Sunday, October 2, 2016

Bacaan Sholat Hajat paling Lengkap Panduannya

Bacaan Sholat Hajat – 

setiap Manusia yang hidup di Dunia ini pastilah tidak lepas dari keinginan, angan-angan, tujuan dan cita-cita mereka masing-masing. Karenanya ada yang bersikeras untuk menggapainya dengan apapun itu caranya yang penting tercapai, ada yang hanya bermimpi saja tanpa ingin diwujudkan, ada juga yang terus berusaha tapi tidak membuahkan hasilnya sama sekali, ada yang berusaha dan langsung membuahkan hasil. Begitulah kehidupan di Dunia ini.

Namun, kadang orang-orang ingin semuanya serba instan, ada yang yakin dengan do’a tapi tidak dikabulkan terus oleh Alloh SWT, akhirnya beralih ke jalan lain, ada yang terus berdo’a dan bersabar akhirnya dikabul oleh Alloh SWT, ada juga yang hanya berusaha tanpa diiringi do’a.

Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Hajat


Kita sebagai umat Muhammad Rosulullah SAW, seharusnya bersyukur, karena Rosulullah telah memberi solusi paling ampuh dan paling bagus untuk kita lakukan ketika kita mempunyai hajat (keinginan) yang besar, salahsatunya yaitu dengan melaksanakan sholat sunat hajat. Dimana sholat hajat ini memiliki keutamaan yang sangat luar biasa khususnya bagi orang yang memiliki keinginan yang mendesak ataupun yang di cita-citakan dari dahulu.

Dasar Hukum Melaksanakan Shalat Hajat


Dalam sholat hajat, mengapa kita melakukannya? Apakah boleh melakukannya? Bagaimana hukumnya melakukan sholat hajat? Ya ! itulah salahsatu pertanyaan yang timbul ketika orang-orang baru mengetahui sholat hajat. Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya sediakan pada postingan kali ini,.

Hukum melakukan sholat hajat adalah sunat Muakad, yang artinya sholat sunat yang paling dianjurkan untuk mengerjakannya bagi orang yang memang sedang membutuhkannya seperti orang yang mempunyai hajat. Ini diambil darimana firman Alloh SWT  yang telah dituliskan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 153. Yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman mohonlah pertolongan (kepada ALLAH) dengan sabar dan sholat, karena sesungguhnya Allah bersama-sama dengan orang yang sabar (QS. Al Baqarah : 153)

Suatu Hadits pun menerangkan permasalah sholat hajat ini, sebagaimana yang telah saya baca, hadits yang di riwayatkan oleh Imam Turmudzi dan Ibnu Majah dari Abdullah bin Abi Auf r.a, bahwa Rasulullah SAW juga telah bersabda yang artinya sebagai berikut:

“Barang siapa yang mempunyai hajat (kebutuhan) kepada Allah atau kepada salah seorang dari anak Adam, hendaklah ia berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu shalat dua rakaat, kemudian hendaklah ia mengucapkan pujian kepada Allah dan mengucapkan shalawat kepada Nabi SAW, dan kemudian hendaklah berdo’a.”

Suatu hadits pun diriwayatkan kembali dari rowi yang berbeda tentunya, arti dari hadits tersebut adalah sebagai berikut:

“Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian salat dua rakaat (Salat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat" (HR.Ahmad).

Jadi, sangatlah jelas penganjuran dari Alloh SWT dan Rosul-Nya, kepada kita untuk melakukan sholat hajat jika ingin sesuatu.

Waktu Melaksanakan Sholat Hajat

Sholat Hajat biasa dilakukan kapanpun kita bisa lakukan. Hanya saja lebih bagus lagi apabila kita kerjakan pada seperempat malam, setelah melaksanakn sholat tahajud. Karena disana terdapat suatu saat diijabahnya do’a kita semua oleh Alloh SWT., dan juga sholat hajat ini hanya dilarang pada waktu tertentu yang tidak diperbolehkan melakukan sholat, seperti yang dijelaskan dalam salah satu kitab karangan ulama salafusshalih yaitu kitab safinatunnaja, bisa anda lihat dalam sana waktu yang dilarang melaksanakan sholat.

Jumlah Roka’at Sholat Hajat


Dalam pelaksanaan sholat hajat, ada yang berpendapat bahwa maksimal mengerjakannya itu adalah 12 roka’at, sebagaimana sholat tahajud. Dan paling minimal itu pengerjaan sholat hajat adalah 2 roka’at saja. Dari setiap 2 roka’at hatus satu kali salam, jadi tidak boleh 4 roka’at satu kali salam. Biasanya kita hanya bisa melaksanakan 2 roka’at saja, namun tidak apa-apa, karena yang ditilai itu bukan dari berapa banyak roka’at, namun seberapa khusyu kita dalam melakukan setiap roka’at.


Kaefiat atau Tata Cara Melaksanakan Sholat Hajat


Tata cara melaksanakan sholat hajat yang benar adalah sebagaimana yang sering kita lakukan dalam melaksanakan sholat fardhu. Tidak ada perbedaan dalam setiap bacaan dan gerakannya, namun yang menjadi pembeda adalah niat ketika akan melaksanakannya.

Berikut di bawah ini akan saya paparkan dengan lengkap tata cara sholat hajat yang baik dan benar:

1.Berdiri tegak diatas tempat sholat kita, lalu kosongkan hati dan pikiran, niatlah sholat hanya kita yang meminta kepada Alloh SWT., bukan kepada yang lain

2.Kemudian lafalkan niat sholat hajat sekaligus takbirotul ihrom (mengangkat kedua tangan sampai seurkuran dengan telinga kita).

Berikut di bawah ini niat sholat hajat:
أُصَلِّي سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعاَلَى
“Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala.”
Artinya: “Aku berniat salat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Mengenai niat dalam sholat, perlu lah kita ketahui bahwa dalam niat memang banyak yang berpendapat boleh memakai niat boleh juga tidak. Tapi alangkah baiknya kita melakukannya dengan niat terlebih dahulu, karena didalam niat ada suatu kegunaan yaitu dapat membedakan tingkatan ibadah, seperti dengan niat kita dapat tahu bahwa ini sholat fardhu dan ini sholat sunnat,  disanalah salah satu kegunaan dari niat, jadi tidak disamakan antara niat yang fardhu dan niat yang sunnat.

3.Setelah kita takbirotul ihrom, maka kita harus membacakan do’a iftitah, disini memang hukumnya sunnat, namun apabila dilakukan berarti kita sudah membuktikan kecintaan pada Nabi Muhammad SAW, karena telah mencitai sesuatu yang sunat

4.Setelah kita membaca do’a iftitah, maka berikutnya kita baca Surat Al-fatihah, karena kalau tidak membaca surat al-fatihah bisa jadi sholat kita tidak akan diterima, karena surat al-fatihah merupakan salahsatu rukun sholat yang paling penting.

5.Setelah membaca fatihah, lalu kita disunatkan dalam roka’at pertama setelah fatihah membaca surat Al-Ikhlas kemudian dalam roka’at kedua membacakan ayat kursi yang sebagaimna biasanya.

6.Kemudian kita ruku dengan cara membungkukkan badan dan menyimpan kedua telapak tangan diatas lekukan lutut kita, seraya membacakan do’a ketika ruku. Perlu diperhatikan juga bahwa ketika kita ruku maka punggung dan kepala kita harus kelihatan sejajar.

7.Berikutnya takbirotul ihrom lagi, dan masuk pada i’tidal.. dimana i’tidal ini gerakan sebelum sujud, lalu bacakan do’a i’tidal.

8.Setelah i’tidal, maka kita sujud awal, dengan mengucapkan takbirotul ihrom lagi. Lalu membaca tasbih atau do’a di sujud awal sebanyak 3 kali.

9.Lalu kita bangun dan duduk diantara dua sujud. Dimana disini terdapat do’a nya lagi yang harus kita hafal.

10.Kemudian setelah itu, kita sujud kembali untuk melakukan sujud akhir. Dan membaca do’a kembali.

11.Untuk gerakan roka’at keduanya sama dengan roka’at pertama hanya saja ini tidak memakai do’a iftitah.

12.Sampainya ditasyahud akhir, maka kita duduk dan membaca do’a tasyahud, kemudian membaca sholawat dan membaca salam.

13.Selesailah sholat hajat kita.

Do’a Sholat Hajat


Berikutlah do’a sholat hajat yang dibacakan setelah kita melaksanakan sholat hajat:
Yang pertama kali kita lakukan adalah memperbanyak membaca istigfar terlebih dahulu, seperti bacaan yang di bawah ini:
اَسْتَغْفِرُاللهَ الّذِيْ لاَ اِلَهَ اِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّوّمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ
"Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi"
Artinya: “Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya”.

Bacaan istigfar bisa kita bacakan sayyid istifgar, bagi yang tidak hafal, lafadznya adalah di bawah ini:

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْت

"Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuua laa yaghfirudz dzunuuba illa anta"

”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau,Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau”

KEMUDIAN, setelah kita membaca istigfar beberapa kali, maka hendaklah membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Bacaan sholawat yang di anjurkan adalah sebagai berikut di Bawah ini:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ 

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid.”

Artinya: Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

Selesainya kita membacakan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, maka hendaklah kemudian kita membacakan tasbih, tahmid, tahlil dan takbir. Kemudian, kita membacakan do’a khusus setelah melaksanakan sholat hajat. Berikut di bawah ini do’a setelah sholat hajat:


لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لاَتَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِىَ لَكَ رِضَا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


“Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin Laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.”

Artinya: Tidak ada Tuhan selain Alloh yang maha penyantun dan pemurah, Maha Suci Alloh, Tuhan pemelihara ‘Arasy yangg Maha Agung. Segala puji bagi Alloh Tuhan seru sekalian alam. Kepada mulah aku memohon sesuatu yg memajibkan rahmatmu, dan sesuatu yangg mendatangkan ampunanmu dan memperoleh keuntungan pada tiap tiap dosa. Janganlah engkau biarkan dosa daripad adiriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yangg mendapat kerelaanmu, melainkan Engkau kabulkan, Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang.

Jika seorang muslim tidak bisa membaca tulisan arab, maka silahkan saja kita berdo’a menggunakan bahasa sendiri, asal dengan tartil dan khusyu. Insya alloh akan cepat di kabulkan oleh Alloh SWT, dan akan segera mendapatkan limpahan rahmat dan karunia-Nya, asalkan teruslah kita harus berdo’a dan berusaha untuk mendapatkan apa yang ingin kita dapatkan selama hidup di Alam Fana ini.

Demikian artikel yang saya tulis ini, semoga banyak memberikan manfaat untuk kita semua. Amiiin. Jangan lupa untuk terus melaksanakan sholat hajat kala ada keinginan ataupun tidak ada keinginan yang paling mendesak.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 8:27:00 PM
Tags :

Related : Bacaan Sholat Hajat paling Lengkap Panduannya

0 komentar:

Post a Comment