Tuesday, October 25, 2016

Sejarah Kerajaan Pajajaran secara Lengkap

Sejarah Kerajaan Pajajaran - Kerajaan Pakuan (Pakwan) atau kita sebut Kerajaan Pajajaran merupakan ibu kota yang kata orang sunda sering disebut dengan Dayeuhnya Kerajaan Sunda Galuh yang sebelumnya memang pernah berdiri saat tahun 1030-1579 Masehi di Tatar Pasundah, tepatnya pada wilayah Barat Pulau Jawa.

Tepatnya jika sekarang itu merupakan Kabupaten Bogor yang ada di Provinsi Jawa Barat. Pada masa itu, asia Tenggara sering menyebutnya dengan nama ibu kotanya sehingga kerajaan galuh pun sering di sebut sebagai kerjaan pajajaran ataupun pakuan.

sejarah kerajaan pajajaran


Lokasi Kerajaan Pajajaran

Lokasi dari kerajaan pakwan pajajaran ini jika dilihat dari peta Portugis, maka lokasi nya ada di daerah kota Bogor Jawa Barat. Sumber sejarah utama yang mengandung informasi mengenai kehidupan setiap hari nya di kerajaan pajajaran ini dari abad ke – 15 sampai abad ke 16 dapat kita temukan dalam naskah kuno Bujangga Manik, yang mana didalamnya menggambarkan dengan terperinci tentang Nama Tempat, kebudayaah, dan kebiasaan bangsa kerajaan pajajaran yang kala itu sedang terjadi. Baca juga : Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Kehancuran Kerajaan Pajajaran atau Pakuan

Kehancuran kerajana pakwan pajajaran ini di tulis dalam Bahasa sansakerta pada masa itu yang berbunyi seperti di bawah ini:

"Sang Susuktunggal inyana nu nyieuna palangka Sriman Sriwacana Sri Baduga Maharajadiraja Ratu Haji di Pakwan Pajajaran nu mikadatwan Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati, inyana Pakwan Sanghiyang Sri Ratu Dewata."

Artinya:
"Sang Susuktunggal ialah yang membuat tahta Sriman Sriwacana (untuk) Sri Baduga Maharaja ratu penguasa di Pakuan Pajajaran yang bersemayam di keraton Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati yaitu istana Sanghiyang Sri Ratu Dewata."

Kerajaan Pakuan Pajajaran hancur dan rata oleh tanah pada tahun 1579 dimana kejadian terseub diakibatkan oleh serang pecahan kerajaan sunda yaitu dari KESULTANAN BANTEN.

Berakhirnya kerjaan sunda yang ada di jawa barat tersebut ditandai oleh dirampasnya Palangka Sriman Sriwanca yang di gunakan untuk menobatkan seseoran gyang menjadi calon dari trah kerajaan sunda untuk duduk dan di nobatkan menjadi raja di Tatar Pasundan, dari pakuan Pajajaran ke Kraton Surosowan yang berada di Daerah Banten oleh pasukan Raja Maulana Yusuf.

Ya, memang Karena dasar politik dan permainan politik, kesultanan dari Banten memboyong batu itu agar kerajana sunda tidak lagi menobatkan seseorang untuk memimpin di tanah sunda dan juga mengklaim MAULANA YUSUF sebagai penerus Kekuasaan Sunda yang sah dan Karena Buyut perempuannya juga adalah Puteri Sri Baduga Maharaja, yaitu tidak lain adalah Raja dari Kerajaan Sunda. Baca juga : Sejarah Kerajaan Singasari

Raja Raja yang memimpin di Kerajaan Pajajaran atau Pakuan

Berikut dibawah ini adalah nama raja raja dan masa kepemimpinannya di Pakuan Pajajaran:

1. Sri Baduga Maharaja (tahun 1482 – 1521) bertahta di Pakuan (Bogor jawa barat)
2. Surawisesa (tahun 1521-1535) bertahta di daerah Pakuan
3. Ratu Sakti (tahun 1543-1551) bertahta di Pakuan
4. Ratu Nilakendra (tahun 1551-1567) meninggalkan Pakuan dikarenakan ada serangan dari Hasanudin dan Anaknya Maulana Yusuf
5. Rama Mulya (1567-1567) dikenal sebagai Prabu Eang Surya Kencana memerintah dari daerah Pandeglang.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 6:06:00 PM
Tags :

Related : Sejarah Kerajaan Pajajaran secara Lengkap

0 komentar: