Tuesday, July 18, 2017

Proses-Proses Pembentukan Baja

Proses-Proses Pembentukan Baja - Pada proses pembentukan dikenal dalam 2 cara pembentukan yaitu : Proses pembentukan panas dan proses pembentukan dingin. Dan yang dimaksud dengan pembentukan adalah memberikan bentuk bahan sehingga menjadi barang jadi atau setengah jadi.

1. Proses pembentukan baja secara panas (Hot Working).
Proses pembentukan secara panas adalah proses pembentukan secara plastis terhadap logam atau paduan yang dilakukan diatas temperatur rekritalisasinya.

Proses pengerjaan panas akan bisa menghemat penggunaan tenaga dan waktu selama proses, serta menghasilkan bentuk butiran yang halus dan seragam pada saat rekristalisasi.

Adapun Kerugian dari proses pengerjaan panas (Hot Working) adalah hasil yang didapatkan memiliki permukaan yang buruk dan bersisik, karena pengaruh okasidasi dan sisik akibat proses tersebut, serta ketelitian dari ukuran umumnya sulit untuk dicapai karena adanya penyusutan. 

Dan biasanya setelah selesai pengerjaan panas selalu diikuti oleh proses dingin yang gunanya untuk memperbaiki kwalitas permukaan yang dihasilkan dan juga untuk menbisakan ukuran yang teliti.


2. Proses Pembentukan secara dingin (Cold Working)
Proses pembentukan secara dingin adalah proses pembentukan secara plastis terhadap logam atau paduan yang dilakukan dibawah temperatur rekritalisasi.

Proses pembentukan dingin disamping untuk memperbaiki kualitas hasil dan ketelitian dari ukuran, proses khusus digunakan untuk beberapa operasi yang tidak bisa dikerjakan secara panas, terutama pengerjaan “drawing” , karena ductilitynya biasanya akan berkurang pada suhu yang tinggi sehingga tegangan tariknya berkurang, maka dari itu bahan dengan mudah akan lebih cepat putus . 

Jadi malliabilitinya meningkat dengan naiknya suhu, akan tetapi ductilitynya umumnya berkurang.

Adapun pembentukan baja bisa dilakukan dengan beberapa cara, misalnya dengan pengerollan (Rolling), tempa (Forging), penekanan (Extruding), penarikan (Drawing), dan pembengkokan (Bending).

Pengerollan (Rolling)
Dalam prinsipnya pengerolan itu adalah gabungan dari dua buah roll yang diataranya untuk merubah bentuk dari baja sesuai dengan yang diinginkan.

Proses-Proses Pembentukan Baja


Tempa (Forging)
Tempa bisa dilakukan dengan menumbuk atau menekan benda kerja ke lubang cetakan yang akan diberi bentuk sesuai dengan bentuk cetakannya.
Proses-Proses Pembentukan Baja


Penekanan (Extruding)
Penekana bisa dilakukan secara pengerjaan panas atau pengerjaan dingin . Logam-logam yang bisa dikerjakan melalui proses yaitu : timah, tembaga, alumum, magnesium, dan logam-logam paduannya.
Proses-Proses Pembentukan Baja


Penarikan (Drawing)
Penarikan adalah proses pengerjaan dingin yang khusus, karena dibutuhkan ductility dari bahan yang akan ditarik. Batangan kawat dihasilkan dengan tarikan melalui cetakan.
Proses-Proses Pembentukan Baja


Pembengkokan (Bending)
Pembengkokan merupakan proses pembentukan secara pengerjaan dingin yang menyebabkan perubahan plastis dari logam disekitar garis sumbunya.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 8:49:00 AM

Related : Proses-Proses Pembentukan Baja

0 komentar:

Post a Comment