Wednesday, February 17, 2016

Pengertian Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan

Pengertian pertumbuhan dan perkembangan pertumbuhan adalah peningkatan ukuran volume, tinggi, dan berat. pada makhluk hidup proses pertumbuhan bersifat irreversible. Artinya perubahan yang terjadi akibat proses pertumbuhan yang meliputi peningkatan substansi dan jumlah sel dan tidak dapat dikembalikan pada keadaan semula. Namun pertumbuhan merupakan proses yang dapat diukur secara kualitas dan kuantitas. Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan busur tumbuh atau auksanometer.

Pertumbuhan pada makhluk hidup bersel satu hanya ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan ukuran sel menjadi lebih besar daripada ukuran semula. Sementara itu, pertumbuhan yang terjadi pada makhluk hidup bersel banyak dibedakan menjadi dua tahap. yaitu peningkatan ukuran dan pembelahan sel. baca juga klasifikasi makhluk hidup

Perkembangan Tumbuhan, pengertian pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan menurut para ahli, makalah pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, perbedaan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, pengertian pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, pengertian pertumbuhan dan perkembangan tanaman

Peningkatan ukuran sel ditunjukkan dengan bertambahnya volume dan massa sel. Sedangkan pada pembelahan sel menghasilkan sel-sel anak sehingga memperbanyak jumlah sel penyusun tubuh. Pembelahan sel akan dimulai lagi setelah sel anak tumbuh sebesar sel induk. Dengan terjadinya peningkatan jumlah dan ukuran sel makhluk hidup bersel banyak menjadi besar dan bertambah.

Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
Tidak semua sel pada tumbuhan selalu mengalami pembelahan. Selain jaringan meristem, bagian-bagian tumbuhan lain hanya mengalami perkembangan. Jaringan meristem hanya terletak pada titik titik tumbuh dan pada tumbuhan. Baca juga: Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

1. Titik tumbuh pada tumbuhan
Titik tumbuh pada tanaman ditentukan oleh jaringan meristem yaitu jaringan yang sel-selnya bersifat embrional. Artinya mampu terus-terusan membelah diri menambah jumlah sel tubuh. Meristem hanya terdapat pada bagian tertentu dari tumbuh-tumbuhan. Berdasarkan letaknya pada tumbuhan meristem dibedakan menjadi tiga macam yaitu, meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.

Meristem Apikal
Meristem apikal adalah disebut juga dengan meristem ujung, karena terdapat di ujung akar dan ujung batang. Meristem apikal yang terdapat pada ujung akar memungkinkan membuat jaringan di dalam tanah sehingga memperoleh air dan yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Adapun pada ujung batang dihasilkan oleh sel-sel baru yang akan membentuk daun.

Meristem apikal terdapat pada tumbuhan paku-pakuan, biji terbuka maupun tumbuhan biji tertutup. Dalam keadaan khusus, meristem apikal pada tumbuhan berbunga dapat membentuk kuncup bunga yang akan berkembang menjadi bunga sebagai alat perkembangbiakan secara generatif.

Jaringan meristem di ujung batang menghasilkan sel baru dan menumbuhkan primordial daun yang telah tumbuh menjadi daun. Titik pada batang sebagai tempat berkembangnya daun dinamakan dengan bongkol, jarak antara bongkok di ujung batang tanaman sangat berdekatan. Sedangkan daun-daun berkembang dengan cepat. Hal itu menyebabkan daun-daun pada tumbuhan di atas meristem ujung pembentuknya. Jaringan meristem yang terakhir membentuk kuncup lateral berkembang pada bonggol-bongkol. Kuncup lateral akan tumbuh dan berkembang berbentuk cabang-cabang baru.

Meristem Interkalar
Meristem apikal terdapat pada tumbuhan paku-pakuan, biji terbuka maupun tumbuhan biji tertutup. Dalam keadaan khusus, meristem apikal pada tumbuhan berbunga dapat membentuk kuncup bunga yang akan berkembang menjadi bunga sebagai alat perkembangbiakan secara generatif.

Jaringan meristem di ujung batang menghasilkan sel baru dan menumbuhkan primordial daun yang telah tumbuh menjadi daun. Titik pada batang sebagai tempat berkembangnya daun dinamakan dengan bongkol, jarak antara bongkok di ujung batang tanaman sangat berdekatan.

Sedangkan daun-daun berkembang dengan cepat. Hal itu menyebabkan daun-daun pada tumbuhan di atas meristem ujung pembentuknya. Jaringan meristem yang terakhir membentuk kuncup lateral berkembang pada bonggol-bongkol. Kuncup lateral akan tumbuh dan berkembang berbentuk cabang-cabang baru.

Meristem interkalar
Disebut juga dengan meristem antara. Karena terdapat di antara jaringan jaringan dewasa. Meristem semacam ini dijumpai pada Tumbuhan yang batangnya beruas-ruas. Misalnya keluarga rumput-rumputan. Pemanjangan luas terjadi karena proses pembelahan sel membentuk sel-sel sejajar dari sel-sel muda yang menjadikan ruang semakin membentang dan bertambah panjang.

Meristem Lateral
Meristem Lateral adalah disebut juga dengan meristem samping, karena letaknya sejajar dengan permukaan organ. Yang termasuk meristem lateral adalah kambium dan felogen atau kambium dan gabus. Kambium terdapat pada tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan dikotil. Aktivitas kambium membentuk sel baru menyebabkan pertumbuhan membesar pada bagian batang.

Perkembangan merupakan proses yang Berjalan seiring dengan pertumbuhan. Perkembangan dapat didefinisikan sebagai proses menuju tercapainya kedewasaan. Tercapainya tahap kedewasaan pada tumbuhan dapat ditunjukkan dengan kemampuannya untuk berkembang biak. 

Pada tumbuhan tingkat tinggi misalnya tumbuhan berbiji, proses pertumbuhan terjadi silih berganti dengan proses perkembangbiakan, tumbuhan dapat menghasilkan biji untuk berbinyak setelah mencapai taraf tertentu. Setelah biji dihasilkan, berlangsung tahap pertumbuhan dari biji menjadi tumbuhan dewasa yang baru.

2. Metagenesis
Tumbuhan tingkat rendah misalnya tumbuhan lumut dan paku dapat mengalami pergerakan secara seksual atau generatif maupun aseksual atau vegetatif. Pembiakan secara aseksual dapat berlangsung dengan cara pemisahan rumpunnya, tapi umumnya terjadi dengan menggunakan spora pembiakan dengan cara ini menghasilkan keturunan yang sama dengan induknya sebagai usaha menghindari evolusi genetika akibat perubahan iklim dan habitat.

Tumbuhan tingkat rendah juga melakukan pembiakan secara seksual, yaitu dengan menghasilkan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Dalam perjalanan proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan tingkat rendah,  terjadi pergiliran secara teratur antara keturunan yang menghasilkan sel-sel kelamin atau dan keturunan yang menghasilkan spora. Tumbuhan yang mengalami daur hidup demikian itu disebut tumbuhan yang mempunyai pergiliran keturunan atau metagenesis.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 9:31:00 AM
Tags :

Related : Pengertian Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan

0 komentar:

Post a Comment