Tuesday, October 18, 2016

Pengertian Ilmu Gizi

Pengertian Ilmu Gizi - Istilah gizi atau ilmu gizi sudah dikenalkan pada masyarakat Indonesia sekitar tahun 1950-an, Gizi adalah terjemahan dari kata Inggris ”nutrition”. Kata gizi adalah berasal dari bahasa arab “ghidza” yang artinya adalah makanan.

Pengertian Ilmu Gizi
Nutrisi
Ilmu gizi sering disebut juga sebagai ilmu pangan, zat-zat gizi dan senyawa lainya yang terkandung di dalam bahan pangan. Reaksi dan interaksi serta keseimbangan gizi yang dihubungkan dengan kesehatan dan penyakit. Selain itu ilmu gizi juga meliputi beberapa proses pencernaan pangan, penyerapan, pengangkutan, pemanfaatan dan ekskresi zat-zat oleh organisme. Zat Gizi atau nutrients merupakan ikatan kimia yang dibutuhkan tubuh agar bisa melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun, memelihara jaringan dan mengatur proses kehidupan.
Pedoman Empat Sehat Lima Sempurna diperkenalkan pertama kali di Indonesia oleh Prof dr. Poerwo Soedarmo pada tahun 1950.  Tapi sekarang pedoman Empa Sehat Lima Sempurna sudah tidak selaras dan diganti dengan Pedoman Gizi Seimbang. Indonesia sekarang resmi menggunakan Pedoman Gizi Seimbang atau yang di singkat PGS untuk meyiapkan pola hidup sehat bangsa Indonesia dalam menghadapi “beban ganda masalah gizi”, yaitu ketika kekurangan dan kelebihan gizi terjadi secara bersamaan.

Pedoman Gizi Seimbang diharapkan mampu memperbaiki pedoman empat sehat lima sempurna yang sudah dikenalkan sejak tahun 1950. Jika empat sehat lima sempurna menekankan pada makanan pokok, lauk pauk, sayur mayur, buah dan susu, maka PGS adalah susunan makan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Menurut prinsip PGS, kebutuhan jumlah gizi dicocokan dengan golongan usia, jenis kelamin, kesehatan, serta aktifitas fisik. Selain itu PGS juga memperhatikan variasi jenis makanan. Bahan makanan dalam konsep PGS terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu:

- Sumber energi atau tenaga : umbi-umbian, padi-padian, tepung-tepungan, sagu, jagung, dll.
- Sumber zat Pengatur : sayur-sayuran dan buah-buahan
- Sumber zat pembangun : ayam, ikan, telur, susu, daging, kacang-kacangan dan hasil olahan nya seperti  tahu, tempe, oncom, dan susu kedelai.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 5:46:00 PM
Tags :

Related : Pengertian Ilmu Gizi

0 komentar: