Saturday, October 8, 2016

Booting dan Linux Init Process

Booting dan Linux Init Process - Booting adalah suatu proses pada sistem operasi (operating system) pada saat PC atau laptop dihidupkan pertama kali. Urutan proses booting pada sistem operasi linux, secara umum adalah sebagai berikut :
1. BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System yang merupakan antarmuka level paling bawah yang menghubungkan antara komputer dan komponennya. BIOS melakukan pengecekan integrity memori dan mencari perintah pada MRB atau Master Boot Record yang terdapat pada hardisk atau floppy drive. Baca selengkapnya di : Pengertian BIOS dan Fungsinya

2. Master Boot Record menjalankan boot loader. Pada OS Linux, boot loader yang sering digunakan adalah Linux Loader atau LILO dan GRand Unified Boot loader atau GRUB. Pada OS Red Hat dan Turunannya menggunakan GRUB sebagai boot loader.

3. LILO dann GRUB akan membaca label sistem operasi yang kernelnya akan dijalankan. Pada boot loader inilah sistem operasi mulai dipanggil. Untuk mengatur file grub, buka filenya pada /boot/grub/grub.conf

4. Selanjutnya, tanggung jawab untuk proses booting diserahkan pada kernel. Setelah itu, kernel akan menampilkan versi kernel yang digunakan, mengecek status SELinux, mengecek partisi swap, mengecek memori, dll.

5. Kernel yang dipanggil oleh bootloader selanjtnya menjalankan program init, init adalah suatu proses yang menjadi basic dari proses-proses yang lain. Hal ini terkenal dengan nama The First Process. Proses ini mengacu pada script yang ada di file /etc/rc.d/rc.sysinit. Baca Juga: Pengertian Booting

6. Program init selanjutnya menentukan jenis run level yang berada  pada file /etc/inittab.

Berdasarkan pada run-level, script akan menjalankan berbagai proses lain yang diperlukan oleh sistem sehingga sistem mampu berfungsi dan mampu digunakan.
Run level merupakan suatu ukuran yang mengatur layanan yang akan dijalankan seperti single user, reboot, shutdown, dll. Program untuk mengatur runlevel ini adalah init yang ada pada direktori /etc/inittab, seperti pada gambar berikut ini.

Booting dan Linux Init Process
Run level pada OS Linux
Linux memiliki 6 daerah operasi dimana -0 adalah halt, -1 adalah single user,-2-5 dipakai untuk multi pengguna. Berdasarkan sistem boot, Linux sistem akan melakukan hal hal berikut:
- Mengeksekusi program /sbin/init yang memulai semua proses-proses lain. Program ini akan diberikan ke mesin oleh proses awal yang diterjemahkan pada file/etc/inittab.
- Komputer akan di-booting ke runlevel yang didefinisikan oleh baris initdefault pada file /etc/inittab. Pada gambar di atas, defaultnya adalah id:2:initdefault. Baca Juga: Pengertian Booting dan Contohnya
 - Satu dari proses-proses yang dimulai oleh init adalah /sbin/rc. Skrip ini menjalankan sekumpulan  skrip  pada direktory /etc/rc.d/rc0.d/,  /etc/rc.d/rc1.d,/etc/rc.d/rc2.d dan seterusnya.
- Script pada direktory tersebut dieksekusi pada setiap daerah boot dari operasi sampai menjadi operasi yang lengkap. Script yang dimulai dengan S adalah script startup sedangkan script yang dimulai dengan K menandakan script shutdown (kill). Angka yang mengikuti huruf tersebut adalah  urutan eksekusi (terendah ke tertinggi)

Kesimpulan
Booting adalah suatu proses pada sistem operasi (operating system) pada saat PC atau laptop dihidupkan pertama kali. Run level adalah suatu ukuran yang mengatur layanan yang akan dijalankan seperti single user, reboot, shutdown, dll. Program untuk mengatur run level ini yaitu init yang terletak di direktori /etc/inittab.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 5:36:00 AM

Related : Booting dan Linux Init Process

0 komentar: