Langsung ke konten utama

Sejarah Renang di Dunia dan Indonesia

Sejarah Renang di Dunia dan Indonesia - Renang adalah salah satu cabang olah raga yang dimainkan di dalam air dengan melombakan kecepatan atlet renag di dalam air dengan cara berenang, untuk pertandingan renang yang di perlombakan adalah gaya Renang Kupu-kupu, gaya renang bebas, gaya renang punggung, dan juga gaya renang dada.



Olahraga Renang adalah salah satu olah raga yang bersejarah ketika itu awal mula Renang di perlombakan di Eropa pada sekitar tahun 1800 dengan gaya para perenang di dominasi oleh gaya dada, John Arthur Trudgen adalah orang pertama yang memperkenalkan gaya trudgen di salah satu perlombaan renang, dia meniru gaya renang bebas orang indian. Baca selengkapnya Macam-Macam Gaya Renang dan Tekniknya

Sejarah Renang Dunia

Namun demikian orang inggris tidak menyukai gaya berenang dengan memercikan air kemana-mana, kemudian Trudgen mengganti gerakan kaki dalam berenang dengan bebas yang melecutkan kaki keatas dan kebawah dengan gerakan kaki yang menggunting seperti gaya berenang menyamping. Olah raga renang mulai bersejarah dan banyak dikenal karena perlombaan renang pada tahun 1896 mulai dilombakan di olimpiade Athena sejak itulah sampai sekarang olah raga renang diperlombakan di olimpiade sampai sekarang. 

Selanjutnya pada tahun 1912 pada perlombaan olimpiade mulai pertama kalinya melombakan perlombaan renang nomor putri yaitu pada olompiade Stockholm. Sebelumnya yaitu pada tahun 1902 Richard Cavill seorang perenang profesional yaitu Richard Cavill memperkenalkan gaya berenang yang baru yaitu gaya berenang bebas, Setelah itu sjarah renang yang paling membekas adalah pada awal tahun 1908 mulai di bentuk sebuah lembaga atau Federasi Renang Internasional. Kemudian berlanjut ke tahun 1930 mulai ada gaya baru dalam perlombaan renang yaitu gaya kupu-kupu, dan akhirnya pada tahun 1952 gaya dada diperkenalkan.

Sejarah Renang di Indonesia

Sejarah Renang di indonesia dimulai pada tahun 1917 pada masa itu indonesia masih dijajah oleh Belanda dan masih bernama Hindia Belanda Ketika itu Perserikatan Berenang Bandung didirikan (Bandungse Zwembond), tahun selanjutnya yaitu tahun 1918 Perserikatan Berenang Jawa Barat didirikan (West Java Zwembond), dan selanjutnya perserikatan Berenang jawa Timur juga didirikan tepatnya pada tahun 1927. setelah itu perlombaan mulai dilaksanakan antar daerah dan rekor-rekor yang terciptapun dicatat di belanda. Baca juga Teknik Dasar Renang Bagi Pemula

Dalam sejarah tercatat pada tahun 1936 perenang yang bernama Pet Stam mencatatkan rekor 59,9 detik pada nomor 100 m gaya bebas pada kolam renag Cihampelas Bandung sebagai wakil Hindia Belanda. Kemudian Pet Stam dikirim ke Pertandingan Olimpiade Berlin tahun 1936 untuk mewakili belanda. Persatuan Berenang Indonesia mulai dibuat setelah Indonesia merdeka yaitu tanggal 21 maret 1951 dan kemudian sebagai anggota FederasiRenang Internasional Pada tahun selanjutnya dan kemudian untuk pertama kalinya pada tahun yang sama perenang indonesia mengikuti pertandingan renang pada Olimpiade Helsinki yaitu pada tahun 1952. 

Demikian Postingan kali ini semoga dengan adanya artikel ini anda akan mengetahui bagai mana sejarah renang baik Dunia maupun di Indonesia semooga bermanfaat terimakasi. Wassalamualaikum......

Postingan populer dari blog ini

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu - Permainan bola voli adalah olah raga yang sangat digemari oleh kaum laki-laki atau perempuan, dalam permainan ini jumlah pemain nya dibatasi dengan jumlah yang sedikit mengingat lapangan bola voli juga tergolong kecil, berbeda dengan sepak bola yang kita kenal dengan istilah kesebelasan. Jumlah pemain bola voli dalam satu regu maximal ada 6, sedangkan untuk jumlah minumum ada 4 orang.
Baca juga : Ukuran lapangan bola voli standar nasional

Aturan Jumlah Pemain Bola Voli dalam Satu Regu Setiap tim atau regu memiliki jumlah pemain 10 orang, 6 Orang pemain inti dan 4 orang pemain cadanagan. Pada saat pergantian pemain ketika pertandingan berlangsung tidak dibatasi.  Maksimal dalam satu pertandingaan harus ada 6 pemain inti. minimal 4 pemain. Jika kurang dari empat pemain, maka regu bersangkutan dianggap K.O.
Posisi Pemain Saat Pertandingan Bola Voli Posisi pemain ketika pertandingan berlangsung terbagi menjadi 3, diantaranya; 2 Pemain Smasher/spiker…

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri - Ring basket merupakan sesuatu yang termasuk kedalam fasilitas bola basket. Ring basket juga merupakan poin penting dalam permainan bola basket karena ring adalah tempat di mana pemain harus menembak bola ke dalam rangka untuk mengumpulkan poin. Lalu berapakah tinggi ring basket ???
Pada psotingan ini kita akan sama sama mengkaji tinggi ring basket. Ring basket memiliki tinggi yang berbeda. Ketinggian resmi peraturan NBA ring basket adalah 10 kaki dari lantai atau 305cm, dan papan  3,5 kaki vertikal dan 6 kaki horizontal. Hoop berdiameter 18 inci. Ketinggian lingkaran itu adalah standar di semua tingkat bermain.
Baca Juga : Ukuran Lapangan Basket
National Basketball Association memiliki standar yang berbeda untuk hoops basket karena visibilitas dalam permainan dan sifat fisik atlet profesional. Papan pantul basket NBA terbuat dari kaca 1/4-inch-tebal dan 72 inci lebar 42 inci. Konektor terbuat dari  logam, dan lingkaran dan lingkar…

45 Butir-butir Pancasila

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA - Sejak tahun 2003, berdasarkan Tap MPR No.I/MPR/2003, 36 butir pedoman pengamalan Pancasila telah diganti menjadi 45 butir butir Pancasila.  Tapi yang sangat disayangkan yaitu tidak adanya kebijakan pemerintah untuk memasukkanya ke dalam kurikulum pendidikan ataupun program doktrinasi lewat media. 
Namun, meski demikian tidak ada salahnya jika kita mengetahui bagaimana cara pengamalan Butir-butir Pancasila tersebut.  Berikut 45 Butir-butir Pancasila beserta contoh sikap yang mencerminkan pengamalannya:

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA
A.  Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa…