Langsung ke konten utama

Teori Lempeng Tektonik

Teori Lempeng Tektonik - Pergerakan benua dan dasar laut menurut dinyatakan para ahli disebabkan adanya sebuah lempeng didalam kerak bumi. Lempeng-lempeng ini terapung di atas mantel bumi. Arus konveksi yang kuat sangat di dalam astenosfer akan menggerakkan lempeng-lempeng ini di permukaan bumi. Teori Tektonik lempeng inilah yang dinamakan teori lempeng tektonik. Secara garis besar lempeng tektonik di dunia dibagi menjadi dua, yaitu lempeng samudera yang merupakan dasar laut, dan lempeng benua yang merupakan daratan.

Teori Lempeng Tektonik

Lempeng samudera memiliki berat jenis yang lebih besar dibandingkan lempeng benua. Lempeng samudera sering kita disebut juga dengan lapisan sima dan lempeng benua disebut juga dengan lapisan sial. Lempeng-lempeng tersebut adalah lempengan penyusun bumi, Lempengan yang menyusun bumi terdiri atas lempeng tektonik yang besar dan juga lempeng tektonik yang kecil. Lempeng tektonik tersebut diantaranya. Baca Lebih lengkap Pengertian Gempa Tektonik dan Penyebabnya

Lempeng tektonik Besar

Lempeng Tektonik Besar merupakan salah satu jenis lempengan penyusun dari bumi ini, berikut ini merupakan lempeng besar yang ada di muka bumi yang menyusun bumi.

  • Lempeng Fasifik, meliputi wilayah lautan Fasifik 
  • Lempeng Amerika Utara, meliputi wilayah Amerika Utara 
  • Lempeng Antartika, meliputi benua dan lautan Antartika 
  • Lempeng Amerika Selatan, meliputi wilayah Amerika Selatan 
  • Lempeng Afrika, meliputi wilayah di Afrika, lautan Atlantik bagian timur, dan lautan Hindia bagian barat. 
  • Lempeng Hindia Australia, meliputi wilayah Lautan Hindia, subkontinen India, dan Australia bagian barat.

Lempeng Tektonik Kecil

Selain lempeng tektonik yang besar, bumi juga tersusun atas lempeng-lempeng taktonik yang berukuran kecil, antara lain:
  • Lempeng Nazca 
  • Lempeng Cocos 
  • Lempeng Filipina 
  • Lempeng Karibia 
  • Lempeng Arab 
  • Lempeng Gorda 
  • Lempeng Scotia 
  • Lempeng Juan de fuca 
  • Lempeng Rivera
Pergerakan antar lempeng tektonik ini menyebabkan bentukan-bentukan alam semesta, sehingga membentuk batas antar wilayah yang memiliki tiga sifat. Tiga sifat lempeng lempeng tersebut antara lain divergen atau menjauh, konvergen atau saling bertumbukan, dan lateral displacement atau sesar mendatar.

Batas Divergen

Batas divergen terjadi ketika lempeng-lempeng bergerak saling menjauh proses saling menjauhnya antara dasar samudera. Magma mengalir keluara dari astenosfer dan terbentuklah sebuah lapisan batuan (litosfer) baru. Tekanan yang berasal dari dalam bumi sangat besar, sedangkan kerak bumi sangat tipis sehingga menyebabkan adanya batas divergen. Daerah yang banyak memiliki batas divergen adalah daerah Afrika bagian timur dan Laut Merah.

Batas Konvergen

Terjadinya batas kovergen yaitu ketika sebuah lempeng terbentuk dan saling menjauh satu sama lain di suatu daerah, maka ditempat lain akan terjadilah sebuah komvergensi dan tumbukan antar lempeng. Besarnya kekuatan tumpukan tergantung pada lapisan batuan lempeng yang ada di daerah tersebut.

Masa lempeng benua yang lebih ringan di bandingkan dengan masa lempeng samudra sehingga Lempeng dengan masa lebih ringan akan mendorong lempeng dengan masa lebih berat kebawah. Proses inilah yang biasanya disebut dengan subdaksi dan daerah yang terbentuk kearena adanya subdaksi disebut dengan zona subdaksi. Baca juga Pengertian Tenaga Endogen dan Eksogen

Zona subdaksi dan batas konvergen akan terjadi jika ada pertemuan dan tumpukan antara lempeng samudra denagn lempeng benua.

Leteral displacement

Lateral displacement terjadi ketika ada dua lempeng yang bergerak pada garis yang sama, tidak saling menjauh dan tidak saling bertumpukan, misalnya satu lempeng bergerak ke arah utara dan yang satunya lagi bergerak ke selatan tanpa ada rekahan atau dikenal dengan pergeseran antar keduanya. Kejadian ini tidak akan menyebabkan penghilangan atau pemunculan kerak bumi, tetapi sepanjang daerah itu akan terbentuk sesar. Gerakan lempeng tektonik tersebut akan menyebabkan gempa bumi dan terbentuknya gunung.

Postingan populer dari blog ini

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu - Permainan bola voli adalah olah raga yang sangat digemari oleh kaum laki-laki atau perempuan, dalam permainan ini jumlah pemain nya dibatasi dengan jumlah yang sedikit mengingat lapangan bola voli juga tergolong kecil, berbeda dengan sepak bola yang kita kenal dengan istilah kesebelasan. Jumlah pemain bola voli dalam satu regu maximal ada 6, sedangkan untuk jumlah minumum ada 4 orang.
Baca juga : Ukuran lapangan bola voli standar nasional

Aturan Jumlah Pemain Bola Voli dalam Satu Regu Setiap tim atau regu memiliki jumlah pemain 10 orang, 6 Orang pemain inti dan 4 orang pemain cadanagan. Pada saat pergantian pemain ketika pertandingan berlangsung tidak dibatasi.  Maksimal dalam satu pertandingaan harus ada 6 pemain inti. minimal 4 pemain. Jika kurang dari empat pemain, maka regu bersangkutan dianggap K.O.
Posisi Pemain Saat Pertandingan Bola Voli Posisi pemain ketika pertandingan berlangsung terbagi menjadi 3, diantaranya; 2 Pemain Smasher/spiker…

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri - Ring basket merupakan sesuatu yang termasuk kedalam fasilitas bola basket. Ring basket juga merupakan poin penting dalam permainan bola basket karena ring adalah tempat di mana pemain harus menembak bola ke dalam rangka untuk mengumpulkan poin. Lalu berapakah tinggi ring basket ???
Pada psotingan ini kita akan sama sama mengkaji tinggi ring basket. Ring basket memiliki tinggi yang berbeda. Ketinggian resmi peraturan NBA ring basket adalah 10 kaki dari lantai atau 305cm, dan papan  3,5 kaki vertikal dan 6 kaki horizontal. Hoop berdiameter 18 inci. Ketinggian lingkaran itu adalah standar di semua tingkat bermain.
Baca Juga : Ukuran Lapangan Basket
National Basketball Association memiliki standar yang berbeda untuk hoops basket karena visibilitas dalam permainan dan sifat fisik atlet profesional. Papan pantul basket NBA terbuat dari kaca 1/4-inch-tebal dan 72 inci lebar 42 inci. Konektor terbuat dari  logam, dan lingkaran dan lingkar…

45 Butir-butir Pancasila

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA - Sejak tahun 2003, berdasarkan Tap MPR No.I/MPR/2003, 36 butir pedoman pengamalan Pancasila telah diganti menjadi 45 butir butir Pancasila.  Tapi yang sangat disayangkan yaitu tidak adanya kebijakan pemerintah untuk memasukkanya ke dalam kurikulum pendidikan ataupun program doktrinasi lewat media. 
Namun, meski demikian tidak ada salahnya jika kita mengetahui bagaimana cara pengamalan Butir-butir Pancasila tersebut.  Berikut 45 Butir-butir Pancasila beserta contoh sikap yang mencerminkan pengamalannya:

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA
A.  Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa…