Selasa, 06 September 2016

Pengertian Budaya Politik

;
Pengertian Budaya Politik - Pengertian Budaya Politik yaitu suatu perilaku dari masyarakat dalam kehidupan bernegara, pemerintahan, Politik, adat istiadat, hukum, pengadaan Administrasi Negara dan Norma-norma yang dihayati oleh Seluruh Anggota Masyarakat dalam menjalani hidup mereka di setiap harinya.

Budaya Politik juga bisa diartikan sebagai satu sistem bersama masyarakat yang bernilai dan memiliki kesadaran untuk memberikan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan penentuan kebijakan publik untuk Masyarakat semuanya.


Pengertian Budaya Politik

Pengertian Budaya Politik secara Umum 

Secara umum, Budaya politik dapat diartikan sebagai system keyakinan dan nilai yang telah dimiliki bersama oleh masyarakat. Namun, telah kita ketahui bahwa setiap unsur dari lapisan berbagai Masyarakat berbeda-beda Budaya Politiknya.

Almond dan Verba berpendapat bahwa budaya politik adalah suatu sikap orientasi yang khas dari Warga Negara terhadap Sistem Politiknya termasuk seluruh bagian dalamnya dari Politik tersebut dan perlakuan Pemerintah pada Warga Negara yang ada didalam Negara mereka. Dengan kata lain bagaimana distribusi pola-pola orientasi khusus menuju tujuan politik di antara masyarakat bangsa itu. Lebih jauh mereka menyatakan bahwa warga negara senantiasa mengidentifikasikan diri mereka dengan simbol simbol dan lembaga kenegaraan berdasarkan orientasi yang mereka miliki. Dengan orientasi itu pula mereka menilai serta mempertanyakan tempat dan peranan mereka di dalam sistim politik.

Berikut ini adalah beberapa Pengertian Budaya Politik yang saya sajikan supaya kita semua tahu lebih teoritisnya lagi. Berikut dibawah ini:

1. Budaya politik dapat diartikan sebagai Aspek Politik dari nilai-nilai yang terdiri atas pengetahuan mitos, takhayiul dan adat istiadat. Semuanya dikenal dan diketahui oleh sebagian besar Masyarakat.Budaya Politik tersebut dan mereka sekaligus memberikan alasan Rasional untuk menolak dan mempertahankan argument dari norma lain yang mereka anggap salah.

2. Budaya politik bisa dilihat dari aspek generik dan aspek doktrinnya. Yang pertama, menekankan pada materi atau isinya seperti Demokrasi, Sosialisme atau Nasionalisme. Yang kedua, yaitu dari aspek doktrinnya ialah menganalisis peranan, bentuk dan ciri-ciri Budaya Politik, seperti contoh militant, terbuka dan tertutup.

3. Pengertian Budaya Politik hakikatnya hal yang menyangkut masalah nilai-nilai adalah prinsip dasar untuk jadi landasan suatu pandangan hidup yang berhubungan dengan masalah dan tujuan.

4. Bentuk dari Budaya Politik menyangkut pada sikap dan norma.

Bagian Budaya Politik


Dari sumber yang saya baca, Budaya Politik itu terbagi kedalam 3 bagian, yaitu sebagai berikut:
1. Budaya politik apatis (cendrung pasif, acuh dan tidak peduli samasekali)
2. Budaya politik mobilisasi (dimobilisasi atau didorong dan dikontrol)
3. Budaya politik partisipatif (selalu aktif)

Budaya Politik yang Berkembang di Negara Indonesia


Selanjutnya saya hanya akan memberikan sedikit gambaran tentang Politik di Negara Indonesia, yang lebih lanjutnya lagi nantinya harus kita  jauh telaah kembali dan buktikan kembali. Ini hanya secara Globalnya saja. Berikut dibawah ini saya bagikan:

1. Konfigurasi subkultur di Negara Indonesia masih beraneka ragam, walaupun tidak sekompleks yang dihadapi oleh Negara India.

2. Budaya politik di Indonesia yang bertipe Parokial-kaula disatu pihak dan budaya politik partisipan dilain pihak, disatu segi masih ketinggalan dalam mempergunakan hak dan dalam mengemban tanggung jawab politiknya.

3. Dalam Budaya Politik Indonesia, Sikap primordial masih kuat berakar, yang dikenal melalui indikatornya berupa sentimen kesukaan, kedaerahan, keagamaan perbedaan pendekatan terhadap keagamaan tertentu.

4. Budaya Politik Indonesia masih cendrung mencerminkan sikap paternalisme dan sifat patrimonial.

5. Budaya Politik Indonesia masih dilema interaksi mengenai introduksi modern (dengan segala konsekuensinya) memakai pola yang lama berakar sebagai salahsatu tradisi yang ada dalam Masyarakat.

6. Budaya Politik Indonesia mempunyai Hirarki yang Tegar/Ketat
Masyarakat Jawa, dan sebagian besar masyarakat lain di Indonesia, pada dasarnya bersifat hirarkis. Stratifikasi sosial yang hirarkis ini tampak dari adanya pemilahan tegas antara penguasa (wong gedhe) dengan rakyat kebanyakan (wong cilik). Masing-masing terpisah melalui tatanan hirarkis yang sangat ketat. 

7. Kecendrungan Patronage
Pola hubungan Patronage merupakan salahsatu dari Budaya Politik yang sangat terlihat dan signifikan di Negara Indonesia. Hubungan ini sifatnya individual. Dalam kehidupan berpolitik, munculnya Budaya Politik semacam ini sangat tampak terlihat lebih banyak dikalangan para Pelaku Politik. Mereka lebih memilih mencari dukungan dari atas daripada menggali dukungn dari basisnya.


8. Kecendrungan Neo-patrimonisalistik
Salah satu kecendrungan dalam kehidupan Politik di Indonesia ialah adanya kecendrungan dikarenakan Budaya Politik yang bersifat neo-patrimonisalistik, yang artinya meskipun memiliki atribut yang bersifat rasionalistik dan bersifat modern seperti birokrasi, perilaku Negara masih memakai Budaya Politik dan tradisi Politik yang memiliki sifat Kecendrungan Neo-patrimonisalistik.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 13.48.00
Tags :

Related : Pengertian Budaya Politik

0 komentar:

Posting Komentar