Friday, December 23, 2016

Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Prasasti Peninggalan Kerjaan Tarumanegara – Peninggalan yang paling bersejarah di kerajaan Tarumanegara ini sangatlah  banyak, namun dari sekian yang banyak itu yang paling di jaga dan juga yang paling banyak adalah peninggalan PRASASTI yang hampir kurang lebih ada 7 prasasti yang di tinggalkan oleh kerajaan Tarumanegara ini. Dan yang akan saya bahas sekarang adalah prasasti peninggalan kerajaan tarumanegara.

Kita sebagai orang yang suka akan sejarah, ataupun yang lagi punya tugas sejarah haruslah tahu, bahwa sesungguhnya peninggalan dari kerajaan tarumanegara ini di temukan kurang lebih saat pertama kali kerajaan hindu berdiri, karena kerajaan Tarumanegara ini juga merupakan Kerajaan HINDU TERTUA di Indonesia ini, patutlah kita ketahui juga sejarah nya, meskipun kita bukan seorang penganut agama Hindu.

Sejarah dan Penjelasan dari Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Berikut ini lah akan saya bahas dan juga kupas habis bagaimana parasasti yang di tinggalkan oleh kerajaan hindu tertua ini dan juga di lengkapi dengan gambarnya guna untuk memudahkan kita mengenalinya dan juga mengingatnya. Prasasti prasasti inilah yang tersisa yang menjadi bukti pernah adanya kerajaan tarumanegara pada masa kemasyhuran dan juga masa keemasan dari kerajaan ini yang berdiri kurang lebih dari abad ke 4 sampai abad yang ke 7 masehi tentunya.

1.Prasasti Tugu

prasasti tugu
Gambar Prasasti Tugu
Dari sekian banyak prasasti yang di tinggalkan prasasti ini lah yang paling terkenal dan juga di kenal oleh masyarakat di sekeliling kita mengenai masalah peninggalan dari kerajaan Tarumanegara ini. Dan saat itu prasasti tugu ini di temukan di daerah Kampung Batutumbu di Bekasi dan sekarang di simpan dengan aman di Museum Jakarta. Prasasti ini di tulis dengan menggunakan huruf Pallawa dan juga menggunakan Bahasa Sansakerta.

Dalam prasasti ini telah di jelaskan tentang penggalian sungai Candrabaga yang di bangun oleh Rajadirajaguru dan Penggalian pada Sungai Gomati juga sepanjang kurang lebih 6112 tombak atau sama dengan 12 KM, oleh Purnawarman tepatnya pada tahun ke 22 saat masih dalam pemerintahannya di Terumanegara.

Penggalian sungai ini pun merupakan suatu gagasan yang di keluarkan untuk menghindari dari Bencana alam yang salah satunya Banjir yang sering kerap terjadi pada masa pemerintahan di pimpin oleh Purnawarman itu sendiri, dan juga banyak sekali kekeringan yang terjadi pada saat di musim kemarau karena alasan inilah yang menjadi factor utama di buatnya sungai sungai ini.

2.Prasasti Kebon Kopi

prasasti kebon kopi
Gambar Prasasi Kebon Kopi
Prasasti ini merupakan peninggalan dari kerajaan tarumanegara yang di temukan di sebuah kampong yang di namakan dengan Kampung Muara Hilir di Kecamatan Cibungbulang tepatnya di Kabupaten Bogor. Dan yang sangat menarik dair prasasti ini juga adalah adanya suatu lukisan yang di sebut sebut sebagai lukisan tapak kaki gajah, yang juga katanya masyarakat sekitar menganggapnya sebagai kaki gajah AIRAWATA, yang tidak lain merupakan gajah milik Dewa Wisnu dan yang sering di tunggangi oleh Dewa Wisnu.

3.Prasasti Cidanghiyang ataupun Prasasti Lebak

prasasti cidanghiyang
Gambar Prasasti Cidanghiyang
Peninggalan selanjutnya yaitu prasasti cidanghiyang yang sering di sebut juga dengan prasasti lebak di kampong lebak ini lah terdapat tepi sungai Cidanghiyang Kecamatan Munjul di Kabupten Pandeglang, Provinsi Banten, juga di sanalah tempat di temukan nya prasasti cidanghiyang tersebut, di temukannya juga pada tahun ke 1947 masehi.

Isi dari prasasti ini terdapat 2 baris bentuk kalimat dengan jenis huruf Pallawa yang sering di pakai di India Utara dan juga Bahasa Sansakerta. Ini menceritakan tentang bagaimana keberanian dan juga mengagungkan sosok raja Pertama di Kerajaan Tarumnaegara yaitu Raja Purnawarman.

4.Prasasti Jambu

prasasti jambu
Gambar Prasasti Jambu
Prasasti ini sering juga masyarakat sekitar menyebutnya dengan Prasasti PASIR KOLEANGKAK, telah di temukan di sebuah bukit Koleangkak di perkebunan Jambu yang letaknya kurang lebih 30 km dari sebelah barat pusat kabupaten Bogor. Di dalam prasasti  ini juga terdapat suatu tulisan yang memakai aksara pallawa dan juga di baluti dengan Bahasa Sansakerta. Dalam prasasti ini ada juga Gambar ataupun bentuk dari Telapak Kaki yang mana isinya memuji dan memuja pemerintah Maha Raja Mulawarman.

5.Prasasti Ciaruteun

prasasti ciaruteun
Gambar Prasasti Ciaruteun
Peninggalan berikutnya yang masih terdapat di kabupaten Bogor ini adalah prasasti Ciaruteun atau bisa di sebut juga dengan Prasasti Ciampea, yang di temukan tepat di Tepi Sungai Ciaruteun di dekat muara sungai Cisadane kota Bogor. Lagi lagi prasasti ini berisi huruf dan Bahasa yang sama, karena lazimnya orang orang yang hidup zaman dahulu itu memang memahami jenis huruf dan juga Bahasa yang seperti terlihat dalam prasasti yang ada.

Isi dari Prasasti ini juga terdapat 4 baris yang di susun di dalam bentuk Sloka dengan Metrum Anustubh, disamping itu ada juga sebuah lukisan yang bentuknya semacam laba laba dan juga sepasang telapak kaki Sang Raja Purnawarman.

6.Prasasti Pasir Awi

Prasasti ini terletak di sebuah Lereng Selatan Bukit Pasir Awi kurang lebih 559 meter dpl , tepatnya di kawasan hutan perbukitan Cipamingkis Kabupaten Bogor, prasasti ini hasil Pahatan yang mana berbentuk Gambar dahan dengan banyak ranting dan dedaunannya, juga buah buahannya, isi nya bukanlah sebuah aksara ataupun terdapat sebuah Bahasa, namun didalamnya jga ada sepasang telapak kaki, dan entah apa makna dari filosofinya sampai sekarang pun tidak ada yang mengetahuinya.

7.Prasasti Muara Cianten

prasasti Ciaruteun
Gambar Prasasti Ciaruteun
Prasasti yang berikutnya hasil dari peningalan kerajaan tarumanegara ini merupakan Prasasti Muara Cianten yang letaknya di tepi sungan Cisadane dekat juga dengan Muara Cianten yang dahulunya juga sangat terkenal dengan sebutan Prasasti Pasir Muara (pasiran muara) karena memang benar sekali lokasi prasasti ini di temukan sudah masuk ke wilayah kampong Pasirmuara.

Prasassti ini hasil pahatan yang di pahatkan pada sebuah batu besar dan juga alami dengan ukuran kurang lebih 2,70 x 1,40 x M3. Peninggalan inilah yang di sebut prasasti karena memang ada sebuah goresan akan tetapi hanya sebuah bentuk gambar gambar saja bukan sebuah tulisan ataupun Bahasa melainkan pahatan gambar sulur suluran atau pilin atau juga ikal yang keluar dari umbi umbian.

Sekian dulu artikel peninggalan kerajaan tarumanegara ini, semoga bermanfaat ! dan jangan lupa terus lah berkunjug ke situs ini karena di dalamnya terdapat sejuta sejarah yang lengkap.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 6:15:00 PM
Tags :

Related : Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

0 komentar:

Post a Comment