Thursday, November 17, 2016

Sejarah Kerajaan Cianjur

Sejarah Kerajaan Cianjur – Kerajaan yang ada di daerah Kabupaten Cianjur, merupakan sebuah kerajaan kuno, yang sampai masa kini tidak di hilangkan keberadaan nya dan juga tradisinya. Yang terkenal kerajaan yang ada di cianjur ialah kerajaan JAMPANG MANGGUNG. Kerajaan ini merupakan kerajaan yang monarki yang pernah ada dalam kerajaan yang ada di tatar sunda ataupun tatar pasundan.

Kerajaan ini di dirikan oleh Akin Sugiwanca yang tidak lain merupakan seorang adinya dari Aki Tirem yang merupakan leluhur kerajaan Sunda yang pertama kali mendirikan adannya kerajaan di daerah sunda, tepatnya pada abad atau tahun sekitar tahun ke 2 dalam masehi.

Baca Juga: Sejarah Kerajaan di Nusantara Lengkap

Lokasi Kerajaan Cianjur ataupun Kerajaan Jampang Manggung

Lokasi dari kerajaan jampang manggung ini ialah tepatnya di kecamatan Cianjur yang sekarang ada dan kita kenal, atau lebih tepatnya di kaki gunung Mangel. Kerajaan ini sejaman dengan adanya Aki Tirem, juga selain dari seorang pendiri dari kerajaan ini ada juga versi dari kerajaan Jampang manggung yang di kenal dengan Perabu Borosngora Sanghyang sebagai pendiri kedua dari kerajaan Cianjur ataupun Jampang Manggung.

sejarah kerajaan jampang manggung di cianjur

Sosok Sanghyag Borosngora Cianjur

Setahu saya, dalam sejarah yang ada di kerajaan Cianjur, saya orang cianjur yang di ketahui ialah kerajaan cianjur yang dinamakan jampang manggung ada yang terkenal dengan soosk Sanghyang Borosngora sebagai perabu jampang manggung, yang di namakan sanghyang borosngora ini memiliki nama asli yaitu pangeran Sanghyang Borosngora.

Ia merupakan anak atapu putera yang kedua dari adipati singacala yang ada di panjalu, dan yang di kenal sebagai prabu cakradewa, perabu cakradewa ini juga di kenal sebagai putra sedang larang yang tidak lain lagi sedang larang ini merupakan putera ratu prapa selawati.

Sanghyang ini merupakan puter dari prabu cakradea dan permaisuri yang di beri nama ratu sari permanadewi, jani Sanghyang borosngora adalah sodaranya misan dalem cikundul, karena ratusari adalah putera ke enam dari Adi pati Wanaperi Sang Aria Kikis. 

Prabu ini mempunyai empat orang saudaranya tapi ketika usia 14 tahun tepatnya ia di perintahkan untuk pergi berziarah ke tanah suci mekkah oleh ayahnya. Dan setelah 6 tahun lamanya kepergian ziarah prabu, pada bulan sofar tahun 1101 hijirah pulang ke Tanah Air Indonesia.

Akhirnya singkat cerita, setelah kepulangan nya dari tanah suci sanghyang mendapatkan julukan Syekh Haji Sampulur sauma dipa ulama, setelah itu ketika tiba di tanah kerajaan dan kampung halamanya, kerajaan Singacala, ternyata dia di sediakan kabar yang menyedihkan dimana ayahnya telah meninggal dunia setelahnya dia lama tinggal di tanah suci.

Kemudian sanghyang pun mempunyai tekad dan tujuan untuk menyebarkan ajaran agama islam kepada umat ataupun rakyat di kerajaan jampang manggung ini. Pertama kali dia berangkat ke tanah leluhurnya di gunung sawal, yang kedua dia ke daerah jampang wetan, dan sampai ke jampang kulon, gunung rompang dan di sanalah dia banyak di kenal dengan sebutan syeikh haji dalem sepuh.

Setelah itu, akhirnya seiring berjalannya waktu, maka borosngora pun menikah, dia menikah dengan seorang yang yatim, namun merupakan cucu angkat dari kangjeng kiai cintalinuwuh yang ada di gunung wayang, ia adalah turunan asli dari senapati amuk murugul surawijaya yang merupakan sri maharaja dari pajajaran untuk kerajaan cirebon, sanghyang pun hidup sampai usia yang amat lanjut, lalu ia wafat dengan tinggal di gunung rompang yang waktu itu dimakamkan di dekat tepi sungai cileuleuy, kecamatan nagrak kabupaten sukabumi yang sekarang kita kenal.

Baca Juga:  Sejarah Kerajaan Pajajaran

Dan setelah itu adalah penerusnya yang menduduki tahta, yaitu tidak lain merupakan putera cikalnya sendiri yang di namakan Hariang Sancang Kuning, dia mendiami kerajaan yang ada di daerah Pajajaran Girang dan Pajajaran Tengah.

Misteri Keberadaan Kerajaan Jampang Manggung di Cianjur

Misteri dari jampang manggung memang masih di perbincangkan, itu di sebabkan karena tidak adanya data yang akurat dan masih harus banyak di gali oleh para sejarawan dan akeolog, karena dalam data sejarah kabupaten cianjur tidak ada sama sekali nama kerajaan jampang manggung ini, melainkan hanya sebuah data yang jika di akurkan yang satu dengan yang lainnya hanya akan terlihat perbedaannya saja.

Meskipun begitu, namun ada yang menunjukkan bahwa memang ada tapak tilas kaki dalam sebuah batu di gunung yang mana raja sanghyang kala itu di makamkan, ini pun banyak di sebut sebagai bukti dari keberadaan kerajaan jampang manggung yang pernah berjaya di kabupaten cianjur tercinta ini.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 10:02:00 PM
Tags :

Related : Sejarah Kerajaan Cianjur

0 komentar:

Post a Comment