Kamis, 19 Oktober 2017

Pengertian Penyakit Malaria

;
Pengertian Penyakit Malaria - Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dari manusia dan hewan lain yang disebabkan oleh protozoa parasit (kelompok mikroorganisme bersel satu) pada tipe Plasmodium.

Penyakit Malaria menyebabkan gejala yang biasanya meliputi demam, kelelahan, muntah, dan sakit kepala. Pada kasus yang parah bisa menyebabkan kulit kuning, kejang, koma, atau kematian.

Gejala biasanya muncul sepuluh sampai lima belas hari setelah digigit. Jika tidak diobati, penyakit malaria bisa kambuh beberapa bulan kemudian. Pada orang yang baru saja mendapatkan infeksi, infeksi ulang biasanya menyebabkan gejala ringan.

Pengertian Penyakit Malaria
Malaria

Resistensi parsial ini hilang selama beberapa bulan sampai beberapa tahun jika orang tersebut tidak terpapar malaria terus-menerus.

Penyakit malaria paling sering ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Gigitan nyamuk menyisipkan parasit dari air liur nyamuk ke dalam darah seseorang.

Parasit pindah ke hati dimana mereka matang dan bereproduksi. Lima spesies Plasmodium bisa terinfeksi dan disebarkan oleh manusia. Sebagian besar kematian disebabkan oleh P. falciparum karena P. vivax, P. ovale, dan P. malariae umumnya menyebabkan bentuk malaria yang lebih ringan.

Spesies P. knowlesi jarang menyebabkan penyakit pada manusia. Malaria biasanya didiagnosis dengan pemeriksaan mikroskopis darah dengan menggunakan film darah, atau dengan tes diagnostik antigen yang cepat.

Metode yang menggunakan reaksi rantai polimerase untuk mendeteksi DNA parasit telah dikembangkan, namun tidak banyak digunakan di daerah di mana malaria umum disebabkan oleh biaya dan kompleksitasnya.

Risiko penyakit malaria dapat dikurangi dengan mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu dan pengusir serangga, atau dengan tindakan pengendalian nyamuk seperti menyemprotkan insektisida dan pengeringan genangan air.

Beberapa obat tersedia untuk mencegah penyakit malaria pada wisatawan ke daerah-daerah di mana penyakit ini biasa terjadi. Dosis sesekali obat sulfadoksin / pirimetamin direkomendasikan pada bayi dan setelah trimester pertama kehamilan di daerah dengan tingkat malaria tinggi.

Meski perlu, tidak ada vaksin yang efektif, meski upaya untuk mengembangkannya terus berlanjut. Perlakuan yang direkomendasikan untuk malaria adalah kombinasi obat antimalaria yang meliputi artemisinin.

Obat kedua bisa berupa meflokuin, lumefantrin, atau sulfadoksin / pirimetamin. Kuinin bersama dengan doksisiklin dapat digunakan jika artemisinin tidak tersedia.

Dianjurkan agar di daerah di mana penyakit malaria umum terjadi, malaria dikonfirmasi jika mungkin sebelum pengobatan dimulai karena meningkatnya masalah resistensi obat.

Resistensi parasit telah dikembangkan untuk beberapa obat antimalaria; Sebagai contoh, P. falciparum yang resisten terhadap klorokuin telah menyebar ke sebagian besar wilayah malaria, dan resistensi terhadap artemisinin telah menjadi masalah di beberapa wilayah di Asia Tenggara.

Penyakit ini tersebar luas di daerah tropis dan subtropis yang ada di band luas di sekitar khatulistiwa. Ini termasuk banyak Afrika Sub-Sahara, Asia, dan Amerika Latin. Pada tahun 2015, ada 214 juta kasus malaria di seluruh dunia.

Hal ini mengakibatkan sekitar 438.000 kematian, 90% di antaranya terjadi di Afrika. Tingkat penyakitnya menurun dari tahun 2000 sampai 2015 sebesar 37%, namun meningkat dari tahun 2014 di mana terdapat 198 juta kasus.

Penyakit Malaria umumnya terkait dengan kemiskinan dan memiliki dampak negatif yang besar terhadap pembangunan ekonomi.

Di Afrika, penyakit malaria diperkirakan menyebabkan kerugian sebesar US $ 12 miliar per tahun karena kenaikan biaya kesehatan, kehilangan kemampuan untuk bekerja, dan efek negatif pada pariwisata.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Buku Sekolah
Buku Sekolah Updated at: 21.58.00
Tags :

Related : Pengertian Penyakit Malaria

0 komentar:

Posting Komentar