Monday, March 7, 2016

Pengertian Unsur Makro dan Mikro pada Tumbuhan

Pengertian Unsur Makro dan Mikro pada Tumbuhan - unsur makro adalah unsur yang harus ada dalam tumbuh-tumbuhan dengan jumlah yang sangat besar. Unsur makro terdiri atas karbon hidrogen, oksigen, nitrogen, belerang, fosfor, kalium, kalsium dan magnesium.
 
a. Karbon, Hidrogen, dan Oksigen
Unsur karbon, oksigen, hidrogen diperlukan tumbuhan dalam proses metabolisme. Misalnya fotosintesis, respirasi dan permentasi.  Kelangsungan proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan antara lain untuk menyusun tubuh tumbuhan. 

b. Nitrogen
Unsur nitrogen merupakan salah satu penyusun senyawa protein pada hewan dan tumbuhan. Protein adalah bagian penting dari protoplasma, cadangan makanan, klorofil, enzim dan hormon. Keberadaan unsur nitrogen dalam tubuh tumbuhan bersifat mobil,  Artinya yang mudah dipindahkan dari organ tua ke organ yang muda yang sedang tumbuh.
 
c. Belerang
Belerang merupakan salah satu unsur penyusun senyawa tersebut protein dan sebagai aktif kerja enzim. Belerang diserap dari tanah dalam bentuk ion sulfat melalui akar atau masuk melalui daun berupa SO2. Belerang dalam pertumbuhan merupakan unsur mobil.

Belerang dalam bentuk senyawa anorganik, misalnya asam amino dapat berubah menjadi senyawa anorganik dan diedarkan ke tempat lain untuk membentuk senyawa organik kembali. Peristiwa seperti itu terjadi di daun. Belerang dilepaskan untuk dipindahkan ke buah atau biji yang hampir matang.

d. Fosfor 
merupakan unsur yang mutlak diperlukan meskipun dalam tubuh tumbuhan hanya terdapat dalam jumlah yang sangat kecil. Unsur itu menjadi penyusun utama senyawa gula fospat dalam rangkaian asam nukleat. Asam nukleat adalah bahan menyimpan kode genetik untuk diwariskan keturunannya.

Oleh karena itu, asam nukleat banyak ditemukan pada jaringan meristem di ujung akar, ujung batang dan kambium. Sel-sel penyusun jaringan meristem selalu aktif membelah membentuk sel baru. aktivitas jaringan itu menyebabkan terjadinya pertambahan ukuran panjang dan peningkatan massa.

e. Kalium
Kalium terutama berfungsi untuk mengaktifkan enzim. Pada berbagai proses metabolisme, kalium berperan dalam proses pembelahan sel sintesis karbohidrat, sintesis protein, pembentukan klorofil dan membuka atau menutup stomata. 

Tumbuhan yang kekurangan Kalium mengalami hambatan proses fotosintesis dan peningkatan kegiatan pernapasan. Tanda-tanda tumbuhan kekurangan Kalium yaitu daun berwarna kuning, terdapat bercak-bercak jaringan mati di tengah daratan di sepanjang tepi daun, pertumbuhan terhambat dan batang menjadi mudah patah.

unsur hara mikro,  unsur mikro pada tumbuhan,  contoh unsur mikro , manfaat unsur hara mikro dan makro, macam macam unsur hara mikro  unsur makro,  unsur unsur mikro,  pengertian unsur hara makro dan mikro
Tumbuhan Kekurangan Kalium
 
f. Kalsium

Kalsium pada tumbuhan berfungsi untuk membentuk dinding sel. Kalsium dalam tumbuhan berbentuk kristal-kristal kalsium oksalat. Keberadaan kalsium pada tubuh tumbuhan tidak dapat berpindah dari jaringan tua menjadi jaringan muda. Sebagai akibatnya, tumbuhan yang kekurangan unsur kalsium akan menunjukan hambatan pertumbuhan, yaitu mengeringnya ujung ujung akar atau ujung ujung batang, kekurangan kalsium menyebabkan pengambilan unsur magnesium secara berlebihan sehingga tanaman menjadi keracunan.

g. Magnesium
Magnesium merupakan salah satu penyusun klorofil a dan klorofil B. Kekurangan magnesium mengakibatkan korosis, daun menjadi kuning dimulai dari ujung, sedangkan tulang tulang daun tetap berwarna hijau. Magnesium merupakan aktivator enzim untuk reaksi metabolisme pada proses penguraian Zat gula dan proses respirasi.

Unsur Mikro 

Unsur mikro adalah unsur yang sangat penting yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam jumlah yang sedikit. Unsur mikro terdiri dari mangan, molibdenum, boron, seng, tembaga dan besi. Unsur mikro secara umum berfungsi sebagai bagian-bagian dari enzim pada proses metabolisme. Walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit, unsur mikro mutlak merupakan untuk melangsungkan proses metabolisme tubuh.

Besi berperan pada reaksi fotosintesis dan respirasi. Zat besi bukan untuk unsur penyusun klorofil, melainkan berperan dalam pembentukan inti pada klorofil. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan klorosis.

Boron yang berperan dalam proses metabolisme karbohidrat sehingga kekurangan boron menyebabkan pertumbuhan terhambat.

Seng berperan dalam mempercepat sintesis hormon auxin sehingga kekurangan unsur ini menyebabkan pertumbuhan memanjang pada batang terhambat.

Mangan berperan dalam mengaktifkan kerja berbagai macam enzim. Tanda kekurangan unsur mangan pada tumbuhan adalah klorosis. Daun menjadi pucat dan kekuning-kuningan tidak merata sehingga warna daun menjadi bercak bercak. Selain itu, tembaga juga berfungsi mengaktifkan enzim molibdenum berperan dalam pengubahan nitrat menjadi amonia yang selanjutnya diubah menjadi asam amino. Kekurangan molibdenum menyebabkan sintesis protein terhambat sehingga pertumbuhan juga akan terhambat.

Itulah artikel mengenai Pengertian Unsur Makro dan Mikro pada Tumbuhan, semoga bermanfaat!
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 8:54:00 PM
Tags :

Related : Pengertian Unsur Makro dan Mikro pada Tumbuhan