Sunday, January 1, 2017

Sejarah Wayang dan Perkembangannya

Sejarah Wayang dan Perkembangannya – Salah satu dari warisan kesenian Seni Sunda kita telah di beri sebuah karya seni yang besar dan sampai sekarang pun masih di lestarikan dan juga di kembangkan, dimana saat karya seni lain hampir punah dan tidak dapat di wariskan lagi, hanya kesenian ini lah yang sampai sekarang masih banyak peminatnya dan juga masih di lestarikan namanya, apa lagi kalau bukan Wayang. Siapa yang tidak tahu akan nama wayang? Disana pasti tergambarkan sebuah kisah ilustrasi yang di ceritakan pada kejadian jaman dahulu di Nusantara kita ini. Dan alangkah baiknya sekarang kita pun ikut menjadi pecinta sejarah dengan mangulik sedikit sejarah wayang di Indonesia tercinta ini.

sejarah lengkap tentang asal usul wayang
Gambar Pentas Seni Wayang Kulit Jadul
Pemain yang memainkan watak ataupun karakter wayang tidak lah sembarangan, dan para pemain di kendalikan oleh sang pemimpin jalannya acara, yaitu dinamakan dengan DALANG. Sosok dalang yang paling berperan penting dalam kesenian wayang, kalau tidak ada dalang maka tidak ada wayang, bagaimanapun yang sekarang kita pahami bahwa ini merupakan suatu gambaran dimana kita pun hidup sepertikan seorang wayang yang di kendalikan dan digerakan sebagaimana yang di inginkan dalang, yaitu sang Kholiq kita (Allah SWT).

Asal Usul Wayang

Mengenai sejarah mengenai wayang, yang akan saya bahas pertama kali yaitu sejarah adanya wayang kulit, berikut sejarah wayang lengkap :

Pada dasarnya asal usul ataupun sejarah mengenai wayang ini tidak lah tercatat oleh sejarah secara akurat, namun orang orang selalu merasakan adanya kehadiran nya wayang dalam kehidupan mereka sehari hari. Wayang tampil sebagai seni budaya tradisional dan juga merupakan asset puncak budaya daerah di Indonesia ini. Dan maka dari itu dari sampai sekarang wayang merupakan akal budi bangsa yang sangat akrab dan juga di cintai oleh masyarakat Indonesia.

Jika membahas dari mana asal mula wayang, maka secara ilmiah bukan lah hal yang tergolong mudah, sejak masa penjajahan Belanda dan sampai sekarang ini banyak sekali para cendikiawan dan juga budayawan yang berusaha keras untuk membuktikan sejarah tentang wayang. Dan tidak sedikit pula yang merasa kan silangan pendapat ataupun berbeda pendapat karena sumber yang tidak jelas, diantara tokoh yang telah meneliti tokoh wayang yaitu Ranggawarsita, Sri Mulyono, Hazeu, Rassers dan Pakar Indonesia seperti Kusumadilaga.

Dan dari sekian banyak para sejarawan dan  juga cendikiawan yang meneliti masalah wayang tersebut, terlihat lah sudah ada perkembangan yang luar biasa dari zaman ke zaman, dimana dahunlu pada tahun 1500 sebelum masehi, dan jauh sebelum adanya agama dan juga budaya luar yang sering masuk ke Indonesia. Jadi, wayang pun masih berbentuk sama dengan aslinya, dan juga yang masih terlihat nya sederhana yaitu wayang asli dari Indonesia yang sedang dalam proses perkembangan setelah bersentuhan dengan unsur unsur yang lainnya. Dan dapat saya pastikan bahwwa perkembangan ini akan terrus melesat dan tidak akan pernah berhenti sampai disini.

Sejarah Perkembangan Wayang

Dan untuk lebih mempersingkat waktu dan juga memperjelas sejarah, maka dari itu para ahli sejarah telah membagi sejarah perwayangan pada 2 priode yang berbeda, yaitu Priode Animisme dan juga Priode Dinamisme.

Kedua priode diatas akan menjadi patokan pembahasan wayang ini, dan yang pertama kali akan di bahas yaitu Priode Animisme, dimana diantara kedua priode tersebut, priode ini lah yang sangat parah, dimana orang orang belum mengenal apa yang di namakan agama, apa yang di namakan dengan keyakinan, kepercayaan, yang mereka yakini adalah pikiran mereka itu sendiri. Bahkan mereka membuatkan Kayu Kayu besar yang mereka yakini para Roh telah bersemayam di sana, di dalam kayu besar besar itu, lalu di Gunung, di Sungai, di Batu dan masih banyak lagi yang lainnya yang mereka yakini saat itu.

Dari salah satu panduan animism itu mereka menempatkan roh nenek moyang yang mana mereka terus saja di puji dan juga di puja dan dimintai pertolongan oleh mereka. Untuk memuja para roh nenek moyang tersebut, mereka selalu melakukan ritual tertentu yang di tuangkan dalam bentuk yang beragam, dari mulai patung nenek moyang mereka, lalu gambar gambar aneh, dan itu di sebut oleh mereka dengan sebutan “hyang” ataupun “dahyang”. Dari kedua kosa kata inilah menjadikan perwujudan wayang yang sekarang ada. Bagaimana bisa? Teruskan bacanya!

Orang orang bisa berhubungan dengan roh hyang dan dahyang ini dengan memintai mereka pertolongan melalu seorang yang ada di medium, yang mana saat itu di sebut dengna “syaman”. Dari sinilah ritual mereka yang membuat awal pertama  kalinya ada wayang, hyang disana menjadi wayang dan syaman di sana menjadi dalangnya. Dan cerita yang di ceritakan saat ritual itu ketika petualangan dan juga pengalaman dari para nenek moyang mereka sendiri, dan saat itu juga mereka masih menggunakan Bahasa jawa asli untuk pertunjukan wayang ini, bahkan sampai sekarang pun masih kita gunakan.

Jadi, wayang pada sekitar tahun 1500 sebelum masehi berawal dari asal muasal ritual kepercayaan nenek moyang yang manusia hidup pada masa itu.

Kedua yaitu priode pada zaman animisme, dimana tokoh wayang terus menerus mengalami perkembangan dan melewati perjalanan dari masa ke masa, sampailah saat masuknya agama Hindu dan Budha ke Indonesia ini. Sekitar kurang lebih pada abad yang ke 6 masehi, bangsa Indonesia mulai mengenal agama, budaya dan juga peradaban, bangsa indonsia pun berhasil mendirikan beribu ribu kerajaan yang ada pada masa itu, seperti salah satunya kerajaan kutai, sriwijaya dan juga kerajaan tarumanegara, itu merupakan nama nama kerajaan yang pertama kali di sentuh oleh budaya Wayang.

Dan dari mulai saat itu maka di jadikanlah karya seni yang bernilai sangat tinggi dan juga menjadi pondasi yang kokoh untuk seni di Indonesia ini.

Melihat dari perkembangannya sekarang, maka kita harusnya berani bersyukur dan juga berani untuk terus menjaga kesenian dan budaya Indonesia ini, yaitu tadi salah satu kesenian yang bermutu tinggi di Negara INDONESIA ini, yaitu Wayang.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 8:48:00 PM
Tags :

Related : Sejarah Wayang dan Perkembangannya

0 komentar: