Monday, September 19, 2016

Pengertian Komunikasi Data

Pengertian Komunikasi Data - Pada dasarnya telekomunikasi merupakan transmisi data jarak jauh, artinya semua data dari satu tempat bisa kita kirim ke tempat lain dengan menggunakan alat telekomunikasi. Banyak sekali alasan kenapa kita membutuhkan telekomunikasi. Alasan tersebut diantaranya adalah;

a. Transaksi sering terjadi di tempat yang berbeda dengan tempat pengolahan datanya atau tempat di mana data itu akan digunakan. Data harus dikirim ke tempat pengolahan data lalu dikirim ke tempat yang membutuhkan informasi dari data tersebut.

b.  Terkadanag lebih simple atau lebih murah mengirimkan data melalui jalur komunikasi. Apalagi jika data tersebut sudah diorganisasikan melalui perangkat komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa. baca juga : Jenis Komunikasi Daring

c. Suatu organisasi yang memiliki beberapa tempat pengolahan data. Data dari suatu tempat pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke tempat pengolahan lainnya yang kurang sibuk.

d.  Perangkat yang mahal, seperti alat pencetak grafik atau printer yang berkecepatan tinggi, alat ini cukup di satu tempat saja sehingga akan lebih hemat uang.

Untuk data yang menggunakan perangkat komputer, pengiriman data dengan menggunakan transmisi elektronik biasanya disebut dengan istilah komunikasi data (data telecommunication). Untuk dapat mengomunikasikan data dari satu tempat ke tempat lain, diwajibkan adanya elemen sistem. Sistem tersebut adalah sumber data (source), media transmisi (transmission media), dan penerima (receiver). Jika salah satu elemen tersebut tidak ada, maka komunikasi data tidak bisa dilakukan.

a. Media transmisi
Media transmisi atau yang di sebut media komunikasi adalah alat yang digunakan sebagai penghubung antara si pengirim dan si penerima untuk melintaskan isyarat. Media ini dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu sebagai berikut.

1. Media berkabel (bounded media/guided media/hard media).
2. Media tidak berkabel (wireless media/unbounded media/unguided media/soft media).

1. Media Kabel
Media berkabel atau guided media menyatakan media transmisi yang menghubungkan pengirim dan penerima yang secara fisik berupa kabel

2. Unguided media (wireless media/unbounded media/soft media)
Jalan keluar lain selain memakai media kabel untuk menghubungkan komputer ketika membangun sebuah jaringan adalah dengan memakai teknologi wireless. Media tidak berkabel merupakan media transmisi yang tidak menggunakan kabel. Media yang termasuk dalam media tidak berkabel adalah sebagai berikut.

a)  Mikrogelombang (microwave)
Microwave merupakan bentuk gelombang radio yang memakai frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), meliputi kawasan UHF, SHF, dan EHF.
Mikrogelombang sering disebut dengan transmisi garis pandang. Sifat ini didasarkan antara si pengirim dan si penerima harus berada dalam garis pandang. Jarak transmisi biasanya terbatas pada jarak 20 sampai 30 km karena faktor kelengkungan bumi. Jika jarak melebihi dari 20-30 km maka perlu penambahan penguat sinyal (repeater). Baca juga : Pengertian Repeater dan Funsinya

Transmisi microwave bisa menyediakan transmisi berganda dengan kecepatan sampai 50 Mbps. Mikrogelombang banyak dipakai di lingkungan jaringan MAN dan Warnet,  yaitu untuk menghubungkan warnet dengan ISP. Kekurangan dari microwave  adalah  biayanya cukup  mahal, dan sangat rentan dengan cuaca hujan, bahkan microwave bisa terganggu oleh pesawat terbang yang melintas.

b)  Satelit
Mikrogelombang tidak boleh terhalang, maka untuk jarak yang jauh digunakanlah sistem satelit .Satelit tersebut akan menerima sinyal yang dikirim dari stasiun microwave di bumi dan mengirimkannya kembali ke stasiun bumi yang lainnya. Kegunaan satelit adalah sebagai stasiun relay yang letaknya di luar angkasa.

Pengertian Komunikasi Data
Satelit
Satelit komunikasi merupakan satelit buatan yang ditepatkan di angkasa dengan tujuan telekomunikasi. Satelit komunikasi modern memakai orbit geosynchronous, orbit molniya, atau orbit bumi rendah. Suatu satelit yang diletakkan di orbit tetap sejauh 30.320 kilometer atau 480-22.000 mil dpb (di atas permukaan bumi) serta dapat menjangkau sekitar 40% dari seluruh permukaan bumi.

Dua satelit bisa menjangkau lebih dari separuh permukaan bumi dan tiga buah satelit bisa menjangkau semua permukaan bumi. Sehingga dengan demikian adanya satelit ini sangat berguna digunakan untuk komunikasi data jarak jauh, terutama pada daerah yang cakupannya luas dan infrastruktur jaringan telepon belum tersedia. 

Kelemahan satelit adalah biaya investasinya yang mahal. Misalnya penggunaan satelit adalah pada penggunaan ATM (Anjungan Tunai Mandiri).

c) Gelombang radio
Gelombang radio adalah gelombang microwave dengan frekuensi tingkat tinggi yang dipancarkan dari satu stasiun ke stasiun lain. Sifat pemancaran dan microwave adalah line-of-sight, yaitu jangan terhalang. baik itu oleh gedung-gedung yang tinggi, bukit atau gunung, microwave biasanya digunakan untuk jarak-jarak yang dekat saja. Untuk jarak jauh, harus digunakan stasiun relay yang berjarak 30 sampai 50 km. Stasiun relay berfungsi memperkuat sinyal yang diterima dari stasiun relay sebelumnya dan meneruskannya ke stasiun relay berikutnya.

d) Inframerah
Inframerah umumnya difungsikan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan mencapai 4 Mbps. Penggunaan yang umum adalah untuk pengedalian jarak jauh (remote control) terhadap televisi atau audio-video. Sekarang digunakan untuk media transmisi pada jaringan LAN. Baca juga : Contoh Komunikasi Daring

Keuntungan inframerah adalah mudah dibuat dan murah, menyediakan lebar jalur yang besar, instalasi mudah, dan keamanan inframerah lebih tinggi daripada gelombang radio.
Kelemahan inframerah merupakan jarak terbatas, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, dan tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 1:42:00 AM
Tags :

Related : Pengertian Komunikasi Data

0 komentar: