Tuesday, September 20, 2016

Pengertian BIOS dan Fungsinya Pada Komputer

Pengertian BIOS dan Fungsinya - BIOS adalah tempat penampung atau penyimpan perintah internal command yang sudah dibuat oleh perusahaan komputer. BIOS merupakan program build-in yang bisa digunakan untuk mengontrol keyboard, tampilan layar, disk drive, komunikasi serial, dan fungsi-fungsi khusus lainnya. Fungsi-fungsi tersebut menyediakan akses tingkat rendah atau low-level ke perangkat keras komputer.

Pengertian BIOS dan Fungsinya Pada Komputer
BIOS
Biasanya, BIOS tersimpan di dalam chip ROM yang telah tertanam dalam komputer. Tugas BIOS juga melakukan booting atau inisialisasi pada waktu komputer baru di nyalakan. Jenis BIOS yang umum digunakan komputer sekarang ini adalah flash BIOS. Flash BIOS berfungsi untuk mengubah bentuk komputer seperti tipe hardisk, disk drive, manajemen daya listrik, dll sesuai dengan keinginan kita.

Baca juga : Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya

BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.

Fungsi BIOS Pada Sistem Komputer

BIOS pada sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang bisa melakukan hal-hal berikut.

1. BIOS berfungsi melakukan Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian pada perangkat keras, dalam sebuah proses yang disebut dengan POST (Power On Self Test).
2. BIOS juga berfungsi memuat serta menjalankan sistem operasi OS.
3. BIOS berfungsi mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer seperti tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, dan kestabilan komputer).
4. BIOS membantu sistem operasi OS dan aplikasi dalam proses pengaturan hardware dengan memakai BIOS Runtime Services.

Baca Juga: Pengertian Booting

BIOS menyediakan interface komunikasi tingkat rendah/low-level dan mampu mengendalikan berbaagi jenis perangkat keras seperti keyboard. Karena BIOS dekat dengan perangkat keras, maka BIOS umumnya dibuat dengan memakai bahasa rakitan (assembly) yang dipakai oleh mesin yang bersangkutan.

Komponen BIOS

Dalam BIOS, ada komponen-komponen dasar sebagai berikut.
1) Program BIOS Setup yang dapat membuat kalian untuk mengubah konfigurasi komputer. BIOS dapat menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan harware yang lumayan rumit apabila dilakukan secara langsung.

2) Driver untuk perangkat keras dasar, contoh video adapter, perangkat input/input device, prosesor, dan perangkat-perangkat lainnya untuk OS 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).

3) Program bootstraper utama yang dapat membuay komputer melakukan proses booting ke dalam sistem operasi/OS yang terpasang.

Baca juga : Pengertian Sistem Operasi

BIOS sering disebut sebagai ROM BIOS karena memang pada awalnya BIOS tersimpan dalam chip  read only memoryatau ROM dalam motherboard. Alasan mengapa BIOS disimpan di dalam ROM, adalah supaya BIOS bisa dieksekusi pada saat komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpanan terlebih dahulu

Akan tetapi BIOS dalam komputer modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulis ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, saat ini sebutan Flash BIOS lebih populer jika dibandingkan dengan ROM BIOS.

Meskipun BIOS disimpan dalam ROM, namun konfigurasi BIOS tidak tersimpan dalam ROM karena ROM mempunyai sifta yang status. akan tetapi di sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-Time Clock atau RTC, yang berupa Non-Volatile Random Access Memory atau NVRAM.

Baca juga: Pengertian Booting dan Contohnya

Pembuat BIOS

Dibawah ini adalah beberapa perusahaan yang menyediakan BIOS, antara lain adalah:
1. Award Software, yang melouncing Award BIOS dan Award Modular BIOS, serta Award Medallion BIOS.
2. Phoenix Technologies, yang meluncurkan Phoenix BIOS dan setelah melakukan merjer dengan Award Software, meluncurkan Phoenix- Award BIOS.
3. American Megatrends Incorporated (AMI), merilis AMI BIOS dan AMI WinBIOS.
4. Microids Research.
5. Para OEM (Original Equipment Manufacturer), seperti Hewlett- Packard/Compaq, IBM/Lenovo, Dell Computer, dll.

Itulah Pengertian BIOS dan Fungsinya Pada Komputer yang dapat saya paparkan pada postingan ini, semoga setelah membaca Pengertian BIOS dan Fungsinya Pada Komputer kalian lebih memahami lagi apa itu bios? apa fungsi bios?
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 12:42:00 AM
Tags :

Related : Pengertian BIOS dan Fungsinya Pada Komputer

0 komentar:

Post a Comment