Selasa, 24 Oktober 2017

Pengertian Laporan Keuangan dan Jenis serta Fungsinya

;
Pengertian Laporan Keuangan dan Jenis serta Fungsinya - pengertian laporan keuangan merupakan hasil proses akuntansi dalam kurun waktu tertentu yang merupakan hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan yang disajikan dengan tujuan membantu pengambilan keputusan atau kebijakan.

Laporan keuangan menunjukkan gambaran kondisi keuangan perusahaan. Laporan tersebut berasal dari hasil operasi normal perusahaan untuk memberikan informasi keuangan yang memiliki manfaat bagi entitas di dalam perusahaan itu sendiri atau entittas lainnya di luar perusahaan.

Intinya, laporan keuangan merupakan hasil proses akuntansi sebagai alat komunikasi antara data keuangan atau aktivitas perusahaan dengan data atau aktivitas tersebut. Biasanya laporan keuangan sering disebut sebagai produk akhir dari proses akuntansi.

Tujuan penyusunan laporan keuangan untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja perusahaan dan perubahan yang terjadi pada keuangan perusahaan yang memiliki manfaat bagi pengguna laporan keuangan pada pengambil keputusan atau kebijakan.


Pengertian Laporan Keuangan dan Jenis serta Fungsinya
Pengertian Laporan Keuangan dan Jenis serta Fungsinya


Pengertian Laporan Keuangan Menurut Ahli


Adapun definisi laporan keuangan adalah sebagai berikut

1. pengertian Laporan Keuangan Menurut Cashmere (2013: 7)
Pengertian laporan keuangan menurut Cashmere (2013: 7) secara sederhana dimana definisi laporan keuangan adalah laporan yang mengindikasikan kondisi keuangan perusahaan saat ini atau masa depan. Tujuan dan sasaran laporan keuangan menunjukkan kondisi keuangan perusahaan.

2. pengertian Laporan Keuangan Menurut Munawir (2010: 5)
Menurut Munawir (2010: 5) bahwa definisi laporan keuangan terdiri dari neraca dan perhitungan laba rugi dan laporan perubahan ekuitas. Neraca menunjukkan atau menggambarkan jumlah aset, kewajiban dan juga mengenai ekuitas suatu perusahaan pada tanggal tertentu.

3. pengertian Laporan Keuangan Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009: 1)
Menurut Ikatan Akuntan Indonesia, definisi laporan keuangan terdiri dari proses laporan keuangan yang umumnya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan, catatan dan laporan lainnya dan materi penjelasan yang bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.

4. pengertian Laporan Keuangan Menurut Harahap (2009: 105)
Menurut Harahap (2009: 105) bahwa definisi laporan keuangan adalah uraian kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertenu atau suatu periode tertentu.

5. pengertian Laporan Keuangan Menurut Gitman (2012: 44)
Menurut Gitman, definisi dari Laporan Keuangan hanya dijelaskan yang menurut Gitman, definisi laporan keuangan adalah "Laporan tahunan bahwa perusahaan milik publik harus memberikan kepada pemegang saham;

6. pengertian Laporan Keuangan Menurut Kieso et. Semua (2011: 5)
Menurut Kieso et. Semua (2011: 5) menjelaskan bahwa definisi laporan keuangan adalah "Laporan keuangan yang paling sering diberikan adalah (1) pernyataan posisi laporan keuangan, (2) pernyataan atau pernyataan komisaris, dan (4) keputusan laporan perubahan ekuitas Catatan pengungkapan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari setiap laporan keuangan. "

7. pengertian Laporan Keuangan Menurut Farid dan Susanto (2011: 2)
Menurut Farid dan Susanto yang dimaksud dengan laporan keuangan, farid dan susanto memberikan gagasan untuk pengertian laporan keuangan dimana menurut laporan keuangan adalah informasi yang diharapkan dapat memberikan bantuan kepada pengguna untuk membuat keputusan ekonomi yang bersifat finansial.

8. pengertian Laporan Keuangan Menurut Birgham dan Houston (2010).
Menurut Birgham dan Houston bahwa gagasan laporan keuangan adalah beberapa lembar kertas dengan angka-angka tertulis di atasnya, yang penting untuk dipikirkan tentang aset sebenarnya yang terdapat di balik angka tersebut.

9. pengertian Laporan Keuangan Menurut Raharjaputra (2011: 194)
Menurut Raharjaputra bahwa definisi laporan keuangan merupakan alat penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil yang dicapai oleh perusahaan yang bersangkutan.

10. Pengertian Laporan Keuangan Menurut PSAK No. 1 (2015: 1)
Menurut PSAK No. 1 (2015: 1), "Laporan keuangan disusun dengan penyajian posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas".

Fungsi dan Tujuan Laporan Keuangan
Dalam pelaporan keuangan, tentu ada hal yang harus disampaikan atau yang ingin dicapai oleh wartawan dan juga perusahaan. Fungsi dan tujuan laporan keuangan adalah sebagai berikut.

Tujuan Laporan Keuangan Sesuai PSAK No. 1 (2015: 3). Tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan kinerja keuangan serta arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar pengguna laporan dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Tujuan Laporan Keuangan Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009: 3). Tujuan Laporan Keuangan Sesuai dengan Pernyataan Akuntan Indonesia bahwa tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan perusahaan yang memiliki manfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi. .

Tujuan Laporan Keuangan Menurut Fahmi (2011: 28). Menurut Fahmi, tujuan utama laporan keuangan adalah memberikan informasi keuangan yang terdiri dari perubahan elemen laporan laba kepada pihak yang berkepentingan dalam memberikan penilaian terhadap kinerja keuangan perusahaan dan manajemen perusahaan.

Tujuan Umum Laporan Keuangan
Selain tujuan laporan keuangan menurut para ahli, Ada juga beberapa laporan keuangan tujuan umum dari berbagai sumber yang dapat Anda lihat di bawah ini.

1. Informasi posisi laporan keuangan yang dihasilkan dari kinerja dan aset perusahaan sangat dibutuhkan oleh sejumlah pengguna laporan keuangan, baik sebagai bahan evaluasi maupun sebagai bahan pembanding mengingat dampak keuangan yang dapat timbul dari keputusan ekonomi. diambil

2. Informasi keuangan perusahaan yang dibutuhkan juga bertujuan untuk menilai dan juga memprediksi apakah perusahaan di masa kini dan masa depan akan mampu menghasilkan keuntungan secara merata atau bisa lebih menguntungkan.

3. Informasi mengenai perubahan posisi keuangan perusahaan memberikan keuntungan dalam menilai kegiatan investasi atau pendanaan serta operasi perusahaan selama periode waktu tertentu, selain sebagai penilaian kemampuan perusahaan atau laporan keuangan yang memiliki tujuan dalam pertimbangan suatu pengambilan keputusan
Iklan

Jenis Laporan Keuangan

Jenis laporan keuangan terdiri dari berbagai laporan utama dan laporan pendukung. Jenis laporan keuangan disesuaikan dengan aktivitas bisnis perusahaan dan pihak yang membutuhkan informasi keuangan pada perusahaan tertentu.

Selain itu, ada juga jenis laporan keuangan yang diutraku oleh para ahli.
Jenis Laporan Keuangan Menurut Harahap (2004: 106). Menurut Harahap, tujuan utama laporan keuangan dan pendukungnya terdiri dari daftar neraca, perhitungan laba rugi, sumber pelaporan dan penggunaan dana, laporan arus kas, laporan biaya produksi, laporan laba rugi, perubahan laporan modal, serta laporan kegiatan keuangan.

Jenis Laporan Keuangan Menurut Munawir (2007: 13). Menurut Munawir, tujuan laporan keuangan umumnya terdiri dari Neraca, Laporan Laba Rugi, dan Laporan Perubahan Modal Ditahan atau Laba, walaupun dalam prakteknya sering disertakan pada beberapa daftar yang memiliki sifat untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut. Seperti, laporan perubahan modal kerja, laporan arus kas, perhitungan harga pokok barang, serta daftar lampiran lainnya.

Terlepas dari jenis laporan menurut para ahli ini, ada jenis laporan keuangan yang umum. Jenis laporan keuangan adalah sebagai berikut ..

1. Neraca
Definisi Neraca dalam Laporan Keuangan adalah bagian dari laporan keuangan perusahaan yang menghasilkan periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan pada perusahaan pada akhir periode.

Neraca minimal seperti itu mencakup barang-barang berikut seperti kas dan setara kas; piutang usaha dan piutang lainnya; persediaan; investasi properti; aset tetap; aset tidak berwujud; hutang dan hutang lainnya; aset tetap; aset tidak berwujud; hutang dan hutang lainnya; aset dan kewajiban pajak; estimasi kewajiban; keadilan.

2. Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi berarti hubungan antara pendapatan dan biaya entitas. Keuntungan sering didefinisikan sebagai ukuran kinerja atau sebagai dasar dalam tindakan lain, seperti mengukur tingkat pengembalian investasi atau labar per saham.

Unsur-unsur dalam laporan keuangan yang berkaitan langsung dengan pengukuran laba adalah pendapatan dan biaya. Laporan laba rugi minimum terdiri dari beberapa item berikut; pendapat; beban keuangan; bagian laba atau rugi atas investasi dengan metode ekuitas; beban pajak; laba atau rugi bersih.

3. Pernyataan Perubahan Ekuitas
Pernyataan perubahan ekuitas adalah laporan yang timbul dari transaksi dengan pemilik yang juga mencakup jumlah investasi, dividen dan penyaluran lainnya kepada pemilik ekuitas selama suatu periode.

4. Laporan Arus Kas
Laporan arus kas menyajikan suatu bentuk informasi perubahan historis mengenai kas setara dengan entitas kas yang secara terpisah menunjukkan perubahan yang terjadi dalam periode aktivitas operasi, investasi dan juga pendanaan.

5. Catatan atas Laporan Keuangan
Catatan Laporan keuangan berisi ringkasan kebijakan akuntansi penting dan informasi penjelasan lainnya. Catatan yang dimuat dalam laporan keuangan berisi informasi tambahan yang disajikan dalam laporan keuangan.

Catatan tersebut menyajikan deskripsi naratif atau penjelasan rinci tentang jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan serta informasi mengenai barang-barang yang tidak memenuhi kriteria atau kriteria pengakuan dalam laporan keuangan.
Sifat Laporan Keuangan

Berdasarkan laporan Ikatan Akuntan Indonesia (2009: 5) bahwa terdapat karakteristik atau karakteristik yang bersifat karakteristik dalam pembuatan informasi dalam laporan keuangan yang berguna bagi pengguna.

Ada beberapa karakteristik dari karakteristik utama yaitu: Understandable, Relevan, Reliabilitas dan Bisa Dibanding. Keempat karakteristik atau karakteristik kualitatif dari laporan keuangan utama adalah:

1. Dapat dimengerti
Kualitas informasi utama yang dikumpulkan dalam laporan keuangan adalah mudah untuk dipahami oleh pengguna.

2. Relevan
Informasi tersebut harus relevan dalam memenuhi kebutuhan pengguna dalam proses pengambilan keputusan. Informasi ini memiliki kualitas yang relevan bila dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pengguna dengan membantu mereka dalam mengevaluasi kejadian masa lalu, sekarang, atau masa depan dalam penegasan atau koreksi, hasil evaluasi pengguna di masa lalu.

3. Keandalan
Laporan keuangan bisa dikatakan bermanfaat, jika informasinya bisa diandalkan. Informasi tersebut memiliki kualitas handal yang bebas dari informasi yang menyesatkan, kesalahan material dan dapat digunakan sebagai pegangan bagi pengguna sebagai penyajian yang harus disajikan secara wajar.

4. Sebanding
Pengguna dapat membandingkan laporan keuangan perusahaan antara periode dengan mengidentifikasi kecenderungan posisi serta kinerja keuangan. Pengguna juga bisa membandingkan keberadaan laporan keuangan.
Manfaat Laporan Keuangan

Menurut Harahap (2010), manfaat pengguna laporan keuangan meliputi:
Perusahaan. Pihak ini sangat prihatin untuk mengetahui laporan keuangan, karena laporan tersebut dapat menilai keberhasilan atau kegagalan para manajer dalam memimpin perusahaan. Laporan keuangan juga digunakan untuk menilai kemungkinan hasil yang akan dicapai di masa depan, untuk menilai bagian keuntungan yang akan diterima pemilik.

Manajer / Pemimpin Perusahaan. Laporan keuangan digunakan untuk mengembangkan kebijakan yang lebih tepat, memperbaiki sistem yang ada dan mengembangkan sistem surveilans yang lebih baik.

Investor Investor risiko dan penasihat mereka memiliki kepentingan terhadap risiko inheren dan hasil pembangunan dari investasi mereka.

Para karyawan. karyawan dan kelompok yang mewakili mereka tertarik pada informasi tentang stabilitas dan profitabilitas perusahaan.

Pemberi pinjaman (kreditur). pemberi pinjaman tertarik pada informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah pinjaman dan bunga dapat dibayarkan pada saat jatuh tempo.

Pemasok dan Pemberi Pinjaman Lainnya, tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka memutuskan apakah jumlah yang terhutang akan dibayarkan pada saat jatuh tempo.

Pelanggan. Hal ini berkaitan dengan informasi tentang kelangsungan hidup perusahaan terutama jika mereka terlibat dalam kesepakatan jangka panjang atau bergantung pada perusahaan.

Pemerintah. pemerintah dan lembaga yang berada di bawah wewenangnya berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan karena itu berkepentingan dengan aktifitas perusahaan.

Instansi Pajak. Perusahaan selalu memiliki kewajiban pajak sehingga perusahaan juga dikenakan pemotongan, perhitungan dan pembayaran.

Analisis Pasar Modal. Analisis pasar modal selalu melakukan analisis tajam dan lengkap terhadap laporan keuangan perusahaan yang go public maupun yang berpotensi masuk pasar modal.

Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Laporan keuangan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecenderungan dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktifitasnya.

Demikianlah informasi Pengertian Laporan Keuangan, Fungsi, Jenis, Sifat & Manfaatnya. Semoga informasi ini memiliki manfaat dalam menambah pengetahun kita dan mampu bermanfaat bagi kehidupan sekitar. Sekian dan Terima Kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 00.39.00
Tags :

Related : Pengertian Laporan Keuangan dan Jenis serta Fungsinya

1 komentar:

Posting Komentar