Monday, February 29, 2016

Struktur Batang Dikotil dan Penjelasannya

Struktur Batang Dikotil dan Penjelasannya - Struktur batang pada umumnya terdiri atas tiga jaringan. Diantara lain adalah jaringan epidermis, jaringan korteks dan jaringan stele. 

1. Epidermis
Epidermis pada batang tersusun dari selapis sel yang tersusun rapat tanpa ruang antar sel dan berkutikula. Sel penyusun jaringan epidermis selalu aktif membelah untuk mengimbangi pertumbuhan batang. Fungsi epidermis adalah sebagai lapisan pelindung dari bahaya kekeringan. 

Batang tumbuhan dikotil memiliki lapisan epidermis berupa kulit kayu yang terbentuk dari jaringan gabus. Jaringan gabus tidak dapat ditembus oleh air dan gas. Oleh karena itu, jaringan gabus memiliki celah  berupa lentisel untuk memelihara pertukaran gas.

struktur dan fungsi jaringan batang dikotil, bagian bagian struktur batang dikotil, struktur batang dikotil dan monokotil, perbedaan struktur batang dikotil dan monokotil, struktur batang dikotil dan monokotil beserta fungsinya, susunan batang dikotil, struktur akar dikotil, fungsi batang dikotil
Batang Dikotil

2. Korteks
Struktur batang yang kedua adalah kontrteks. Korteks batang terutama tersusun dari jaringan Parenkim yang berkloroplas. Sel-sel korteks berdinding tipis dan tersusun tidak beraturan dengan ruang antar sel yang cukup lebar. Beberapa jenis tumbuhan seperti rumput-rumputan memiliki jaringan sklerenkim sebagai jaringan penguat pada korteks batang. Sedangkan tumbuhan sejenis timus pada umumnya tidak memiliki jaringan penguat. 

Lapisan korteks yang paling dalam yang berbatasan dengan silinder pusat memiliki Sel yang berbentuk susunan yang khas. Lapisan sel yang menjadi batas antara korteks serta silinder pusat pada akar harus dinamakan dengan endodermis. Lapisan serupa terdapat juga pada batang banyak mengandung butir-butir zat tepung. Oleh karena itu, endodermis batang disebut dengan sarung tepung. baca juga

4. Silinder Pusat
Silinder pusat atau stele tersusun dari beberapa jaringan. Antara lain adalah berkas pengangkut empulur dan perikambium. Perikambium disebut juga dengan perisikel yang mana merupakan lapisan sel yang paling tepi dari silinder pusat. Di sebelah dalam terdapat jaringan parenkim dengan berkas-berkas pembuluh pengangkut. 

Berkas pengangkut terdiri atas xilem dan floem yang merupakan kelanjutan dari xilem dan floem pada akar. Empulur terletak di bagian tengah atau inti batang tersusun dari jaringan parenkim. Contohnya beberapa batang tumbuhan mengalami-kerusakan selama masa pertumbuhan sehingga banyak membentuk ruang antar sel. Batang tumbuhan tertentu memiliki Saluran getah yang terletak di dalam silinder pusat.

Xilem dan floem di dalam batang dianggap sebagai suatu berkas pembuluh angkut. Batang tumbuhan dikotil ternyata memiliki sejumlah berkas pengangkut yang masing-masing terus tersusun dari 1 ikatan pembuluh xilem di sebelah dalam dan satu ikatan pembuluh floem di sebelah luar. Susunan yang demikian itu dinamakan dengan berkas pembuluh angkut kolateral.

Berkas pembuluh angkut tumbuhan dikotil memiliki kambium di antara xilem dan floem. Kambium merupakan jaringan meristem yaitu memiliki sel yang aktif untuk membelah. Kambium yang terletak di dalam berkas pembuluh dinamakan dengan kambium pasif. Sedangkan, kambium yang terletak di antara dua berkas pembuluh angkut disebut dengan kambium interfasis. Kambium fasis dan kambium interfasis membentuk suatu lingkaran penuh pada penampang melintang batang.

Pertumbuhan kambium kearah luar membentuk kulit dan kearah dalam membentuk kayu. Kecepatan pertumbuhan kambium dipengaruhi oleh persediaan air dan zat makanan. Sel dalam kambium sangat aktif untuk membelah Selama musim hujan sehingga menghasilkan lebih banyak sel dan memperbesar tubuh batang.

Baca juga : Pengertian Fotosintesis Pada Tumbuhan

Oleh karena itu, pembuluh kayu yang terbentuk Selama musim hujan lebih besar dari pada pembuluh kayu yang terbentuk pada musim kemarau. Perbedaan hasil kegiatan kambium pada musim hujan dan musim kemarau tersebut tampak sebagai garis-garis lingkaran tahun pada batang. Dengan menghitung jumlah garis lingkaran tahun dapat diketahui umur tumbuhan dikotil tersebut. Batang tumbuhan dikotil dapat besar karena mempunyai kambium. Batang tumbuhan monokotil tidak dapat membesar karena tidak mempunyai kambium.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 10:23:00 AM
Tags :

Related : Struktur Batang Dikotil dan Penjelasannya

0 komentar: