Thursday, April 27, 2017

Pengertian Listrik Secara Umum

Pengertian Listrik Secara Umum - Listrik adalah rangkaian fenomena fisika yang berhubungan dengan kehadiran muatan dan aliran muatan listrik. Listrik menimbulkan bermacam-macam efek yang sudah diketahui oleh umum, seperti petir, listrik statis, induksi elektromagnetik dan arus listrik.

Adanya listrik juga dapat menimbulkan radiasi dan menerima radiasi elektromagnetik seperti gelombang radio.

Listrik merupakan suatu muatan yang terdiri dari muatan positif dan negatif, dimana sebuah benda akan dikatakan memiliki energi listrik apabila suatu benda itu mempunyai perbedaan jumlah muatan. Sedangkan muatan yang bisa berpindah adalah muatan negatif dari sebuah benda, berpindahnya muatan negatif ini disebabkan oleh berbagai gaya atau energi, seperti energi gerak, energi  panas dan lain-lain.

Perpindahan muatan negatif inilah yangakhirnya disebut dengan energi listrik. Karena suatu benda akan selalu mempertahankan keadaan netral antara muatan positif dan muatan negative. Sehingga jika jumlah muatan positif lebih besar daripada muatan negative, maka benda tersebut mencari muatan negative untuk mencapai keadaan yang seimbang.
Pengertian Listrik Secara Umum

Listrik memiliki besaran-besaran diantaranya sebagai berikut:
a. Tegangan Listrik
b. Arus Listrik
c. Hambatan Listrik
d. Gaya Gerak Listrik
c. Muatan Listrik
f. Kapasitansi
g. Indukyansi
h. Kuat Medan Listrik
i. Fluks Magnet

Besaran-besaran listrik akan kami bahas pada artikel selanjutnya!

Baca juga: Alat Ukur Listrik dan Penggunaanya

Dalam listrik, muatan menghasilkan medan elektromagnetik yang dilakukan ke muatan lainnya.

Listrik muncul akibat adanya beberapa tipe fisika:

Muatan listrik: sifat beberapa partikel subatomik yang menentukan interaksi elektromagnetik. Substansi yang bermuatan listrik menghasilkan dan dipengaruhi oleh medan elektromagnetik

Medan listrik : jenis medan elektromagnetik sederhana yang dihasilkan dari muatan listrik ketika diam (tidak ada arus listrik). Medan listrik menghasilkan gaya ke muatan lainnya.

Potensial listrik: kapasitas medan listrik untuk melakukan kerja pada sebuah muatan listrik, biasanya diukur dalam volt.

Perpindahan muatan listrik dikenal juga dengan nama arus listrik, besar ukurannya diukur dalam ampere. Arus dapat terdiri dari beberapa partikel bermuatan apapun yang berpindah; umumnya adalah elektron, tetapi muatan apapun yang berpindah menghasilkan arus.

Keberadaan sifat-sifat ini menjadi penting pada saat rangkaian ditujukan pada respon transien, seperti ketika pertama kali diberi energi.

Elektromagnet: Muatan berpindah menghasilkan medan magnet. Arus listrik menghasilkan medan magnet begitu juga perubahan medan magnet menghasilkan arus listrik.

Pada teknik elektro, listrik digunakan untuk:
Tenaga listrik yang digunakan untuk menghidupkan peralatan

Elektronik yang berhubungan dengan sirkuit listrik yang melibatkan komponen listrik aktif seperti transistor, tabung vakum, dioda dan sirkuit terintegrasi.

Fenomena listrik sudah dipelajari dari zaman purba, meskipun pemahaman secara teoritisnya berkembang lamban hingga abad ke-17 dan 18. Meski demikian, aplikasi praktisnya saat itu masih sedikit, hingga di akhir abad ke-19 para insinyur dan ilmuan dapat memanfaatkannya pada industri dan rumah tangga.

Perkembangan yang luar biasa cepat pada teknologi listrik mengubah industri dan masyarakat.

Fleksibilitas listrik yang amat beragam menjadikan penggunaannya yang hampir tak terbatas seperti pemanasan, penerangan, telekomunikasi, transportasi dan komputasi.

Tenaga listrik saat ini adalah tulang punggung masyarakat industri modern, hampir di setiap rumah dan perusahaan menggunakan listrik untuk menjalankan berbagai pekerjaan.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 5:58:00 AM

Related : Pengertian Listrik Secara Umum

0 komentar:

Post a Comment