksin ada dalam tubuhnya dalam jumlah yang sangat sedikit. Hormon ini di sintetis pada jaringan meristem apikal. Hormon tersebut kemudian diedarkan ke bagian lain tumbuha. Fungsi hormon auksin yaitu mempengaruhi berbagai proses tumbuhan. Proses pertumbuhan yang dipengaruhi auxin antara lain kecepatan petumbuhan, dormansi, pembentukan bunga dan buah serta penuaan dan penguguran.
Sitokinin
Hormon ini terutama disintesis di akar kemudian ditransfer melewati xilem ke bagian tubuh yang lain. Fungsi hormon sitokinin antara lain merangsang pembelahan sel, mempercepat pembungaan dan pertumbuhan buah serta berperan dalam pematahan dormansi biji. sitokinin juga berfungsi memacu pembentukan Tunas baik Tunas apikal maupun Tunas lateral giberelin.

Giberelin
Hampir sama dengan auxin dalam memberikan pengaruh pada tumbuhan. berbagai proses pertumbuhan dipengaruhi oleh giberelin, misalnya pemanjangan ruas, pematahan, dormansi biji, memacu pembungaan pada tumbuhan dan memacu perkembangan buah. fungsi lain hormon giberelin adalah memengaruhi sintesis berbagai macam enzim Pada perkecambahan biji.

Asam Absisat
Beberapa tumbuhan pada musim gugur menghentikan pertumbuhan pada meristem apikal batang dan mengubahnya menjadi kuncup Dorman. daun-daun baru yang tumbuh di atas meristem akan berubah menjadi sisik untuk membentuk kaku yang membungkus meristem rapat-rapat untuk melindungi jaringan meristem dari kerusakan mekanis dan kekeringan Selama musim dingin.

Etilena
Etilena adalah hormon yang memacu Proses pemasakan buah. Pada umumnya setiap buah mampu memproduksi etilen sendiri. Etilena menyebabkan perubahan permeabilitas membran sel sehingga dihasilkan enzim penghancur klorofil dan kloroplas. Akibatnya, pigmen merah dan kuning dalam sel-sel buah tidak terlindungi dan buah menampakan warna yang masak.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 3:18:00 AM
Tags :

Related : Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

0 komentar: