Saturday, December 31, 2016

Jenis Jenis Tanah di Indonesia

Jenis Jenis Tanah di Indonesia - Tanah merupakan salah satu unsur dari bumi, keberadaan tanah bisa ditemui dimana saja. Karena kerak Bumi terdiri dari daratan dan perairan saja. Sedangkan daratan sendiri paling banyak berupa tanah. Oleh karena itulah adalah sangat wajar apabila tanah yang ada di Bumi memiliki banyak jenisnya. Perbedaan tanah di setiap daerah ini disebabkan oleh banyak faktor. Adapun salah satu jenis tanah yang ada di indonesia adalah seperti tanah Laterit, tanah humus, tanah vukanik, dan lain-lainnya. Berikut ini adaah Beberapa jenis tanah yang ada di Indonesia . 

Jenis Jenis Tanah di Indonesia 

Perlu anda ketahui bahwa keadaan tanah di berbagai wilayah di indonesia sangatlah berbeda tergantung dengan keadaan, letak geografis, cuaca, iklim, suhu udara, dan lain sebagainya . berikut ini adalah beberapa contoh dari tanah yang ada di indonesia. Baca lebih lengkap Pengertian Tanah dan contohnya
 

Jenis Jenis Tanah di Indonesia

Tanah aluvial 

Tanah aluvial atau juga sering disebut sebagai tanah endapan adalah tanah yang terbentuk dari berbagai material halus yang dihasilkan dari pengendapan aliran sungai di dataran rendah atau lembah. Tanah jenis ini banyak terdapat di pantai-pantai seperti di pantai timur Sumatra, pantai utara Jawa, dan juga terdapat di sungai seperti di sepanjang Sungai Barito, sungai Mahakam, sungai Musi, sungai Citarum, sungai Batanghari, dan sungai Bengawan Solo.

Tanah vulkanis

Tanah Vulkanis merupakan salah satu tanah yang ada di Indonesia tanah vulkanik adalah tanah yang berasal dari abu yang di hasilkan dari peletusan gunung berapi yang sudah mengalami proses pelapukan dari karena suhu yang tinggi. Tanah Vulkanik biadanya terdapat di lereng-lereng gunung berapi. Tanaman yang biasa tumbuh di tanah vulkanik adalah tanaman hujan tropis, bambo, dan rumput.

Tanah regosol

Tanah rengosol merupakan tanah yang hampir sama dengan tanah vulkanik yaitu tanah yang berasa dari material gunung berapi yang meletus, bentuk dari tanah rengosol berbentuk berbutir kasar yang biasanya terbawa oleh aliran air yang mengendap. Tanah regosol berupa tanah aluvial yang baru diendapkan dan tanah pasir terdapat di Bengkulu, Jawa, Bali, pantai Sumatra Barat, dan Nusa Tenggara Barat. Material jenis tanah ini berupa tanah regosol, abu vulkan, napal, dan pasir vulkan. Tanah regosol sangat cocok ditanami padi, tebu, palawija, tembakau, dan sayuran.

Tanah kapur

Tanah atau juga biasa deisebut dengan tanah mediteran adalah sebuah tanah yang terbentuk dari pelapukan batu kapur yang mengalami pengendapan. Tanah kapur biasanya berwarna putih kekuning kuningan dan terdapat di daerah perbukitan kapur seperti di daerah Sumatra Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Tanaman yang hidup di daerah kapur adalah palawija, stepa, savana, dan hutan jati atau hutan musim.

Tanah litosol

Tanah litosol adalah tanah yang berbentuk seperti batuan. Bahan pembentukan dari tanah litosol berasal dari batuan keras yang mengalami pelapukan namun proses pelapukannya belum sempurna. Jenis tanah litosol ini juga biasa disebut sebagai tanah azonal. Tanaman yang dapat tumbuh di tanah litosol adalah rumput ternak, palawija, dan tanaman keras. Baca juga artikel terkait Proses Pembentukan Tanah Lengkap

Tanah argonosol

Tanah argonosol atau juga biasa disebut dengan tanah gambut adalah sebuah tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang ada di rawa-rawa yang mengalami pembusukan. Tanah argonosol biasanya berada di tepi atau bahkan di dasar rawa dan di rawa yang sudah mengalami pengeringan, tanah rengosol biasanya berwarna hitam hingga cokelat. keberadaan tanah argonosol di indonesia yaitu terdapat di rawa Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Tanaman yang dapat tumbuh di tanah argonosol adalah karet, nanas, palawija, dan padi.

Tanah grumusol

Tanah grumusol atau juga biasa disebut dengan tanah margalith adalah tanah yang terbentuk dari sebuah material yang halus dengan lempung. Tanah grumusol merupakan tanah yang sangat subur, tekstur dari tanah grumusol sangatlah gembur namun ketika basah tanah ini menjadi lengket. tanah ini biasanya berwarna hitam kelabu dan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Tanaman yang tumbuh di tanah grumosol adalah padi, jagung, kedelai, tebu, kapas, tembakau, dan jati.

Tanah latosol

Tanah latosol merupakan jenis tanah yang sudah ada sejak dahulu umur tanah latosol yang sudah tua menyebabkan tanah ini kurang begitu subur, kandungan dari tanah latosol adalah zat besi dan aluminium sehingga tanah ini banyak sekali dijadikan tempat pertambangan. Warna dari tanah latosol berwarna merah hingga kuning sehingga sering disebut sebagai tanah merah. Sifat dari Tanah latosol yaitu cepat mengeras jika tersingkap atau berada di udara terbuka. 

Tanah latosol tersebar di Sumatra Utara, Sumatra Barat, lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Papua. Tumbuhan yang dapat hidup di tanah latosol adalah padi, palawija, sayuran, buah-buahan, karet, sisal, cengkih, kakao, kopi, dan kelapa sawit.
Demikianlah penjelasan kali ini semoga artikel tentang Jenis-Jenis Tanah di Indonesia bermanfaat bagi anda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 1:12:00 PM

Related : Jenis Jenis Tanah di Indonesia

0 komentar: