Tuesday, August 30, 2016

Pengertian Unisono dan Contohnya

Pengertian Unisono dan Contohnya - Bernyanyi unisono ialah bernyanyi satu suara yaitu menyanyikan melodi suatu lagu. Partitur lagu secara unisono hanya melodi pokoknya saja. Lagu daerah yg artinya warisan budaya dapat dinyanyikan secara unisono.


Mengenal Warisan Budaya serta Menyanyikan Lagu Daerah Secara Unisono

Warisan budaya Indonesia beraneka ragam. Lagu-lagu daerah adalah kekayaan serta warisan budaya Indonesia. Warisan budaya Indonesia yang diakui dunia (UNESCO) dan  dikelompokkan menjadi, warisan alam, cagar alam atau situs, dan  karya tidak benda. Warisan budaya yg telah diakui antara lain Taman Nasional Ujung Kulon di Banten, Taman Nasional Komodo pada Nusa Tenggara Timur, Taman Nasional Leuser di Aceh, Candi Borobudur serta Prambanan, Situs insan purba pada Sangiran, wayang kulit, keris, batik, angklung, subak di Bali, noken berasal Papua, dan  tari Saman berasal Aceh.
 
Pengertian Unisono dalam bernyanyi

 
Ayo kita praktikkan bernyanyi lagu daerah berikut secara unisono.
- Anging Mamiri
- O Ina Ni Keke
- Bungong Jeumpa

Teknik Vokal dan Organ Suara manusia


Teknik Vokal
Dalam program pencarian talenta pada televisi. Kata-kata dalam teknik vokal acapkali kita temukan di komentar dewan juri. Kata-kata itu diantaranya: kejelasan ucapan, kebenaran pemenggalan ucapan di kalimat lagu (frasering), perilaku dalam bernyanyi, dan  kemampuan menyanyikan nada tinggi dan  rendah. Berikut adalah arti kata tersebut.
 
1. Artikulasi artinya cara pengucapan kata demi istilah yg baik serta jelas.
2. Phrasering artinya hukum pemenggalan kalimat yg baik dan sahih sehingga praktis dimengerti dan sesuai menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
3. Intonasi merupakan tinggi rendahnya suatu nada yang wajib dijangkau menggunakan sempurna.

Teknik Pernapasan

Pernapasan pada teknik vokal dikelompokkan menjadi 3, yaitu seperti berikut.
1. Pernapasan Bahu
Melakukan pernapasan dengan menarik napas mengangkat bahu buat mengisi paru-paru. Cara mirip ini tak baik sebab napas yg didapatkan dangkal atau udara yang terhirup minim sebagai akibatnya kalimat yang diucapkan tak jarang terputus-putus.

2. Pernapasan Dada
Melakukan pernapasan dengan membusungkan dada saat menarik napas. Cara mirip ini pula tidak baik karena jadi terkesan cepat lelah. Akibatnya, bunyi tidak stabil dan  terputus-putus.

3. Pernapasan Diafragma
Lazim kita sebut dengan pernapasan rongga perut, yaitu melakukan pernapasan dengan mengembangkan rongga perut atau diafragma. Cara ini merupakan pernapasan yang optimal buat bernyanyi sebab akan membuat napas yang panjang, ringan, santai sebagai akibatnya produksi bunyi lebih bermutu.

Pengambilan napas pada waktu memulai lagu atau awal kalimat lagu dapat dilakukan dengan menarik napas melalui hidung dengan kalem. Namun, Bila di ketika bernyanyi atau pada tengah lagu, usahakan pengambilan nafas dilakukan menggunakan singkat atau dengan mendengkus, mirip kita mencium aroma yg harum atau aroma makanan yg sedap.

Dalam pernapasan yang demikian, kita hanya membuatkan pernapasan alami yang kita miliki. Akan tetapi, Bila pernapasan alami naik turunnya sama, sedangkan bernyanyi menarik napas dengan cepat serta mengeluarkannya menggunakan sehemat mungkin sebab tujuan utama kita adalah merampungkan satu kalimat dalam satu tarikan napas. Dengan demikian, kalimat yg kita ucapkan atau nyanyikan terdengar merdu dan bermutu, tidak tersendat-sendat.

Bernyanyi Dengan Latihan Vokal

Latihan vokal bisa dilakukan sambil menyanyi, yaitu dengan melakukan eksplorasi lagu contoh (lagu yg sudah dikenal). Lagu model tersebut dinyanyikan menggunakan cara merubah nada dasar secara berturut-turut naik serta turun. Praktikkanlah lagu Apuse dari Papua.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 1:26:00 AM
Tags :

Related : Pengertian Unisono dan Contohnya

0 komentar:

Post a Comment