Friday, October 7, 2016

Penjadwalan Processor Pada Sistem Operasi Linux

Penjadwalan Processor Pada Sistem Operasi Linux - Sistem operasi mengeksekusi berbagai jenis program. Pada sistem batch program tersebut umumnya disebut dengan job, sedangkan pada sistem time sharing, program tersebut disebut program user atau program task. Pada beberapa buku teks menggunakan istilah job atau proses. Proses yaitu program yang sedang dieksekusi. Sedangakn eksekusi proses dilakukan secara berurutan.

Baca juga : 📣  Pengertian Sistem Operasi

Penjadwalan adalah kumpulan kebijaksanaan serta mekanisme dalam sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dikerjakan oleh sistem komputer. Pada postingan ini kita akan sama sama memahami tentang proses penjadwalan sistem operasi Linux.


Penjadwalan Processor Sistem Operasi Linux
Linux
Penjadwalan Central processor Unit (CPU) merupakan dasar dari multi programming sistem operasi. Dengan cara men-switch CPU diantara proses, maka akibatnya akan membut sistem operasi mampu membuat komputer produktif. Baca juga : Pengertian Sistem Operasi

Pada sistem Operasi, ada tiga jenis penjadwalan berada secara bersama-sama pada sistem operasi yang kompleks, yaitu:
a. Short term scheduller / Penjadwal jangka pendek
Short term scheduller bertugas menjadwalkan alokasi pemrosesan antara proses-proses ready di memori inti. Penjadwalan Short term scheduller dijalankan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.

b. Medium term scheduller / Penjadwal jangka menengah
Setelah mengeksekusi selama beberapa waktu, proses mungkin akan menunda sebuah eksekusi karena membuat permintaan layanan masukan atau keluaran atau memanggil suatu system call. Proses-proses tertunda tidak akan membuat suatu kemajuan menjadi selesai sampai kondisi yang menyebabkan tertunda dihilangkan. 

Supaya ruang memori bisa bermanfaat, maka proses dipindahkan dari memori utama ke memori sekunder supaya tersedia ruang untuk proses lain. Kapasitas memori inti terbatas untuk sejumlah proses aktif. Swapping adalah aktivitas pemindahan proses yang tertunda dari memori inti ke memori sekunder. Proses-proses memiliki kepentingan kecil saat itu sebagai proses yang tertunda. Tapi, begitu kondisi yang membuatnya tertunda hilang dan dimasukkan kembali ke memori utama dan ready. Baca juga : Jenis jenis sistem operasi

c. Long term scheduller /  Penjadwal jangka panjang
Penjadwalan Long term scheduller bekerja pada antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses-proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses, memori, masukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi selama periode aktivitas job-job interaktif rendah. Walaupun setiap proses terdiri dari suatu kesatuan yang terpisah tapi adakalanya proses tersebut membutuhka interaksi satu sama lain. Satu proses bisa dibangkitkan dari keluaran proses lainnya sebagai masukan. Pada saat proses dieksekusi, akan terjadi perubahan status.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 10:58:00 AM

Related : Penjadwalan Processor Pada Sistem Operasi Linux

0 komentar: