Wednesday, March 2, 2016

Struktur Daun dan Fungsinya Serta Penjelasannya

Struktur Daun dan Fungsinya - Bentuk daun umumnya pipih dan berwarna hijau, karena mengandung klorofil. Namun, beberapa jenis tumbuhan memiliki daun berwarna merah. Contohnya seperti daun bunga ekor Bajing. Bahkan tumbuhan puring memiliki daun berwarna campuran, diantaranya adalah warna hijau, kuning dan merah.

Fungsi Daun
Daun memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Fungsi daun sebagai tempat keluar masuknya gas karbondioksida oksigen bagian daun yang berfungsi sebagai jalan keluar masuknya ke dua macam gas tersebut adalah tema atau Mulut daun bunga.

b. Fungsi daun sebagai tempat melakukan fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses pengolahan makanan dari karbon dioksida dan air menjadi zat tepung dengan bantuan energi cahaya.

c. Fungsi daun untuk mengatur proses transpirasi atau penguapan. Apabila tubuh tumbuhan kekurangan atau kelebihan air, bagian daun yang dapat mengurangi penguapan adalah lapisan zat lilin atau kutikula yang terdapat pada permukaan atas.

d. Fungsi daun sebagai alat perkembangbiakan secara vegetatif. Contohnya seperti tumbuhan cocor bebek yang dapat membentuk Tunas liar yaitu tunas adventif yang tumbuh di daun.

Baca juga : 📣 Struktur Bunga dan Fungsinya

Bagian-bagian Daun 
Daun yang kamu miliki pelepah daun tangkai daun dan juga memiliki selalu dalam beberapa pelepah daun berbentuk batang semu. Daun yang lengkap umumnya dimiliki oleh tumbuhan monokotil misalnya pohon pisang, pohon pinang dan bambu. Lamina adalah helaian daun yang mengumpulkan cahaya matahari tangkai daun adalah bagian yang melak akan daun pada batang mentimun dan bambu.

Struktur Daun
Hampir sama dengan yang telah kita pelajari pada bagian batang, Jaringan penyusun daun yang pertama ialah epidermis, parenkim dan Berkas berkas pengangkut. Tangkai daun dan tulang daun yang masih berbentuk silinder mempunyai susunan seperti batang, akan tetapi tidak memiliki kambium. Helaian daun dapat diumpamakan sebagai batang dan pipih. Sesuai dengan fungsinya untuk menangkap cahaya matahari dan penguapan air.

Struktur Daun dan Fungsinya serta Penjelasannya
Bagian-bagian Daun

Epidermis terdiri atas satu sel yang terletak di permukaan atas dan permukaan bawah daun. Sel penyusun epidermis umumnya tidak mengandung kloroplas, kecuali pada tumbuhan air yang seluruh tubuhnya terendam. Permukaan luar dinding sel epidermis atas berlapis kutikula untuk mengurangi penguapan air. Kadang-kadang juga terdapat lapisan lilin atau rambut-rambut sebagai pelindung tambahan. Tumbuhan xerofit yang hidup di darat yang tandus memiliki lapisan kutikula yang sangat tebal.

Pada lapisan epidermis juga terdapat mulut daun atau stoma yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas. Stosm  atau lubang kecil yang dapat ditemukan di lapisan epidermis permukaan daun yang sama secara lebih banyak terdapat di permukaan bawah daun.  Tumbuhan air yang terapung misalnya teratai hanya memiliki stoma di permukaan atas daun.

Masing-masing stoma terdiri atas sebuah lubang atau Celah yang dibentuk oleh dua sel penjaga berbentuk ginjal. Sel-sel yang mengelilingi stoma disebut dengan sel pengiring. Sel-sel penjaga bersatu di bagian ujungnya tetapi terpisah di bagian tengah.
Ketika sel penjaga menyerap air, dinding luarnya mengembang sehingga stoma terbuka bagi pertukaran gas. Stoma terbentuk pada waktu malam hari atau ketika kehilangan banyak air.
Bagian daun yang terletak di atas lapisan epidermis atas dan epidermis bawah dan jaringan pengangkut disebut mesofil. Mesofil merupakan jaringan Parenkim yang tersusun atas sel Sel berdinding tipis. Berdasarkan bentuk selnya jaringan itu dibedakan menjadi jaringan tiang dan jaringan bunga.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 2:08:00 PM
Tags :

Related : Struktur Daun dan Fungsinya Serta Penjelasannya

0 komentar: