Monday, December 5, 2016

Sejarah Kerajaan Demak Singkat

Sejarah Kerajaan Demak Singkat - Demak merupakan suatu kesultanan yang ada di indonesia, jika anda sangat sering mengunjungi kota demak maka pastilah anda tidak aneh dengan sebutan yang sangat terkenal nya yaitu KOTA WALI itu. Kota wali itu ternyata banyak juga menyimpan sejuta kisah yang di catat dalam sejarah yang layaknya perlu anda ketahui.

Kerajaan Demak di dirikan pada abad yang ke 16 masehi dan merupakan seuatu kerajaan islam yang pertama dan terbesar di sebelah pantai utara pulau jawa, namun dalam sejarahnya di tuliskan bahwa kerajaan ini sebelum di dirikan ternyata menjadi seutu kadipaten dari kerajaan besar majapahit dan Radeh Patah lah yang menjadi Adipati nya di Kadepaten kerajaan Majapahit tersebut.

Baca juga : Sejarah Kerajaan Majapahit

kerajaan demak sejarahnya dengan sangat lengkap

Sejarah Singkat Kerajaan Demak

Kerajaan di Kota Demak ini di dirikan pada tahun 1500 masehi oleh pendiri pertama sekaligus raja pertamanya yaitu Raden Patah yang merupakan Putra dari Brawijaya 5 dan juga Putri Champa dari turunan Tiongkok. Raden patah juga melakukan dakwah dengan diam diam pergi ke tanah Jawa yang tempat pemberhentiannya di Surabaya, lalu berguru pada Sunan Ampel.

Dari belajar ke sunan ampel, akhirnya raden patah di suruh oleh sunan ampel untuk pergi ke daerah jawa tengah yang tepttnya di daerah Hutan Glagah Wangi untuk membuka kawasannya dan mendirikan sebuah pesantren di sana. Dan setelah itu akhirnya lambat laun banyak sekali orang yang mengunjungi daerah itu dan banyak juga yang menjadi santri di sana. Kemudian dari mulai pendirian pesantren itu, demak pun mengalami perkembangan yang sangat pesat sekali.

Dan setelah itu, Raden Patah pun di kukuhkan menjadi seorang Adipati Demak yang di jadikan langsung oleh ayahnya. Setelah adipati demak di resmikan, lalu Brawijaya pun menggantikan nama kadipaten demak di tambahkan dengan bintara dan kemudian jadi kalimat demak bintara.

Namun dalam sejarah di ceritakan bahwa suatu ketika, kerajaan majapahit mengalami kelemahan dengan ada nya sebuah pemberontakan dan sebuah perebutan kekuasaan yang terjadi antara keluarga kerajaan yang masing masing juga haus akan tahta. Dengan cerdiknya sang raden patah memanfaatkan saat tersebut untuk bisa melepaskan diri dari kerajaan majapahit. Dan dengan adanya bantuan dari bupati demak bintara, raden patah pun menyerang majapahit dan juga pemerintahan brawijaya.

Dengan gagahnya kerajaan demak bintara pun akhirnya berhasil merebut hak nya dan juga berhasil mendirikan kerajaan demak yang menjadi kerajaan yang berdiri sendiri dengan gagah tanpa ada jajahan dari kerajaan lainnya. Dengan tidak lepas dari perjuangan raja pertama nya yang bernama raden patah, maka dari itu jadi lah demak sebagai kerajaan islam di pulau jawa yang di pimpin oleh raja pertamanya raden patah.
Masa Kejayaan Kerajaan Demak

Kerajaan demak ini telah merasakan masa kejayaan mereka, dimana saat itu kerajaan demak ini di pimpin tahtanya oleh Sultan Trenggono yang merupakan raja ketiga kerajaan demak setelahnya pati unus memimpin. Sultan Trenggono pun merupakan salah satu anak dari Raden Patah yang tidak lain merupakan adik kandungnya pati unus sendiri. Pada saat pemerintahan Sultan Trenggono kerajaan Demak telah menguasai Sunda Kelapa dari kerajaan Pajajaran, juga telah Menghalau para tantara dari Portugis yang saat itu telah berusaha mendarat disana pada tahun 1527.

Namun, disayangkan sekali, bahwa sultan trenggono tidak lama dalam memimpin kerajaan demak tersebut, dan pada tahun 1546 masehi sultan akhirnya meninggal dunia dalam sebuah peperangan yang menaklukan kerajaan Pasuruan kala itu.

Runtuhnya dan Jatuhnya Kerajaan Demak

Setelah tadi kerajaan demak mengalami kejayaan, maka setelah sultan trenggono meninggal dunia tibalah saat keruntuhan kerajaan demak tersebut. Kala itu saat sultan menginggal terjadi sebuah konflik yang besar antara saudara yang tidak lain pasti memperebutkan tahta dan kekuasaan. Dalam sejarahnya di tuliskan sebuah perseteruan yang sangat besar, dimana saat itu pangeran prawoto yang merupkan anak dari sultan trenggono telah membunuh saudara ayahnya yaitu pangeran sido lapen.

Kejadiannya sangatlah rumit, karena setelah itu tahta tidak langsung pada pangeran prawoto, karena pangeran prawoto ini di bunuh oleh anak pangeran sido lapen, dan akhirnya anak pangeran sido lapen pun di bunuh oleh putranya joko tingkir yaitu sutawijaya, dan akhirnya kerajaan demak pun jatuh pada tangan joko tingkir dan di bawa lah kerajaan demak pindah ke Pajang.
Peninggalan dari Kerajaan Demak

Kerajaan demak meninggalkan sejuta sejarah yang tercatat di kota nya tercinta, salahsatu dari sekian banyak peninggalannya ialah sebagai berikut :

1.Masjid Agung di Demak
2.Makamnya Sunan Kalijaga
3.Bedug dan juga Kentongan peninggalan Karya nya Walisongo.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 6:10:00 PM
Tags :

Related : Sejarah Kerajaan Demak Singkat

0 komentar:

Post a Comment