Tuesday, February 23, 2016

Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem Pernapasan pada Manusia - Pernapasan atau respirasi adalah seluruh proses mulai dari pemasukan udara, pengambilan oksigen dan penggunaan oksigen untuk oksidasi, sampai dengan pengeluaran zat-zat sisa pernapasan. Oksigen di dalam tubuh digunakan untuk membakar zat-zat makanan atau proses oksidasi.

Peristiwa oksidasi di dalam sel tubuh disebut juga dengan oksidasi biologi. Oksidasi biologi menghasilkan sebuah energi dan mengeluarkan zat sisa berupa karbondioksida dan uap air. Jadi, tujuan dari pernapasan adalah untuk mendapatkan energi.

Sistem Pernapasan Pada Manusia, sistem pernapasan pada manusia,  sistem pernapasan manusia pdf, sistem pernapasan manusia power point, makalah sistem pernapasan manusia, sistem pernapasan manusia ppt

Pernapasan secara tidak langsung dapat terjadi dalam dua tahap. Tahap pertama disebut dengan respirasi luar, yaitu sebuah proses pemasukan oksigen dari luar tubuh ke dalam aliran darah dan pengeluaran karbondioksida melalui paru-paru. Tahap kedua adalah respirasi atau internal, yaitu proses pertukaran gas dari aliran darah menuju ke sel tubuh dan sebaliknya. baca juga sistem peredaran darah manusia

Proses tersebut meliputi pengikatan oksigen dan pelepasan karbondioksida oleh sel-sel tubuh. Kedua proses itu terjadi di dalam tubuh serta berlangsung sangat cepat dan terus menerus.

Alat-alat Pernapasan pada Manusia

Alat pernapasan manusia terdiri atas hidung, pangkal tenggorokan, batang tenggorokan dan paru-paru.

1. Hidung
Hidung merupakan alat pernapasan yang secara langsung berhubungan dengan udara luar. Ketika udara melewati hidung, udara yang kita hirup akan mengadakan kontrak dengan rambut-rambut hidung dan permukaan selaput lendir. Rambut-rambut halus dan selaput lendir yang terdapat pada rongga hidung akan menyaring udara.

Selain itu, Selaput bening juga mengatur kelembaban udara. Udara dari luar mendapatkan pemanasan oleh pembuluh Pembuluh darah yang terdapat di sekitar selaput lendir. Melalui pernapasan tersebut, udara diatur suhunya agar sesuai dengan suhu badan yaitu 36 derajat Celcius sampai 37 derajat Celcius. Jadi, udara sampai ke paru-paru dalam keadaan bebas dari debu, hangat dan lembab.

2. Pangkal Tenggorokan
Pangkal tenggorokan atau sering disebut dengan laring terletak di belakang rongga mulut dan rongga hidung. Di dalam pangkal tenggorokan terdapat jakun yang merupakan tempat selaput suara. Jakun terdiri atas perisai tulang rawan, katup, pangkal tenggorokan dan gelang-gelang tulang rawan.

Katup pangkal tenggorokan disebut juga dengan epiglotis. Epiglotis berfungsi mencegah Makanan masuk ke tenggorokan pada waktu kita menelan makanan. Caranya, epiglotis turun menutupi jalan udah pada pangkal tenggorokan sehingga makanan tidak masuk ke batang tenggorokan, tetapi masuk ke kerongkongan.

3. Batang Tenggorokan
Batang tenggorokan atau sering disebut dengan trakea merupakan suatu pipa yang tersusun atas gelang-gelang tulang rawan. Permukaan dalam rangka batang tenggorokan dilapisi oleh selaput lendir. Sel-sel selaput lendir memiliki rambut-rambut getar dan halus. Keduanya berfungsi untuk mengeluarkan atau menolak benda asing selain gas yang maasuk ke saluran pernapasan.

Contoh peristiwa ini adalah proses tersendat. Apabila ada makanan yang masuk ke dalam batang tenggorokan, rambut-rambut getar akan terancam dan mengembangkan makanan tersentak keluar melalui rongga hidung. Batang tenggorokan bercabang menjadi dua cabang batang tenggorokan. Satu cabang batang tenggorokan menuju paru-paru kanan dan satu lagi menuju paru-paru kiri.

4. Paru-Paru
Paru-paru terdiri atas dua bagian yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas 3 lobus. Sedangkan paru-paru kiri tersusun atas dua lobus. Paru-paru diselimuti oleh selaput paru-paru. Bronkiolus bercabang lagi membentuk pembuluh alus yang berujung pada kantong udara atau gelembung paru-paru.

Paru-paru mengandung sekitar 700 juta alveolus. Alveolus dipenuhi oleh pembuluh pembuluh kapiler darah yang membentuk jaringan. Dalam alveolus terjadi pertukaran gas. Gas oksigen yang masuk ke dalam alveolus diikat oleh sel-sel darah merah untuk diedarkan ke sel-sel tubuh. Gas karbondioksida dan uap air yang merupakan sisa proses oksidasi dari sel-sel tubuh dilepaskan untuk membuang melalui hidung.
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 4:22:00 PM

0 komentar