Monday, February 22, 2016

Pengertian Sel Darah Merah dan Fungsinya

Pengertian Sel Darah Merah dan Fungsinya - Sel darah dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sel darah merah, sel darah putih dan keping-keping darah. Sel darah merah berbentuk bulat pipi, bagian tengahnya cekung, dan tidak berinti. Sel darah merah berwarna merah karena mengandung hemoglobin yang dilindungi oleh senyawa protein yang mengandung zat besi.

Darah merah dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih. Selanjutnya, darah beredar ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah. Umur sel darah merah lebih kurang 120 hari. Sel darah merah yang telah tua akan dibongkar oleh hati dan limpa. Dalam hati, hemoglobin diubah menjadi zat warna empedu yang kemudian ditampung dalam kantong empedu. Bilirubin ini berfungsi memberi warna pada feses. Zat besa yang terdapat pada hemoglobin kemudian dilepaskan digunakan untuk membentuk sel darah merah baru.

fungsi sel darah merah,  ciri ciri sel darah merah , sel darah putih  penyakit sel darah merah,  penyembuhan sel darah merah,  pengertian eritrosit

Fungsi sel darah merah adalah mengikat oksigen dan karbondioksida. Bagian sel darah merah yang sangat berperan dalam mengikat oksigen adalah hemoglobin. Proses pengikatan oksigen oleh hemoglobin dalam paru-paru dapat diistilahkan sebagai berikut:

Hb (Hemoglobin) + O2 (Oksigen) ----HbO2 (Oksihemoglobin)

Karbondioksida lebih mudah larut dalam air daripada oksigen. Karbondioksida mudah berikatan dengan air dalam plasma darah membentuk asam karbonat. Asam karbonat kemudian membebaskan ion hidrogen yang menyebabkan PH darah akan turun.  Apabila karbon dioksida diangkut dengan cara ini, metabolisme tubuh akan terganggu. Agar tidak dapat membahayakan tidak lebih dari 5% sampai 10% karbon dioksida yang menghasilkan jaringan mengalami pengangkutan dengan cara ini.

Baca juga: Pengertian Sel Darah Putih dan Fungsinya

Selebihnya, pengangkutan karbondioksida dilakukan oleh sel darah merah. Sekitar 25% karbon dioksida berikatan dengan hemoglobin dalam sel darah merah membentuk kearbamibohemoglobin. Karbondioksida tidak bergabung dengan hemoglobin di tempat yang sama pada oksigen. Sel darah merah dari jantung dan sampai sel-sel tubuh akan membebaskan oksigen. Pengikatan oksigen oleh hemoglonin ini akan menaikan pembebasan karbondioksida. pengangkutan karbondioksida dapat berlangsung dengan aman dan cepat.

Pada kondisi normal, jumlah sel darah dalam tubuh manusia lebih kurang 5 juta tiap MM3. Lingkung juga mempengaruhi jumlah sel darah merah dalam tubuh seseorang. Makin tinggi suatu tempat kadar oksigen di atmosfer semakin berkurang. Orang yang hidup di daratan tinggi mengadakan adaptasi dengan cara memperbanyak jumlah sel darah merah agar kebutuhan oksigen tubuh tetap tercukupi.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 11:48:00 PM
Tags :

Related : Pengertian Sel Darah Merah dan Fungsinya

0 komentar: