Tuesday, October 4, 2016

Bacaan Bacaan Sholat

Bacaan Bacaan Sholat –


Sholat menurut Bahasa (etimologi) adalah “do’a” dan menurut istilah (terminology) ahli fiqih adalah suatu perbuatan dan ucapan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Sholat juga merupakan suatu jalan kita mendekatkan diri dan beribadah kepada Allah SWT. 


Dalam Al-Qur’an banyak sekali dalil yang menjelaskan tentang kewajiban sholat bagi kita semua, diantaranya adalah sebagai berikut:

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
Artinya:  “(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan sholat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka,” (QS.al Baqarah(2) : 3).

وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
Artinya: “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS.al Baqarah(2) : 43)

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلا عَلَى الْخَاشِعِينَ
Artinya: “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,” (QS.al Baqarah(2):45)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah.” (QS.al-Maidah(5):6)

Bacaan Solat lengkap dengan artinya

Bacaan Bacaan Sholat yang akan kami paparkan adalah sebagai berikut:


1.Takbirotul ihrom
Bacaan takbirotul ihrom ini adalah yang pertama kali diucapkan dalam sholat, berikut bacaannya: 
"Allohu Akbar"
Artinya: Alloh Maha Besar

2.Bacaan Do’a Iftitah/Istiftah

Ketika kita telah melaksanakan takbirotul ihrom, maka kita langsung membaca do’a iftitah sebelum membaca fatihah, yang akan saya ambil dari sekian banyak pilihan do’a iftitah dari Rosulullah SAW, yaitu sebagai berikut:

اللَّهُمَّ باعِد بَيْني وبَيْنَ خَطايايَ كما بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ, اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ الخَطايا كما يُنَقّى الثَّوْبُ الأبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ, اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطايايَ بالمَاءِ والثَّلْجِ وَالبَرَدِ‏.‏


Allohumma baa'id baenii wa baena khotooyaayaa kamaa baa 'adta baenal masyriqi wal maghribi, Allohumma naqqinii min khotooyaayaa kamaa yunaqqist tsaubul abyadu minad danasi, Allohummagsil khotooyaayaa bil maa'i wa tsalji wal barod.

Artinya:
“Ya Alloh, jauhkan antara saya dengan kejelekan-kejelekan saya sebegaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Alloh, bersihkanlah diriku dari kejelekan-kejelekanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Alloh, basuhlah/cucilah kejelekan-kejelekan saya dengan air, salju dan embun."

3.Selanjutnya, bacaan surat al-fatihah, meskipun telah lazim diketahui banyak orang, namun tidak ada salahnya jika saya menyelipkannya pada postingan kali ini, karena surat fatihah merupakan salah satu rukun terpenting dalam sholat yang harus dikerjakan dan tidak boleh ditinggalkan. Berikut bacaan surat fatihah:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
يَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ


Ditullis dalam tulisan latin adalah sebagai berikut:

“Bismillahirrohmaanirrohiim
Alhamdulillahi robbil 'aalamiin
Arrohmaani rrohim
Maaliki yaumid diin
Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin
Ihdinas sirootol mustaqiin
Sirootol ladziina an'amta 'alaihim goeril maghdzuubi 'alaihim walad dzoolin”

Artinya:
Dengan menyebut nama Alloh yang maha pengasih dan maha penyayang.
Segala puji hanya bagi Alloh, Tuhan semesta alam.
Maha pemurah lagi maha penyayang.
Yang menguasai hari pembalasan.
Hanya kepadamu lah kami menyembah, dan hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan.
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus.
Yaitu jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat, bukan mereka yang dimurkai dan bukan mereka yang sesat.

4.Ketika telah selesai membaca surat al-fatihah, maka kita membaca surat pilihan dari salah satu surat dalam al-qur’an. Jika berjama’ah, maka kita sebagai ma’mum membaca fatihah ketika imam membaca surat-surat pilihannya.

5.Kemudian, setelah membaca surat pilihan, kembali mengucapkan “Allohu Akbar” dan langsung ruku’.

6.Berikut ini adalah Bacaan ketika Ruku' dalam sholat yang pernah rosulullah contohkan dalam salahsatu sholatnya:
"Subhaa-nakallahumma rabbanaa wa biham-dika allaahum-maghfil-lii” sebanyak 3 kali.

7. Ruku’ selesai, maka kita melakukan I’tidal, yaitu bangun dari ruku dan mengucapkan:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه
"Sami'allohu liman hamidah”
Artinya:
"Alloh mendengar siapa saja yang memujinya,

8.Ketika kita I’tidal, sunatlah kita membaca do’a I’tidal, do’a I’tidal adalah sebagai berikut:
“Robbanaa lakal hamdu mil-us samaawaati wamil-ul ardi wamil-u maa syi’ta min syai’in ba’du”

9.Selanjutnya, selesai dari I’tidal langsung sujud awal seraya membacakan “allohu akbar”, dengan bacaan sujud sebagai berikut:

“subhaana robial a’laa wabihamdihi” sebanyak 3 kali

10.Setelah sujud, kita duduk iftirosy (duduk antara dua sujud). Ketika duduk ini kita harus membaca bacaan duduk diantara dua sujud berikut:

“allohummagfir lii, warhamnii, warzuqnii, wajburnii, warfa’nii, wahdinii, wa’fu ‘annii”.

11.Setelah duduk diantara dua sujud, maka kita duduk kembali untuk duduk kedua kalinya, dengan mengucapkan “allohu akbar” dan membaca do’a yang seperti diatas ketika sujudnya.

12.Terakhir, adalah bacaan tasyahud akhir. Gambaran disini saya berikan ketika roka’at terakhir dalam sholat. Dengan membacakan “Allohu Akbar” dan kemudian duduk lalu membaca tasyahud seperti di bawah ini:

 التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ, اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّد وعلى آلِ  مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى  إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى  مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ   مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى   إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ  إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد

“Attahiyyatu lillah, wassolawaatu wattoyyibah, assalaamu 'alaika ayyuhannabiyyu warohmatullohi wabarokaatuhu, assalaamu 'alaina wa 'alaa 'ibaadillahis shoolihin, asyahu alla ilaaha illallohu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rosuululloh.
Allohumma solli 'alaa muhammad, wa 'alaa aali muhammad, kamaa sollaita 'alaa aali ibroohim, wa baarik 'alaa muhammad, wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarokta 'alaa aali ibroohim, fil 'aalamiina innaka hamiidummajiid.”

Artinya:
“Semua salam/keselamatan milik Allah, demikian pula shalawat (doadoa= pengagungan kepada Allah Subhanahu wata’ala) dan ucapan-ucapan yang baik (yang pantas disanjungkan kepada Allah Subhanahu wata’ala). Salam kesejahteraan atasmu wahai Nabi, rahmat Allah dan keberkahan-Nya. Salam kesejahteraan atas kami dan atas hambahamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah saja tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya.” (HR. Abu Daud no. 971, dinyatakan sahih dalam Shahih Abi Daud).
lalu baca sholawat:
Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. “ Sebagimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. “ Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.

13.Ketika tasyahud akhir, kita bisa menambahkan dengan do’a seperti di bawah ini:

 اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ


Artinya:
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya dajal.

14.Terakhir, yaitu Do'a ketika Salam


Ketika kita selesai dalam tasyahud akhir, maka tiba saatnya kita mengakhiri sholat dengan mengucapkan salam sambil menoleh kan kepala ke kanan dan ke kiri. Sambil membaca bacaan salam sebagai berikut:
Ketika menoleh ke kanan: "Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokaatuh" lalu menoleh ke kiri dengan mengucapkan kembali: "Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokaatuh".


Terimakasih telah membaca artikel bacaan bacaan sholat ini, semoga membuat kita semakin ingin menghafalnya bagi yang belum hafal, dan semakin ingin melaksanakannya meskipun itu sunat saja.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 11:45:00 AM
Tags :

Related : Bacaan Bacaan Sholat

0 komentar:

Post a Comment