Monday, February 1, 2016

Reproduksi Generatif (Seksual) Pada Hewan

Reproduksi Generatif Pada Hewan - Seperti halnya pada tumbuhan, pada hampir semua jenis hewan mulai dari porifera sampai vertebrata melakukan reproduksi secara seksual. seperti juga pada tumbuhan, alat reproduksi seksual hewan terdiri atas alat kelamin jantan dan betina. Alat kelamin jantan disebut testis yang menghasilkan sel kelamin jantan atau yang disebut dengan sperma alat kelamin betina yang menghasilkan sel telur atau ovum.

Umumnya, satu individu hewan hanya memiliki satu alat kelamin yaitu alat kelamin jantan atau betina. Akan tetapi, pada beberapa hewan seperti cacing tanah siput dan hydra, satu individu mempunyai dua macam alat kelamin sehingga mampu menghasilkan ovum maupun sel sperma. baca juga pengertian reproduksi vegetatif pada tumbuhan dan hewan


reproduksi vegetatif  reproduksi generatif pada hewan  reproduksi generatif dan vegetatif pada tumbuhan  reproduksi generatif dan vegetatif  reproduksi generatif (seksual)  reproduksi generatif jamur ascomycota  reproduksi generatif jamur zygomycota  fase reproduksi generatif pada aurelia sp

Hewan-hewan seperti ini disebut walaupun hewan hermafrodit memiliki dua alat kelamin, hewan ini masih memerlukan pasangan untuk bereproduksi seksual pada pemasakan ovum dan sperma dalam alat alat kelaminnya tidak bersamaan waktunya.


Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Proses pembentukan sel kelamin atau gamet disebut gametogenesis.  Gematogenesis pada hewan dibedakan menjadi pembentuk sel kelamin jantan atau spermatogenesis dan pembentuk sel kelamin betina Oogenesis.

Spermatogenesis terjadi di dalam testis. Di dalam testis terdapat spermatogonium yang merupakan sel sel induk sperma. Spermatogonium diploid membelah secara mitosis menghasilkan dua sel spermatosit primer diploid.  

Setiap sel spermatosit primer akan membelah secara meiosis. Pembelahan meiosis terjadi pada pembelahan meiosis pertama, sel spermatosit primer membelah dan menghasilkan dua sel yaitu sel spermatosit sekunder. Selanjutnya, pada pembelahan meiosis kedua, spermatosit sekunder membelah dan menghasilkan 4 sel spermatid yang haploid. Kemudian, sperma tidak akan berkembang menjadi spermatozoa.

Oogenesis terjadi di dalam ovarium. Di dalam ovarium, terdapat sel induk ovum oogenesis yang haploid. oogneniumm membelah secara mitosis menghasilkan dua sel oosit primer yang diploid. Seperti hal nya pada spermatogenesis, setiap oosit primer akan membelah secara meiosis dalam dua tahap. 

Pada meiosis pertama, sel oosit membelah menjadi satu sel telur yang haploid dan satu badan polar sekunder. Sel badan polar primer membelah mejadi dua sel badan polar sekunder. tiga  sel badan polar sekunder akan terdengar generasi.

Pembuahan Pada Hewan

Pembuahan merupakan proses peleburan antara inti sel sperma dan sel telur. Hewan akuatik atau hewan yang hidup di air dapat melakukan pembuahan dengan perantara air yang ada di sekitarnya. Pembuahan pada hewan hewan di luar tubuh induk betina sehingga dikenal dengan istilah pembuahan eksternal.

Melalui mekanisme perangsangan oleh induk jantan terhadap induk betina induk betina, melepaskan sel sel telur yang jumlahnya sangat besar secara bersama-sama ke dalam air di mana mereka hidup.  Pada saat berikutnya, induk jantan mengeluarkan sel sel sperma dan sel telur sehingga terjadi pembuahan. 

Sebaliknya, pada hewan-hewan lain yang bukan organisme akuatik pembuahan yang terjadi dikenal dengan pembuahan internal. pembuahan internal terjadi di dalam tubuh induk betina. Hewan-hewan jantan mempunyai alat yang disebut penis yang mengeluarkan sperma dan tubuh hewan betina.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 2:42:00 AM
Tags :

Related : Reproduksi Generatif (Seksual) Pada Hewan

0 komentar:

Post a Comment