Selasa, 24 Oktober 2017

Pengertian Penjualan dan Tujuan Serta Jenisnya

;
Pengertian Penjualan dan Tujuan Serta Jenisnya -  Secara umum, definisi penjualan adalah pembelian barang (barang atau jasa) dari pihak ke pihak lainnya dengan mendapatkan kompensasi dari pihak tersebut. Penjualan merupakan sumber pendapatan perusahaan, dimana semakin besar penjualan akan dapat menguntungkan perusahaan dengan pendapatan lebih besar.

Perusahaan tidak mampu berkembang saat dalam penjualan produk yang dihasilkan tidak mampu berkrokpetisi dengan kompetitor. Jika terjadi sesuatu pada perusahaan yang mampu terus meningkatkan penjualan, maka perusahaan mampu bersaing dengan kompetitornya.

Penjualan merupakan sumber pendapatan perusahaan, semakin besar penjualan akan semakin besar keuntungan yang diperoleh perusahaan. Kegiatan ini merupakan pemasukan utama yang harus dikelola dengan baik agar tidak merugikan perusahaan.

Pengertian Penjualan dan Tujuan Serta Jenisnya
Pengertian Penjualan dan Tujuan Serta Jenisnya

Tujuan utama penjualan adalah untuk membawa keuntungan atau keuntungan dari produk atau barang yang diproduksi oleh produsen dengan manajemen yang baik. Dalam praktiknya, penjualan itu sendiri tidak bisa dilakukan tanpa pelaku yang bekerja di dalamnya seperti pedagang, agen, dan tenaga pemasaran.

Penjualan tersebut dilakukan untuk mencari pembeli, pengaruhnya, dan memberi pembeli kebutuhan sesuai dengan produksi yang ditawarkan dan mengadakan kesepakatan yang ditawarkan dan mengadakan kesepakatan mengenai harga yang dapat menguntungkan kedua belah pihak.


Pengertian Penjualan Menurut Ahli

Definisi penjualan sangat luas. Beberapa ilmuwan juga menyebutkannya sebagai sains dan beberapa ahli menyebutnya sebagai seni. Selain itu ada juga para ahli yang menaruh masalah etika pada penjualan. Pemahaman penjualan menurut para ahli adalah sebagai berikut ..

1. Pengertian Penjualan Menurut Henry Simamora
Menurut Henry Simamora bahwa gagasan tentang penjualan umum terjadi di perusahaan dan jumlah kotornya hanya ditujukan kepada pelanggan untuk barang dan barangnya saja.

2. Definisi Penjualan Menurut Chairul Maron
Menurut Chairul Maron, definisi penjualan berarti penjualan barang dengan bisnis reguler perusahaan biasanya dilakukan secara reguler.

3. Pengertian Penjualan Menurut Winardi
Menurut Winardi bahwa definisi atau pengertian penjualan adalah proses dimana kebutuhan pembeli dan kebutuhan penjual terpenuhi, melalui simpang susun dan kepentingan.

4. Pengertian Penjualan Menurut Preston dan Nelson (di Winardi)
Menurut Preston dan Nelon, penjualan berarti mengumpulkan pembeli dan penjual untuk melakukan pertukaran barang dan jasa berdasarkan pahala yang berharga seperti pertimbangan uang.

5. Pengualan Pengualan Menurut Kotler (2006: 457)
Menurut Kotler, definisi penjualan adalah proses kebutuhan pembeli dan penjual terpenuhi, melalui pendistribusian informasi dan minat.

6. Pengertian Penjualan Menurut Marwan
Menurut Marwan A (1986) bahwa definisi penjualan merupakan upaya terpadu dalam mengembangkan rencana strategis yang ditujukan pada bisnis untuk memenuhi kebutuhan dan juga keinginan pembeli dalam memperoleh penjualan yang dapat menghasilkan keuntungan.

7. Pengertian Penjualan Menurut Kertajaya
Menurut Kertajaya (2006, 15) bahwa penjualan menciptakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan dengan produk atau layanan perusahaan. Menjual adalah taktik yang menghubungkan perusahaan, pelanggan dan hubungan antara keduanya.

8. Pengertian Penjualan Menurut Basu Swastha
Menurut Basu Swastha (2004: 403) bahwa definisi penjualan adalah interaksi antara individu yang saling bertemu secara langsung yang bertujuan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau menjaga hubungan pertukaran sehingga bermanfaat bagi orang lain.

9. Definisi Penjualan Menurut Mulyadi
Menurut Mulyadi (2008: 202) bahwa definisi penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penjual dalam menjual barang atau sendiri dengan harapan dapat memperoleh keuntungan dari adanya transaksi tersebut.

10. Pengertian Penjualan Menurut Moekijat
Menurut Moekijat (2000: 488) bahwa definisi penjualan adalah kegiatan yang bertujuan untuk menemukan pembeli, mempengaruhi dan memberikan bimbingan sehingga pembeli dapat menyesuaikan kebutuhan mereka dengan produk yang ditawarkan dan mengadakan kesepakatan mengenai harga yang menguntungkan kedua belah pihak.

Tujuan Penjualan

Menurut Basu Swastha (2004: 404) tujuan umum penjualan di dalam perusahaan adalah
Mendapatkan volume penjualan
Dapatkan keuntungan tertentu
Dukung pertumbuhan perusahaan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penjualan
Menurut Basu Swastha (2002: 129-131) bahwa dalam praktiknya ada faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan antara lain:

1. Kondisi dan Kemampuan Penjual
Faktor inilah dimana penjual harus bisa memberikan kepercayaan kepada pembeli sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai pada target penjualan. Penjualan harus memahami jenis produk kareksteristik yang ditawarkan, harga produk dan syarat penjualan seperti pembayaran, pengiriman, layanan purna jual dan juga garansi.

2. Kondisi Pasar
Pasar adalah kelompok yang terdiri dari pembeli atau target penjualan. Faktor kondisi pasar yang menjadi fokus perhatian adalah pasar jenis kelompok pembeli, segmen pasar, daya beli, frekuensi pembelian, keinginan dan kebutuhan.

3. Modal
Penjualan pertama kali mengenalkan atau membawa produk ke pembeli yang dibutuhkan oleh adanya fasilitas dan usaha seperti sarana transportasi, tempat demonstrasi baik di perusahaan mapun juga yang berada di luar perusahaan, promosi bisnis dan lain-lain, diaman semua disebut modal.

4. Kondisi Organisasi Penjualan
Kondisi perusahaan kecil memiliki jumlah tenaga kerja yang lebih sedikit dengan sistem organisasi sederhana, dan masalah dan sarana tidak serumit perusahaan besar, sehingga dalam setiap kasus penjualan ditangani oleh atasan sendiri dan tidak diberikan kepada orang lain.

5. Faktor lainnya
Faktor lain seperti iklan, demonstrasi, kampanye, pemberian hadiah seringkali mempengaruhi penjualan.

Jenis Penjualan

Menurut Basu Swasta (2000) ada jenis umum penjualan yang diketahui masyarakat. Hal ini agar jenis penjualan ini umumnya diinformasikan kepada publik. Jenis penjualannya adalah sebagai berikut ..

1. Perdagangan Jual
Pengertian Trade Selling adalah penjualan yang terjadi saat produsen dan pedagang grosir mengizinkan pengecer untuk memperbaiki distribusi produk mereka. Tentu ini tentu saja termasuk pemasok dengan kegiatan promosi, demonstrasi, inventori dan produk baru. Jadi intinya adalah penjualan harus melalui dealer bukan pada penjualan ke pembeli akhir.

2. Penjualan Misionaris
Penjualan ditingkatkan dengan mendorong pembeli untuk membeli barang dari pemasok perusahaan.

3. Penjualan Teknis
Upayakan untuk meningkatkan penjualan dengan melakukan pembelian nasehat dan saran kepada pembii akhir barang dan jasa.

4. New Bussnines Selling
Mencoba membuka transaksi baru dengan cara membuat calon pembeli menjadi pembeli misalnya perusahaan asuransi yang dilakukan sama.

5. Jual yang Responsif
Setiap tenaga penjualan diharapkan dapat bereaksi terhadap permintaan pembeli melalui jalur mengemudi dan penahanan. Jenis penjualan tidak akan menghasilkan penjualan yang besar, namun hubungan pelanggan yang baik cenderung mengarah pada pembelian uang.

Fase Tahap Penjualan (Private 2001: 122)
Tahapan atau prosedur penjualan antaralain sebagai berikut:

1. Persiapan Sebelum Menjual
Tahap pertama dalam penjualan tatap muka adalah melakukan persiapan sebelum melakukan penjualan yang memberikan pemahaman tentang barang yang dijualnya, pasar yang dimaksud dan teknik penjualan yang harus dilakukan.

2. Penentuan Lokasi Pembeli Potensial
Dengan menggunakan data pembeli masa lalu dan sekarang, penjual dapat menentukan karakteristik pembeli potensial atau pembeli potensial. Penentuan calon pembeli dan karakteristiknya bisa dilakukan dengan segmentasi pasar.

Karena itu, pada tahap ini ditentukan lokasi segmen pasar sasaran. Dari lokasi ini bisa dibuat daftar orang atau perusahaan yang secara logis merupakan pembeli potensial dari produk yang ditawarkan.

3. Pendekatan Awal
Sebelum melakukan penjualan, penjual harus mempelajari semua masalah tentang individu atau perusahaan yang dapat diharapkan pembeli.

4. Melakukan Penjualan
Penjualan dimulai dari usaha untuk menarik perhatian calon konsumen, lalu berusaha mencari tahu daya tarik minat mereka. Jika minat mereka bisa diikuti dengan kemunculan keinginan untuk membeli, maka penjualnya langsung menyadari penjual produk tersebut. Saat ini penjualan sudah selesai.

5. Layanan Jurnal Penjual
Sebenarnya aktivitas penjualan tidak berakhir saat pesanan dari pembeli sudah terpenuhi, namun tetap perlu dilanjutkan dengan memberikan pelayanan kepada mereka.
Cara Menjual (Private 2001: 124)

1. Penjualan Langsung
Penjualan langsung adalah cara menjual dimana penjualan langsung berhubungan / berhadapan langsung dengan calon pembeli atau pelanggan mereka. Penjualan langsung ini bisa
dilakukan dengan dua cara, yaitu:

Penjualan melalui toko
Penjualan di luar toko

2. Penjualan Tidak Langsung
Permulaan telah dibahas tentang gagasan menjual beserta definisinya di mana penjualan terjadi antara penjualan dan pembeli dengan bertemu muka dengan muka. Namun dalam praktiknya ada variasi "jual" yang dilakukan oleh penjual, yaitu tidak menggunakan individu atau tenaga penjualan. Penjualan tidak langsung meliputi: Surat / Penjualan Pos, Penjualan Telepon, Penjualan dengan mesin otomatis.

Memahami Penjualan, Tujuan, Jenis & Faktor Yang Mempengaruhi Penjualan
Ilustrasi: Memahami Penjualan, Sasaran, Jenis & Faktor Yang Mempengaruhi Penjualan

Dengan demikian informasi ini, semoga dapat meningkatkan pengetahuan kita dan dapat berkontribusi terhadap lingkungan sekitar baik sebagai motivator maupun hal-hal yang penting dalam penjualan atau dalam aplikasi yang dilakukan untuk diri kita sendiri dalam memberikan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Itu semua dan terima kasih. Halo Teman Berbagi
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 00.50.00
Tags :

Related : Pengertian Penjualan dan Tujuan Serta Jenisnya

2 komentar:

Posting Komentar