Langsung ke konten utama

Peninggalan Kerajaan Gowa Makasar

Peninggalan Kerajaan Gowa Makassar – Kesultanan Makassar dimana sering banyak di sebut dengan Kerajaan Gowa Tallo merupakan kerajaan yang bercorakkan islam yang saat itu telah di dirikan pada awal abad yang ke 16 masehi di daerah Sulawesi Selatan. Dan juga kerajan Makassar ini berawal dari sebuah banyaknya kerajaan-kerajaan yang kecil dan juga terus bertikai sampai akhirnya kerajaan ini muncul dan mejadi pusat dari segala kerajaan yang ada di Makassar waktu itu.
Dari sekian banyak yang bergabung dari beberapa kerajaan kecil tadi, hanya dua kerajana lah yang paling dominan dalam persatuan kerajaan ini, yaitu  kerajaan GOWA dan juga Kerajaan TALLO, dan disatukan lah dari 2 gabungan kubu besar ini dalam KERAJAAN MAKASSAR. Dan Kerajaan Gowa Talloh ini selama masa berdiri telah banyak sekali meningalkan sejarah terutama benda benda bersejarah dari peninggalannya yang sekarang masih dapat kita lihat.

Sejarah dan Peninggalan Peninggalan Kerajaan Gowa Tallo Makassar -

Dan dalam potingan kali ini, tentunya saya akan membahas tentang peninggalan dari kerajaan Makassar ini yang pastinya di lengkapi dengan gambar dan sejarahnya. Peninggalan dari kerajaan Gowa Tallo ini banyak sekali, dan diantara sekian banyak peninggalannya, maka dari situlah saya akan rincikan salah satu nya sebagai berikut :
1.Benteng Rotterdam (benteng Ujugn Pandang)
2.Masjid Katangka
3.Kompleks Makam Katangka
4.Batu Pallantikang
5.Makam Syekh Yusuf

Nah, kurang lebih nya akan kami jelaskan dari 5 peninggalan kerajaan Makassar ini secara rinci. Berikut penjelasannya:

1.Benteng Ford Ratterdam (benteng ujung pandang)

benteng ujung pandang
Gambar Benteng Ujung Pandang Fort Rotterdam
Menurut sejarah dan para ahli, benteng ini adalah sebuah bangunan yang berupakan benteng besar dan sangat besar peninggalan dari masa kejayaan yang di alami oleh kerajaan Makassar pada saat itu, yang tepatnya benteng ini terletak di daerah Pesisir Barat Pantai di Kota Makassar, benteng ini juga di bangun oleh sang Maha Raja Gowa yang ke 9, yaitu MANRIGAU DAENG BONTO KARAENG LAKIUNG TUMAPA’RISI’ KALONNA tepatnya yaitu pada tahun 1545, sangat aneh juga ya nama dari raja nya.

Katanya, pada saat pembangunan kerajaan ini dari tanah Liat, siapa sangka ternyata Raja Gowa Tallo yang ke 14 yaitu Sultan Alauddin akhirnya Memugar kembali bangunan benteng ini dengan bahan dari batu PADAS yang di dapati dari pegunungan KARST DI MAROS. Orang makassar menyebutnya dengan Fort Rotterdam ataupun Benteng Panyyua ataupun yang artinya Benteng Penyu. Karena, jika di lihat dari atas, katanya benteng ini mirip sekali dengan Penyu.

Dan para ahli sejarah mengatakan bentuk dari benteng ini sendiri pun memiliki makna filosofi tertentu, yang bahwa memang kerajaan Makassar ini merupakan kerajaan yang Berjaya Dilaut dan juga di Darata. Sama sebagaimana sebuah penyu yang hidupnya di dalam dua alam.

Fungsi dari benteng ini sangatlah banyak sekali, banyak di fungsikan ebagai markas dari pasukan katak kerajana, juga sebagai pusat pertahanan dari Kerajaan Makassar ataupun Kerajaan Gowa Tallo dari serangan laut yang akan datang pada kerajaan. Pernah juga benteng ini beralih fungsi sebagai Penyimpanan tempat rempah rempah dari seluruh wilayah yang ada di Indonesia Timur pada masa Kepemimpinan Cornelis Speelman.

Dan sebenarnya juga jika di tanyakan pada penduduk sekitar bahwa memang nama asli dari Benteng ini yaitu Benteng Ujung Pandang. Dan setelah di pimpin oleh Cornelis maka di ubahlah namanya menjadi Benteng Rotterdam untuk mengenang tempat kelahirannya yang ada di Kota Rotterdam, Negara Belanda.

2.Batu Pallantikang

batu palantikang
Gambar Batu Palantikang
Batu ini banyak di sebut juga dengan patu pelantikan yaitu batu Andesit yan diapit oleh batu Kapur, batu dari peninggalan kerajaan Makassar ini telah banyak dipercaya memiliki sebuah tuah karenanya dianggap sebagai batu dari Khayangan, dan dari anggapan batu itu lah akhirnya ini pun di gunakan sebagai tempat untuk mengampil sumpah bagi setiap raja yang di lantik atas nya untuk penguasa baru di Kerajaan Gowa Tallo  ataupun Kerajaan Makssar ini. Batu ini pun masih Insitu ataupun berada tepat di tempat aslinya yaitu di Tenggara Kompleks Pemakaman Tamalate, dan pastinya masih dapat kita kunjungi sampai sekarang.

3.Masjid Katangka

masjid katangka
gambar masjid katangka atau masjid al-hilal
Masjid ini sekarang di ubah nama menjadi MASJID AL-HILAL, yang merupakan salah satu dari peninggalan kerajaan Makassar itu sendiri, karena ini pun menjadi ciri bahwa kerajaan Makassar ini merupakan kerajaan yang bercorak ISLAM. Masjid ini di bangun tepatnya pada tahun ke 1603, dan juga masjid ini pun secara administrative kin pun terletak di sebuah Desa Katangka Kecamatan Somba Upu dan Kabupaten Gowa. Tak jauh juga lokasinya dari Sultan Hasanuddin. Nama katangka itu sendiri di yakini berasalh dari nama suatu bahan pembuatan masjid itu , yaitu kayu Katangka.

4.Kompleks Makam Katangka

Kompleks ini berada di area Masjid Katangka sendiri, ini juga merupakan peninggalan kerajaan Makassar yang di dalam nya juga ada Makam dari mendiang keluarga dan juga Keturunan para Raja Raja GOwa Makassar. Termasuk juga makam SULTAN HASANUDIN, makam raja ini bisa di kenali oleh kita dengan sangat mudah, kaerana di atapi oleh kubah, sementara makam dari para pemuka agama, keturunan dan juga kerabat raja hanya di tandai dengan Batu Nisan Biasa saja.

5.Makam Syekh Yusuf 

makam syekh yusuf
Gambar Makam SYEKH YUSUF
Syek Yusuf ini merupakan Ulama yang Besar yang saat itu hidup pada Zaman Kolonial Belanda yang mana pengaruh dan juga wibawanya yang besar sekali untuk perlawanan rakyat Makassar saat itu pada penjajah bisa membuat pasukan Belanda itu mengasingkan diri sendiri ke daerah Srilanka, dan setelah it uke Cape Townl di Afrika selatan. Jenazah dari sang Syek ini setelah beberapa tahun dikembalikan lagi ke daerah Makassar dan kemudian di Makamkan di sana, tepatnya di sebuah dataran rendah Lakiung sebelahnya dari Masjid Katangka.

Dan demikianlah sedikit ulasan yang rinci mengenai sejarah dan juga peninggalan dari kerajaan Makassar atau pada zamannya di sebut dengan kerajaan Gowa Tallo itu. Semoga bermanfaat dan juga sering mampir ke blog ini untuk dapetin sejarah penting lainnya yang pastinya banyak di butuhkan oleh kita sebagai penerus Negeri tercinta ini.

Postingan populer dari blog ini

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu

Jumlah Pemain Bola Voli Dalam Satu Regu - Permainan bola voli adalah olah raga yang sangat digemari oleh kaum laki-laki atau perempuan, dalam permainan ini jumlah pemain nya dibatasi dengan jumlah yang sedikit mengingat lapangan bola voli juga tergolong kecil, berbeda dengan sepak bola yang kita kenal dengan istilah kesebelasan. Jumlah pemain bola voli dalam satu regu maximal ada 6, sedangkan untuk jumlah minumum ada 4 orang.
Baca juga : Ukuran lapangan bola voli standar nasional

Aturan Jumlah Pemain Bola Voli dalam Satu Regu Setiap tim atau regu memiliki jumlah pemain 10 orang, 6 Orang pemain inti dan 4 orang pemain cadanagan. Pada saat pergantian pemain ketika pertandingan berlangsung tidak dibatasi.  Maksimal dalam satu pertandingaan harus ada 6 pemain inti. minimal 4 pemain. Jika kurang dari empat pemain, maka regu bersangkutan dianggap K.O.
Posisi Pemain Saat Pertandingan Bola Voli Posisi pemain ketika pertandingan berlangsung terbagi menjadi 3, diantaranya; 2 Pemain Smasher/spiker…

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri

Tinggi Ring Basket Dari Lantai untuk Putra dan Putri - Ring basket merupakan sesuatu yang termasuk kedalam fasilitas bola basket. Ring basket juga merupakan poin penting dalam permainan bola basket karena ring adalah tempat di mana pemain harus menembak bola ke dalam rangka untuk mengumpulkan poin. Lalu berapakah tinggi ring basket ???
Pada psotingan ini kita akan sama sama mengkaji tinggi ring basket. Ring basket memiliki tinggi yang berbeda. Ketinggian resmi peraturan NBA ring basket adalah 10 kaki dari lantai atau 305cm, dan papan  3,5 kaki vertikal dan 6 kaki horizontal. Hoop berdiameter 18 inci. Ketinggian lingkaran itu adalah standar di semua tingkat bermain.
Baca Juga : Ukuran Lapangan Basket
National Basketball Association memiliki standar yang berbeda untuk hoops basket karena visibilitas dalam permainan dan sifat fisik atlet profesional. Papan pantul basket NBA terbuat dari kaca 1/4-inch-tebal dan 72 inci lebar 42 inci. Konektor terbuat dari  logam, dan lingkaran dan lingkar…

45 Butir-butir Pancasila

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA - Sejak tahun 2003, berdasarkan Tap MPR No.I/MPR/2003, 36 butir pedoman pengamalan Pancasila telah diganti menjadi 45 butir butir Pancasila.  Tapi yang sangat disayangkan yaitu tidak adanya kebijakan pemerintah untuk memasukkanya ke dalam kurikulum pendidikan ataupun program doktrinasi lewat media. 
Namun, meski demikian tidak ada salahnya jika kita mengetahui bagaimana cara pengamalan Butir-butir Pancasila tersebut.  Berikut 45 Butir-butir Pancasila beserta contoh sikap yang mencerminkan pengamalannya:

45 BUTIR-BUTIR PANCASILA
A.  Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa…