Friday, December 23, 2016

Peninggalan Kerajaan Gowa Makasar

Peninggalan Kerajaan Gowa Makassar – Kesultanan Makassar dimana sering banyak di sebut dengan Kerajaan Gowa Tallo merupakan kerajaan yang bercorakkan islam yang saat itu telah di dirikan pada awal abad yang ke 16 masehi di daerah Sulawesi Selatan. Dan juga kerajan Makassar ini berawal dari sebuah banyaknya kerajaan-kerajaan yang kecil dan juga terus bertikai sampai akhirnya kerajaan ini muncul dan mejadi pusat dari segala kerajaan yang ada di Makassar waktu itu.
Dari sekian banyak yang bergabung dari beberapa kerajaan kecil tadi, hanya dua kerajana lah yang paling dominan dalam persatuan kerajaan ini, yaitu  kerajaan GOWA dan juga Kerajaan TALLO, dan disatukan lah dari 2 gabungan kubu besar ini dalam KERAJAAN MAKASSAR. Dan Kerajaan Gowa Talloh ini selama masa berdiri telah banyak sekali meningalkan sejarah terutama benda benda bersejarah dari peninggalannya yang sekarang masih dapat kita lihat.

Sejarah dan Peninggalan Peninggalan Kerajaan Gowa Tallo Makassar -

Dan dalam potingan kali ini, tentunya saya akan membahas tentang peninggalan dari kerajaan Makassar ini yang pastinya di lengkapi dengan gambar dan sejarahnya. Peninggalan dari kerajaan Gowa Tallo ini banyak sekali, dan diantara sekian banyak peninggalannya, maka dari situlah saya akan rincikan salah satu nya sebagai berikut :
1.Benteng Rotterdam (benteng Ujugn Pandang)
2.Masjid Katangka
3.Kompleks Makam Katangka
4.Batu Pallantikang
5.Makam Syekh Yusuf

Nah, kurang lebih nya akan kami jelaskan dari 5 peninggalan kerajaan Makassar ini secara rinci. Berikut penjelasannya:

1.Benteng Ford Ratterdam (benteng ujung pandang)

benteng ujung pandang
Gambar Benteng Ujung Pandang Fort Rotterdam
Menurut sejarah dan para ahli, benteng ini adalah sebuah bangunan yang berupakan benteng besar dan sangat besar peninggalan dari masa kejayaan yang di alami oleh kerajaan Makassar pada saat itu, yang tepatnya benteng ini terletak di daerah Pesisir Barat Pantai di Kota Makassar, benteng ini juga di bangun oleh sang Maha Raja Gowa yang ke 9, yaitu MANRIGAU DAENG BONTO KARAENG LAKIUNG TUMAPA’RISI’ KALONNA tepatnya yaitu pada tahun 1545, sangat aneh juga ya nama dari raja nya.

Katanya, pada saat pembangunan kerajaan ini dari tanah Liat, siapa sangka ternyata Raja Gowa Tallo yang ke 14 yaitu Sultan Alauddin akhirnya Memugar kembali bangunan benteng ini dengan bahan dari batu PADAS yang di dapati dari pegunungan KARST DI MAROS. Orang makassar menyebutnya dengan Fort Rotterdam ataupun Benteng Panyyua ataupun yang artinya Benteng Penyu. Karena, jika di lihat dari atas, katanya benteng ini mirip sekali dengan Penyu.

Dan para ahli sejarah mengatakan bentuk dari benteng ini sendiri pun memiliki makna filosofi tertentu, yang bahwa memang kerajaan Makassar ini merupakan kerajaan yang Berjaya Dilaut dan juga di Darata. Sama sebagaimana sebuah penyu yang hidupnya di dalam dua alam.

Fungsi dari benteng ini sangatlah banyak sekali, banyak di fungsikan ebagai markas dari pasukan katak kerajana, juga sebagai pusat pertahanan dari Kerajaan Makassar ataupun Kerajaan Gowa Tallo dari serangan laut yang akan datang pada kerajaan. Pernah juga benteng ini beralih fungsi sebagai Penyimpanan tempat rempah rempah dari seluruh wilayah yang ada di Indonesia Timur pada masa Kepemimpinan Cornelis Speelman.

Dan sebenarnya juga jika di tanyakan pada penduduk sekitar bahwa memang nama asli dari Benteng ini yaitu Benteng Ujung Pandang. Dan setelah di pimpin oleh Cornelis maka di ubahlah namanya menjadi Benteng Rotterdam untuk mengenang tempat kelahirannya yang ada di Kota Rotterdam, Negara Belanda.

2.Batu Pallantikang

batu palantikang
Gambar Batu Palantikang
Batu ini banyak di sebut juga dengan patu pelantikan yaitu batu Andesit yan diapit oleh batu Kapur, batu dari peninggalan kerajaan Makassar ini telah banyak dipercaya memiliki sebuah tuah karenanya dianggap sebagai batu dari Khayangan, dan dari anggapan batu itu lah akhirnya ini pun di gunakan sebagai tempat untuk mengampil sumpah bagi setiap raja yang di lantik atas nya untuk penguasa baru di Kerajaan Gowa Tallo  ataupun Kerajaan Makssar ini. Batu ini pun masih Insitu ataupun berada tepat di tempat aslinya yaitu di Tenggara Kompleks Pemakaman Tamalate, dan pastinya masih dapat kita kunjungi sampai sekarang.

3.Masjid Katangka

masjid katangka
gambar masjid katangka atau masjid al-hilal
Masjid ini sekarang di ubah nama menjadi MASJID AL-HILAL, yang merupakan salah satu dari peninggalan kerajaan Makassar itu sendiri, karena ini pun menjadi ciri bahwa kerajaan Makassar ini merupakan kerajaan yang bercorak ISLAM. Masjid ini di bangun tepatnya pada tahun ke 1603, dan juga masjid ini pun secara administrative kin pun terletak di sebuah Desa Katangka Kecamatan Somba Upu dan Kabupaten Gowa. Tak jauh juga lokasinya dari Sultan Hasanuddin. Nama katangka itu sendiri di yakini berasalh dari nama suatu bahan pembuatan masjid itu , yaitu kayu Katangka.

4.Kompleks Makam Katangka

Kompleks ini berada di area Masjid Katangka sendiri, ini juga merupakan peninggalan kerajaan Makassar yang di dalam nya juga ada Makam dari mendiang keluarga dan juga Keturunan para Raja Raja GOwa Makassar. Termasuk juga makam SULTAN HASANUDIN, makam raja ini bisa di kenali oleh kita dengan sangat mudah, kaerana di atapi oleh kubah, sementara makam dari para pemuka agama, keturunan dan juga kerabat raja hanya di tandai dengan Batu Nisan Biasa saja.

5.Makam Syekh Yusuf 

makam syekh yusuf
Gambar Makam SYEKH YUSUF
Syek Yusuf ini merupakan Ulama yang Besar yang saat itu hidup pada Zaman Kolonial Belanda yang mana pengaruh dan juga wibawanya yang besar sekali untuk perlawanan rakyat Makassar saat itu pada penjajah bisa membuat pasukan Belanda itu mengasingkan diri sendiri ke daerah Srilanka, dan setelah it uke Cape Townl di Afrika selatan. Jenazah dari sang Syek ini setelah beberapa tahun dikembalikan lagi ke daerah Makassar dan kemudian di Makamkan di sana, tepatnya di sebuah dataran rendah Lakiung sebelahnya dari Masjid Katangka.

Dan demikianlah sedikit ulasan yang rinci mengenai sejarah dan juga peninggalan dari kerajaan Makassar atau pada zamannya di sebut dengan kerajaan Gowa Tallo itu. Semoga bermanfaat dan juga sering mampir ke blog ini untuk dapetin sejarah penting lainnya yang pastinya banyak di butuhkan oleh kita sebagai penerus Negeri tercinta ini.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 2:55:00 AM
Tags :

Related : Peninggalan Kerajaan Gowa Makasar

0 komentar:

Post a Comment