Tuesday, January 10, 2017

Sejarah TNI (tentara nasional Indonesia)

Sejarah TNI (tentara nasional Indonesia) - Sejarah menjadi sebuah tuntutan untuk kita khususnya sebagai para Pelajar bangsa yang akan meneruskan perjuangan para pahlawan kita, dan untuk kesempatan kali ini saya akan membahas masalah Sejarah TNI atau singkatannya Tentara Nasional Indonesia. Merekalah yang telah bersikeras dan juga kuat untuk melawan kejahatan di muka bumi ini, dan karena mereka lah Negara kita dapat Merdeka.

Awal pertama kali di bentuknya tni itu saat perjuangan bangsa yang kita cintai ini untuk mempertahankan Kemerdekaan dan juga Proklamaasi Kemerdekaan Indonesia dari Negara Belanda. Yang saat itu ingin kembali berkuasa dan juga menajajah Negara tercinta ini meskipun sudah merdeka juga, tapi mereka tetap bersikeras untuk selalu mendapatkan tempat di Negara kita tercinta ini. Lewat kekerasan senjata yang mereka lakukan untuk menaklukan bangsa kita membuat kita ingin melawan dan juga bangkit dari penjajahan di Dunia.

sejarah tentara nasional indonesia lengkap
gambar TNI (pasukan Elite)

Maka dari itu, pada tanggal 05 Oktober tahun 1945 yang awalnya TNI ini adalah organisasi yang dinamakan BKR (badan keamanan rakyat) di ubah menjadi Tentara Kemanaman Rakyat atau di singkat dengan TKR, lalu selanjutnya di ubah lagi menjadi Tentara Republik Indonesia atau singkatannya yaitu TRI. Dari masa ke masa perkembangannya semakin pesat dan juga menunjukan nilai fositiv, dimana setelah saat kemerdekaan itu telah kita dapatkan, maka rakyat Indonesia pun sadar akan harusnya mempertahankan kemerdekaan yang berharga ini.

Maka setelah itu, banyak lah mulai bermunculan organisasi organisasi yang kecil dan juga laskar laskar perjuangan yang berdasarkan usulan sendiri maupun dari Rakyat. Dalam perjungan pemerintah untuk terus menyempurnakan tentara kebangsaan itu terus berlanjut, dan sambal terus bertempur juga berjuan mempertahankan kemerdekaan dan juga kehormatan bangsa, maka pada tanggal 03 Juni tahun 1947 telah di sahkan oleh Presiden Soekarno berdirinya Tentara Nasional Indonesia atau (TNI) secara resmi.

Dan setelah di adakannya Konferensi Meja Bundar (disinkat dengan KMB), pada bulan Desember tahun 1949, Indonesia telah diubah menjadi Negara Federasi dengan nama baru yaitu Republik Indonesia Serikat (RIS), dan sejalannya waktu maka di bentuk kembalilah sebuah angkatan perang yang dinamakan APRIS (angkatan perang republic Indonesia serikat). 

Dan organisasi tersebut di bentuk dari satuan gabungan TANI dan juga KNIL, tepatnya pada tanggal 17 Agustus pada tahun 1950 RIS telah di bubarkan dan Indonesia pun di ubah kembali menjadi Negara Kesatuan Indonesia (NKI) dan juga APRIS pun ikut di ubah dengan nama APRI (angkatan perang republic Indonesia).

Terus berkembang lah sejarah dari tni ini di tahun 1962 yang mana telah di lakukan sebuah upaya untuk menyatukan antara angkatan perang dan kepolisian negara menjadi dalam satu organisasi, dimana organisasi ini telah di berikan nama ABRI (yang artinya angkatan bersenjata republic Indonesia). Penyatuan dari satu komando ini telah di lakukan untuk mencapai sebuah targen tingkat efektifitas dan juga efisiensi dalam sebuah tugas yang mana perannya jauh lebih berpengaruh dari pada kelompok politik tertentu.

Akhirnya, pada tahun ke 1998 telah terjadi sebuah perubahan situasi Politik di Negara Indonesia ini, dimana perubahan itu kembali berpengaruh dalam ABRI juga, dan pada tanggal 01 april di tahun 1999 di ubah lah menjadi institute yang berdiri sendiri, dan sebutan ABRI pun hanya akan di gunakan lagi oleh TNI saja, sehingga yang saat itu menjadi panglima ABRI langsung menjadi Pangilma TNI. Dan organisasi ini pun sampai sekarang tidak di ubah ubah lagi.

Panglima TNI pertama di Indonesia

Dan inilah sosok sang Panglima Besar ataupun sosok Panglima TNI Pertama di Indonesia, yaitu Jendral Soedirman, yang gambarnya telah di abadikan dalam salah satu pecahan uang di Negara kita ini.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 7:35:00 PM
Tags :

Related : Sejarah TNI (tentara nasional Indonesia)

0 komentar: