Saturday, November 19, 2016

Proses Tembentukan Tanah

Proses Tembentukan Tanah - Tanah merupakan salah satu unsur di permukaan bumi yang dimana unsr ini merupakan salah satu dari unsur pembentukan bumi. Tanah juga merupakan tenpat tumbuh dan berkembangnya beberapa vegetasi makhluk hidup. Proses pembentukan tanah dapat terjadi dengan tiga macam cara. Proses pembentukan tanah adalah proses perubahan yang terbentuk dari bahan induk atau bahan dasar yang mengalami plapukan menjadi sebuah lapisan tanah. Perkembangan tanah dari yang awal mulanya dari bahan induk yang padat menjadi bahan induk yang agak lunak, selanjutnya lama kalamaan akan berubah menjadi tanah pada lapisan bawah (subsoil) dan lapisan tanah atas (topsoil), dalam periode yang cukup lama sampai dengan ratusan tahun hingga ribuan tahun. 

Proses Tembentukan Tanah

Revolusi Tanah yang terjadi menrupakan sebuah perubahan dari batuan induk sampai menjadi tanah karena batuan induk mengalami sebuah proses pelapukan, Proses pelapukan batuan yaitu proses penghancuran sebuah batuan menjadi tanah dikarenakan iklim atau suhu yang akan mempengaruhi proses plapukan tersebut. Baca lebih lengkap Pengertian Tanah

Secara umum dapat diketahui bahwa proses pembentukan tanah ialah proses pembentukan dari lapisan batuan yang mengalami pelapukan. Berikut ini adalah beberapa proses pembentukan tanah dari batuan yang mengalami pelapukan dan beberapa cara terbentuknya tanah.

Macam-Macam Pembentukan Tanah

  • Tanah terbentuk dari adanya endapan pasir dan debu yang sangat tebal oleh tanah.
  • Tanah terbentuk dari sebuah batuan-batuan yang ditumbuhi dengan tumbuhan perintis, seperti lumut. 
  • Tanah dapat terjadi karena adanya pelapukan batuan dan pembusukan tanam-tanaman.

Penyebab Terbentuknya tanah

Syarat utama dalam pembentukan tanah ada dua macam yaitu Tersedianya bahan asal pembentukan tanah yaitu seperti batuan induk. dan Tersedianya faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dari bahan induk.

Bahan induk tanah sangatlah berbeda dengan batuan induk. Bahan induk tanah merupakan bahan yang dihasilkan dari proses pelapukan batuan induk. Bahan induk bersifat lepas-lepas sedangkan batuan induk bersifat padu. Faktor-faktor yang bekerja dalam proses plapukan bahan induk tanah dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu faktor aktif dan faktot pasif. Faktor aktif dalam pembentukan tanah adalah adanya iklim dan organisme tanah. Faktor pembentuk tanah pasif adalah relief atau bentuk lahan dari permukaan bumi, bahan induk, dan waktu yang cukup lama.

Faktor-faktor Pembentukan Tanah

Faktor utama dari adanya pembentukan tanah adalah adanya Tenaga eksogen yang berupa tenaga sinar matahari dalam waktu yang cukup lama sehingga dapat melapukkan sebuah batuan. Batuan yang lapuk kemudian akan diangkut oleh tenaga air dan tenaga angin. Batuan lapuk atau hancuran dari batuan dalam waktu yang sangat lama akan berubah menjadi tanah. Jadi, pada dasarnya tanah melupakan sebuah unsur yang terbentuk dari sebuah batuan. Faktor pembentuk tanah lebih lengkapnya antara lain:

1. Batuan Induk

Bahan baku utama yang nantinya akan terbentuk menjadi tanah disebut batuan induk. Pada umumnya tanah berasal dari sebuah batuan dan juga berasal dari sisa-sisa bahan organik, seperti dari Daun dan ranting yang gugur dan sisa tanaman yang telah mati membentu bahan organik. Baca Lebih lengkap Jenis-Jenis Batuan dan Pengertiannya

2. Iklim

Iklim juga mempunyai peranan yang sangat penting untuk proses pembentukan tanah. Komponen iklimlah faktor yang paling berpengaruh dalam proses pembentukan tanah adalah temperatur udara dan curah hujan. Selanjutnya akan menyebabkan terjadinya pelapukan secara fisik dan kimia.

3. Organisme

Organisme atau juga makhluk hidup yang berperan dalam proses pembunuhan tanah terutamah vegetasi dan jasad renik. Vegetasi tersebut akan berpengaruh pada pelapukan fisik, kimia, dan organik.

4. Topografi

Topografi adalah keadaan atau relief dari muka bumi pada suatu daerah. Pembentukan tanah akan memerlukan tempat atau relief tertentu. Pada daerah yang relief muka bumi yang datar, pembentukan tanah akan terjadi lebih cepat dari pada pembentukan di daerah yang miring. Karena di daerah yang datar tanah yang sudah terbentuk sulit untuk tererosi.

5. Waktu

Perubahan yang terjadi pada batuan induk untuk menjadi tanah memerlukan waktu yang cukup lama. Biasanya untuk membentuk tanah yang kukurannya setebal 30 cm memerlukan waktu kira-kira 100 tahun.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 10:55:00 AM

Related : Proses Tembentukan Tanah

0 komentar: