Tuesday, November 8, 2016

Pengertian Batuan Beku dan Contohnya

Pengertian Batuan Beku dan Contohnya - Batuan beku adalah salah satu dari berbagai jenis batuan yang ada di dunia ini, Apa yang disebut batuan beku? Batuan beku yaitu salah satu jenis batuan yang terbentuk dari lelehan magma yang mengalami proses pembekuan. Batuan beku ini juga biasanya disebut dengan batuan ignesius. Magma yang membeku tersebut merupakan magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, proses pembekuan yang terjadi di bawah permukaan bumi disebut sebagai jenis batuan intrusif atau plutonik, dan juga yang terjadi di atas permukaan bumi disebut sebagai batuan ekstrusif atau vulkanik.

Pengertian Batuan Beku dan Contohnya

Nah, itulah pengertian dari batuan beku. jika melihat dari pengertiannya dapat di simpulkan bahwa proses pembentukan batuan beku ini tidak terlepas dari magma sebagai bahan baku utamanya. Melihat dari Proses Terbentuknya, Batuan Beku terbentuk oleh magma yang ada di dalam perut bumi. Namun kita juga perlu mengetahui proses terjadinya dari magma hingga menjadi bentuk batuan. Baca juga Jenis Jenis Batuan dan Pengertiannya
 
Batuan beku ini terbentuk karena adanya magma yang mengeras atau mengalami pembekuan. Magma ini berasal dari batuan setengah cair ataupun oleh batuan yang sudah ada sebelumnya, baik yang berada di mantel maupun di kerak bumi. Secara umum, proses pelelehan tersebut terjadi pada salah satu proses dari kenaikan temperatur, penurunan tekanan, ataupun perubahan komposisi. Selanjutnya untuk proses pembentukan batuan beku ini juga terkadang tergantung pada jenis batuan bekunya masing- masing.

Contoh dari Batuan Beku

Ada beberapa jenis batuan beku yang seringkali kita kenal, diantaranya adalah batu obsidian, batu granit, dan batu basalt. Batuan- batuan yang berbeda- beda tersebut mempunyai ciri- ciri tertentu. Ciri- ciri ataupun karakteristik dari masing- masing batu tersebut akan dipaparkan lebih jelasnya sebagai berikut.
1. Batu Obsidian
Batu obsidian merupakan salah satu jenis batuan beku. Batu obsidian ini juga disebut sebagai batu kaca. Batu obsidian ini memiliki warna hitam ataupun cokelat tua. Batu obsidian ini memiliki permukaan yang halus dan juga mengkilap. Batu obsidian ini banyak dimanfaatkan sebagai alat pemotong dan juga mata.

 Proses terjadinya batu obsidian ini berasal dari magma yang membeku dengan cepat di atas permukaan bumi. Karena proses terbentuknya ini yang berada di luar permukaan bumi, maka batu obsidian ini seringkali disebut sebagai salah satu jenis batuan beku luar atau batuan beku efusit.
2. Batu Granit
Batu granit juga merupakan salah satu jenis batuan beku. Batu granit terbentuk atas butiran- butiran yang kasar yang semi berwarna- warni. Disebut semi berwarna warni karena jenis batu ini memiliki warna yang berbeda- beda ada yang berwarna putih dan ada juga yang berwarna keabu- abuan.

Batu ini merupakan jenis batu yang sering digunakan untuk bahan bangunan atau sering digunakan untuk membangun sebuah gedung. Jenis batuan ini terbentuk karena adanya magma yang membeku yang prosesnya terjadi di dalam kerak bumi. Proses pembekuan ini berlangsung secara perahan- lahan dan dalam waktu yang cukup lama. Maka dari itu jenis batuan ini termasuk ke dalam jenis batuan beku dalam.
3. Batu Basal
Salah satu jenis lain dari batuan beku adalah batu Basal. Batu basal ini sering disebut juga sebagai batu lava. Batu lava atau basal ini memiliki warna hijau keabu- abuan dan terdiri dari butiran- butiran kecil atau berbentuk butiran- butiran kecil. Batu ini juga merupakan salah satu jenis batuan yang sering digunakan untuk membuat bahan bangunan.

Proses terbentuknya batu ini berasal dari magma yang membeku di bawah lapisan kerak bumi yang bercampur dengan gas- gas tertentu yang menyebabkan magma tersebut memiliki rongga- rongga kecil. Proses terjadinya dimulai dari magma yang keluar dari dapur magma dan mencapai permukaan bumi yang membeku dengan cepat di atas permukaan bumi. Maka dari itu jenis batuan ini termasuk ke dalam jenis batuan beku luar atau batuan beku efusit. Baca juga artikel terkait Pengertian Batuan Sedimen dan Contohnya
 
4. Batu Andesit
Salah satu jenis batuan beku lainnya adalah batu andesit. Batu andesit ini merupakan jenis batuan beku yang mempunyai warna putih keabu- abuan dan butirannya kecil- kecil seperti ciri- ciri yang dimiliki oleh batu basal. Batu ini seringkali digunakan dalam pembuatan arca dan juga bangunan- bangunan candi dan semacamnya. 

Proses terbentuknya batu ini berasal dari magma yang membeku dengan sangat cepat yang berada di bawah kerak bumi. Batu andesit ini merupakan salah satu jenis batuan beku yang tergolong ke dalam batuan beku luar atau batuan beku efusit.
5. Batu Apung
Jenis batuan beku selanjutnya adalah batu apung. Batu apung merupakan salah satu jenis dari batuan beku yang memiliki ciri khusus berwarna cokelat bercampur dengan abu- abu muda. Selain warna yang khas tersebut, batu ini juga memiliki bentuk berongga- rongga.

Batu ini seringkali digunakan untuk mengampelas kayu dan juga digunakan sebagai bahan penggosok. Batu ini terbentuk dari magma yang membeku di permukaan bumi. Maka dari jenis cara pembentukannya, batu ini tergolong sebagai batuan beku dengan jenis batu beku efusit.

Sekian pembahasan kali ini tentang Pengertian Batuan Beku dan Contohnya semoga artikel kali ini membantu anda, dan dapat bermanfaat sehingga anda akan lebih mengetahui salah satu dari berbagai jeni jenis batuan yang ada didunia yaitu batuan beku ini. Trimakasi!!!
                                             >>>>> WASSALAMUALAIKUM<<<<<
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 9:53:00 AM

Related : Pengertian Batuan Beku dan Contohnya

0 komentar:

Post a Comment