Langsung ke konten utama

Pengertian Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan

Pengertian Kewarganegaraan Dan Pewarganegaraan - Dalam pejaran PPKN, Kita sering mendengar istilah warga negara, kewarganegaraan dan pewarganegaraan. Ketiga istilah ini mempunyai pengertian yang berbeda. Jika kemarin kita membahas tentang pengertian warga negara dan penduduk, maka pada kesempatan ini kita akan sama-sama belajar memahami tentang pengertian kewarganegaraan dan pewarganegaraan. Lalu apa pengertian dari kewarganegaran dan pewarganegaraan?

Pengertian Warga Negara

Setelah dilihat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari Warga Negara adalah sekumpulan orang yang menempati sebuah wilayah atau Negara yang disebabkan Karena tempat kelahiran, anggota keluarga yang pindah dan sebagainya. Seorang Warga Negarapun diberi hak dan kewajiban penuh sebagai seorang Warga Negara dari Negara itu sendiri.


Jika dilihat dalam UUD No. 12 Thn 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia di pasal 01 dalam angka (1): pengertian Warga Negara ialah Warga suatu Negara yang dicatat dan ditetapkan dalam peraturan Perundang-undangan dan memenuhi Syarat Kewarganegaraan.



Secara umum, pengertian Warga Negara dapat didefinisikan Anggota/Elemen didalam suatu Negara yang mempunyai peruntungan antara timbal-balik dengan Negaranya. Warga Negara didalam kata Bahasa Inggris ditulis menggunakan kata citizens. Seorang dapat menjadi Warga Negara jika telah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh suatu Negara yang ingin dia tempati.

Secara Khusus, Warga Negara merupakan seorang yang secara Resmi dan tercatat mengikutsertakan menjadi bagian dari satu penduduk Negara dan seorang tersebut menjadi salahsatu unsur Negara, yaitu Rakyat.
Atau Pengertian warga negara itu Warga dari suatu Negara yang detetapkan berdasarkan UUD yang berlaku dalam Negara tersebut.

Warga Negara didefinisikan atau diberi pengertian yaitu salah satu unsur pokok sebuah Negara. Dan masing-masing Warga Negara itu diberi kewajiban serta hak yang harus dijamin dan dilindungi waktu pelaksanaannya. Warga negara ialah seorang Rakyat yang menetap pada satu Wilayah, dan juga Rakyat tertentu dalam sebuah Negara. seluruh Warga Negara harus menerima dan memberikan hak serta kewajibannya terhadap Negaranya dan terhadap dirinya sendiri. Sebaliknya, Negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungannya kepada setiap Warga Negaranya.

Pengertian Kewarganegaraan

Didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang saya baca, pengertian/definisi Kewarganegaraan ialah suatu hal yang berhubungan dengan Warga Negara dan Keanggotaannya sebagai Warga Negara. 

Terdapat pula pada pasal 01 angka (2) UUD No.12 Th 2006, ada pengertian Kewarganegaraan ialah segala hal-ikhwal yang berhubungan dengan Warga Negara. Didalam bahasa Inggris, Kewarganegaraan terkenal dengan kata citizenship, yang artinya yaitu keanggotaan yang menunjukan hubungan antara Negara dan Warga Negaranya. Istilah dari kata Kewarganegaraan bisa kita bedakan pada arti yuridis dan sosiologis.

Kewarganegaraan pada arti kalimat yuridis diberi tanda dengan adanya ikatan/hubungan Hukum antara orang-orang dengan Negara. Adanya hukum tersebut dapat menimbulkan akibat terhadap suatu hukum tertentu. Tanda dari adanya ikatan hukum tersebut antara lain yaitu adanya Akta Kelahiran Warganya, Surat Pernyataan Kewarganegaraan, dan bukti Kewarganegaraan. 

Baca Juga : Pengertian Hukum, Tujuan Hukum dan Unsur Hukum

Kewarganegaraan didalam kalimat arti sosiologis tidak diber/ditandai dengan ikatan/hubungan hukum. Namun, ditandai dengan ikatan emosional. seperti ikatan sejarah, ikatan keturunan, ikatan perasaan dan ikatan tanah air. Dalam kalimat lain, ikatan ini ada karena dari penghayatan Warga Negara yang bersangkutan. seseorang yang telah memiliki bukti kewarganegaraan tidak jatuh pada kekuasaan Negara lain. Dengan itu pula Negra lain tidak bisa menghukum kepada orang yang bukan Warga Negaranya.

Mari kita coba ulas lebih jauh lagi masalah pengertian Kewarganegaraan!
Ada yang mendefinisikan Kewarganegaraan merupakan sesuatu yang berhubungan dengan Warga Negara serta Keanggotaannya sebagai Warga Negara. Seorang Warga Negara mempunyai hak untuk memiliki paspor dari Negara yang dianggotainya bila dia berkunjung ke Negara yang lain.

Ada lagi yang mena’rifkan bahwa Kewarganegaraan adalah suatu bagian dari konsep Pemerintahan. Warga Negara yang ada di suatu Kota atau Kabupaten bisa disebut sebagai Warga Kota atau Warga Kabupaten karena dua-duanya adalah Satuan Politik.

Dalam Otonomi Daerah, pernyataan ini jadi suatu hal yang sangat penting, karena masing-masing dari Satuan Politik tersebut memberikan hak yang berbeda-beda bagi setiap Warganya.

Kata Kewarganegaraan ada  kemiripan/kesamaan dengan kalimat kebangsaan. Yang membedakannya yaitu hak-hak untuk bisa aktif didalam dunia Politik. ada kemungkinan didalam memperoleh Kebangsaan tanpa menjadi Warga Negara contohnya yaitu seperi secara hukum menjadi subyek suatu Negara dan berhak mendapatkan perlindungan tanpa mempunyai hak-hak dalam dunia Politik. Memungkinkan juga untuk mempunyai hak Politik tanpa menjadi salahsatu Anggota Bangsa dari Negara Tersebut.

Pengertian Pewarganegaraan

Kita buka lagi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), setelah dibuka ternyata pengertian pewarganegaraan itu adalah Proses, perbuatan dan cara Mewarganegaraan.

Dalam Pasal 01 nomor (3) UUD No. 12 Thn. 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, pengertian Pewarganegaraan ialah cara untuk orang asing dalam memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan.

Sekarang akan saya perjelas mengenai Pengertian dari Pewarganegaraan. Pengertiannya yaitu suatu proses atau usaha dari seseorang dalam mendapatkan mewarganegarakan dirinya. Dalam UU, pengertian pewarganegaraan adalah suatu cara bagi orang asing untuk mendapatkan Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan.

Postingan populer dari blog ini

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu - Permainan bola voli adalah olah raga yang sangat digemari oleh kaum laki-laki atau perempuan, dalam permainan ini jumlah pemain nya dibatasi dengan jumlah yang sedikit mengingat lapangan bola voli juga tergolong kecil, berbeda dengan sepak bola yang kita kenal dengan istilah kesebelasan. Jumlah pemain bola voli dalam satu regu maximal ada 6, sedangkan untuk jumlah minumum ada 4 orang.
Baca juga : Ukuran lapangan bola voli standar nasional

Aturan Jumlah Pemain Bola Voli dalam Satu Regu Setiap tim atau regu memiliki jumlah pemain 10 orang, 6 Orang pemain inti dan 4 orang pemain cadanagan. Pada saat pergantian pemain ketika pertandingan berlangsung tidak dibatasi.  Maksimal dalam satu pertandingaan harus ada 6 pemain inti. minimal 4 pemain. Jika kurang dari empat pemain, maka regu bersangkutan dianggap K.O.
Posisi Pemain Saat Pertandingan Bola Voli Posisi pemain ketika pertandingan berlangsung terbagi menjadi 3, diantaranya; 2 Pemain Smasher/spiker…

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri - Ring basket merupakan sesuatu yang termasuk kedalam fasilitas bola basket. Ring basket juga merupakan poin penting dalam permainan bola basket karena ring adalah tempat di mana pemain harus menembak bola ke dalam rangka untuk mengumpulkan poin. Lalu berapakah tinggi ring basket ???
Pada psotingan ini kita akan sama sama mengkaji tinggi ring basket. Ring basket memiliki tinggi yang berbeda. Ketinggian resmi peraturan NBA ring basket adalah 10 kaki dari lantai atau 305cm, dan papan  3,5 kaki vertikal dan 6 kaki horizontal. Hoop berdiameter 18 inci. Ketinggian lingkaran itu adalah standar di semua tingkat bermain.
Baca Juga : Ukuran Lapangan Basket
National Basketball Association memiliki standar yang berbeda untuk hoops basket karena visibilitas dalam permainan dan sifat fisik atlet profesional. Papan pantul basket NBA terbuat dari kaca 1/4-inch-tebal dan 72 inci lebar 42 inci. Konektor terbuat dari  logam, dan lingkaran dan lingkar…

45 Butir-butir Pancasila

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA - Sejak tahun 2003, berdasarkan Tap MPR No.I/MPR/2003, 36 butir pedoman pengamalan Pancasila telah diganti menjadi 45 butir butir Pancasila.  Tapi yang sangat disayangkan yaitu tidak adanya kebijakan pemerintah untuk memasukkanya ke dalam kurikulum pendidikan ataupun program doktrinasi lewat media. 
Namun, meski demikian tidak ada salahnya jika kita mengetahui bagaimana cara pengamalan Butir-butir Pancasila tersebut.  Berikut 45 Butir-butir Pancasila beserta contoh sikap yang mencerminkan pengamalannya:

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA
A.  Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa…