Minggu, 15 Januari 2017

Sejarah Candi Prambanan dan Roro Jonggrang

;
Sejarah Candi Prambanan dan Roro Jonggrang – Pernah kah kalian mendengar Kisah Roro Jonggran? Atau bahkan sudah melihat filmnya yang sering kita lihat di stasiun televise kita? Ya, itulah salah satu kisah yang menceritakan tentang bagaimana asal usul dan sejarah dari Candi Prambanan. Yang sekarang akan saya bahas. Candi prambanan ini merupakan salah satu candi yang ada di Indonesia dan juga merupakan salah satu tempat wisata yang sangat disukai dan juga menarik sekali untuk kita kunjungi, bahkan wisata itu pun sudah sampai ke mancanegara. Lalu apa yang berkaitan dengan nama Candi Roro Jonggrang? Mengapa dikaitkan dengan nama Roro Jonggrang? Nah, kita simak terus ke bawah. 

Candi prambanan ini merupakan peninggalan candi dari kerajaan hindu yang terbesar di Negara Indonesia dan juga bahkan menjadi candi yang terbesar di Asia Tenggara. Tentulah kita harus sangat bangga mempunyai peninggalan yang seperti ini, dan juga ini pun merupakan salah satu warisan budaya dan asset berharga yang ada di Indonesia ini, bahkan memang tidak ada nilai harganya yang dapat di bandingkan dengan apapun.

Baca Juga: Sejarah Candi Borobudur

gambar candi prambanan dan sejarahnya lengkap
gambar candi prambanan

Kisah Dibalik Pembuatan Candi Prambanan

Ada sebuah kisah yang menarik dibalik sejarah candi prambanan ini, dimana pada suatu ketika saat zaman dahulu kala, terjadi sebuah peristiwa di bumi Nusantara ini, dimna tersebut dua kerajaan hindu yang cukup besar juga dimana lokasi nya di Pulau Jawa. Dan merek menyebutnya dengan Kerajaan Pengging yang di rajai oleh Prabu Damar Moyo, dan juga kerajaan yang dinamakan dengan Kerajaan Pengging yang mana rajanya di namakan dengan Prabu Boko.

Kisah selanjutnya bahwa kerajaan pengging merupakan salah satu kerajaan hindu di Indonesia yang ada di daerah jawa yang merupakan kerajaan yang sangat lah maju dan juga rakyatnya yang hidup sejahtera dan makmur Sentosa, dimana prabu Damar Moyo yang menjadi raja disana adalah seorang raja yang luar biasa baiknya, dan diapun memiliki hati yang bijaksana dan juga baik, dia memerintah kan pada rakyatnya dengan sangatlah adil sekali, hal ini pun yang menjadi kerajaan pengging sangat damai dan menjadi subur makmur, raja nya pun prabu Damar telah memiliki seorang putra kerajaan yang bernama Bandung Bondowoso yang gagah berani dan juga Sangatlah Perkasa sebagaimana ayahnya tersebut.

Baca Juga: Sejarah Gunung Tangkuban Perahu

Dan dari kerajaan lain yang satunya lagi, yaitu kerajaan Boko adalah sebuah keraton hindu yang masih ada di bawah kekuasaan wilayah kerajaan pengging, dinamakan dengan Kerajaan Boko tentunya tidak lain lagi karena kerajaan itu di perintahkan oleh raja yang bernama Prabu Boko. Namun, sangat  disayangkan, dimana raja boko ini terkenal dengan raja yang sangat bengis dan tidak lah adil, dia pun memiliki wajah yang menyeramkan dan memiliki keperibadian yang sangat kejam terhadap rakyat, bahkan diapun sangat menyukai makan daging manusia, dan dia sangat terkenal dengan raja yang semena mena terhadap pemerintahan yang ada di kerajaannya, banyak sekali rakyat yang ia makan dagingnya kala tidak menuruti perintahnya itu.

Namun, meski dia raja yang sangat mengerikan sekali, tapi dia mempunyai seorang putri kerajaan yang sangat cantic jelita. Yang di beri nama dengan Roro Jonggrang. Dan prabu Boko memiliki maha patih yang telah ia percayai sepenuh hatinya yang diberi nama dengan Pati Gupala yang wujudnya itu memang seorang raksasa.

Asal Usul Candi Prambanan

Kemudian cerita pun berlanjut, dimana suatu ketika prabu joko ingin memperluas wilayah kratonnya dan juga ingin menguasai kerajaan yagn besar itu yaitu kerajaan pengging, kerajaan yang sangat kuat dan tidak terkalahkan. Lalu prabu boko pun berunding dengan raksasa kepercayaannya yaitu patih gupala, dan diapun langsung menyusun sebuah strategi yang luar biasa untuk menyerang kerajaan pengging dan memberontak didalamnya. Dan ketika mereka selesai, langsung saat itu juga mereka bersiap dan juga mempersiapkan segalanya, dengan segala kekuatan yang telah di kumpulkan maka mereka pun berangkat, diikuti dengan pasukan dari kraton boko dan pergi menyerang kerajaan pengging bersama patih gupalanya.

Baca Juga: Sejarah Kerajaan Borobudur

Dari ceritanya pun sudah dapat kita duga, bahwa memang terjadilah sebuah peperangan yang sengit antara dua kerajaan terseubt, diawali dengan perbuatan yang dilakukan oleh kraton boko yang membuat kerajaan pengging pun bersiap melawannya, maka prajurit dari kedua kerajaan itu tidak sedikit yang meninggal dan mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedudukan kerajaan untuk kerajaan pengging, dan untuk merebut wilayah kerajaan untuk kraton boko. Bahkan, dari akibat pertempuran tersebut, system ekonomi kedua kerajaan melumpuh, banyak sekali rakyat yang kelaparan dan juga terserang berbagai penyakit dan sebagainya.

sejarah lengkap tentang candi prambanan
gambar wisata candi prambanan

Dan melihat situasi yang semakin buruk ini, lalu prabu damar moyo pun menyuruh puteranya itu yang bernama pangeran bandung bondowoso untuk melawan prabu boko yang telah menyerang kerajaannya dan untuk membunuhnya. Setelah mendapat perintah dari ayahnya diapun akhirnya bergegas pergi ke medan perang, pertarungan yang ada antara bandung bondowoso dan prabu boko pun akhirnya pecah, dalam perang ini pangeran bandung lah yang menang dan dapat membunuh prabu boko dengan tangannya sendiri.

Setelahnya bandung bondowoso menghabisi nyawa prabu boko, maka patih gupala pun melarikan diri dan kembali ke kraton untuk melaporkan kejadian tersebut ke roro jonggrang, dan merasa harus memberantas peperangan ini sampai ke akar akarnya, maka pangeran bandung pun mengejar patih gupala ke kraton boko. Dan sebelum ia tiba patih gupala terlebih dahulu sudah sampai ke keraton dan melaporkannya ke roro jonggrang, dari sana dia pun marah bukan kepalang, mengetahui keberadaan pangeran bandung yang masih dalam perjalanan maka roro jonggrang pun segera menyusun siasat untuk menghadapi sang bandung bondowoso yang sangat gagah perkasa itu.

Cerita pertempuran itu semakin sengit dikala bandung bondowoso telah tiba di Keraton Boko, dan alangkah terkejutnya ketika dia melihat putri dari prabu boko itu yang pastinya langsung memikat hatinya karena kecantikannya yang luar biasa itu. Roro jonggrang yang sangat menggoda langsung dengan spontan telah memikat hatinya bandung bondowoso, dan tidak berfikir panjang pangeran bandung pun langsung berniat untuk mempersunting roro jonggrang.

kisah roro jonggrang dan asal usul candi prambanan
gambar bangunan bersejarah candi prambanan

Saat setelah roro jonggrang mengetahui apa yang akan dilakukan oleh pangeran bandung padanya, maka dia langsung melaksanakan siasatnya yang telah dia rencanakan sebelumnya, dan roro jonggrang pun mengatakan bahwa dia siap untuk di jadikan oleh bandung bondowoso sebagai isterinya asalkan pangeran kerajaan pengging itu mau memenuhi dua syarat yang telah di ajukan oleh roro jonggrang. Dan bandung bondowoso pun memang tidak berdaya dan tidak berkuasa atas kecantikan yang telah memikat hatinya, maka dari itu pun dia telah memenuhi syarat yang di ajukan oleh roro jonggrang, yaitu 2 syaratnya adalah sebagai berikut:

1.Pangeran bandung bondowoso harus segera membuat sebuah sumur jalatunda
2.Pangeran kerajaan pengging itu harus membuatkan 1000 candi untuk roro jonggrang dalam waktu satu malam saja

Singkat cerita, akhirnya sang pangeran bandung pun telah bersedia memenuhii syaarat itu dan segera memulai pekerjaannya, akhirnya sumur jalatunda yang diminta oleh roro jonggrang telah selesai, dan ia pun meminta bandung bondowoso untuk masuk ke dalam sumur itu, lalu dengan sigapnya roro jonggrang menyuruh patih gupala untuk menimbun sumur itu dengan tanah agar pangeran bandung terkubur di dalamnya.

Namun, dengan kesaktian yang di miliki oleh pangeran bandung lah dia dapat keluar dari sumur itu dan rencana yang di siasati oleh patih dan juga roro jonggrang tidak lah berjalan dengan lancar. Mengetahui akan hal roro jonggrang akan mencelakakannya, maka bandung bondowoso pun marah tidak main, lalu segera mendatangi roro jonggrang, namun apa daya kecantikan yang ia miliki dapat langsung meredam amarah yang hampir meledak dari dalam diri pangeran bandung. Lalu segera pangeran bandung bondowoso itu memenuhi syarat yang ke dua nya, yaitu membangun 1000 buah candi dalam waktu hanya lah satu malam saja.

Sejarah adanya candi prambanan

Permintaan yang akan segera di kabulkan oleh pangeran bondowoso ini bukanlah hal yang sangat mudah, melainkan ia juga akhirnya meminta bantuan para jin untuk membuat nya 1000 candi pada waktu hanya satu malam, dan setelah roro jonggrang mengetahuinya, maka ia pun kembali berfikir dan menemukan segala cara untuk membuat aksi yang dilakukan oleh pangeran itu gagal.

Dengan kecerdikannya, akhirnya roro jonggrang menemukan sebuah cara agar syarat yang kedua gagal di lakukan oleh pangeran bondowoso, dimana saat itu ia mengumpulkan seluruh gadis yang ada di keratonnya untuk mengumpulkan jerami dan membakarnya sampai terlihat mentari akan segera terbit, lalu ia pun menyuruh para gadis untuk menabuh lesung (alat tradisional jawa) untuk membangunkan ayam supaya berkokok seakan akan telah pagi, agar pangeran menganggap pekerjaannya itu tidak terselesaikan.

Lalu, ketika terdengar suara lesung lesung yang di pukuli, maka ayam ayam jantan pun bangun dan langsung berkokok, lalu semua orang mengira bahwa itu memang sudah pagi, sementara itu para jin masih sibuk bekerja untuk pangeran bandung bondowoso, dan mereka pun tahu bila pagi sudah tiba maka mereka harus segera menghentikan pekerjaan mereka. Lalu setelahnya para jin tahu itu sudah pagi, maka mereka pun berhenti dan meninggalkan bantuan pembuatan candi itu pada pangeran bandung bondowoso.

Bandung bondowoso akhirnya mencurigai akan berhentinya para jin bekerja, karena serasa masih malam yang ia rasakan, saat itu pangeran pun memanggil roro jonnggrang dan menyuruh ia untuk menghitung cnadi tersebut, lalu setelah di hitung ternyata candi itu hanyalah berbuah 999, beda tipis dari apa yang di inginkan oleh roro jonggrang, yaitu 1000 buah.

Dan tiba tiba pangeran pun sadar akan tipuan yang di buat oleh roro jonggrang, akhirnya diapun murka dan sangat tidak lah terkendalikan, sampai akhirnya iapun mengutuk roro jonggrang menjadi candi yang ke 1000. Sungguh ajaib memang ketika seketika saat itu putri yang sangat cantic itu berubah menjadi batu. Dan ia pun bukan hanya mengutuk roro jonggrang, namun ia juga mengutuk para gadis yang telah membantu roro jonggrang menjadi wanita tua dan tidak pernah menikah seumur hidupnya.

Dari sanalah semenjak saat itu candi prambanan mulai dikenal oleh masyarakat yang ada di sekitarnya, selain dengan nama prambanan, candi itu juga di kenal dengan sebutan candi sewu, kata sewu itu dalam Bahasa jawa yang arti Indonesia nya yaitu seribu, karena jumlahnya yang ada 1000 buah candi.

Dari sanalah mitos juga mengatakan, bahwa siapa saja sepasang kekasih yang mengunjungi candi tersebut maka hubungan mereka tidak akan pernah langgeng, dan akan segera berpisah. Ini lah sejarah candi prambanan dan juga kisah roro jonggrang  yang tergantung dari para pembacanya mempercayainya ataupun hanya sekedar menganggap cerita rakyat semata. Terimakasih.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 15.06.00
Tags :

Related : Sejarah Candi Prambanan dan Roro Jonggrang

0 komentar:

Posting Komentar